Agen Pembayar - Pengertian, Jenis dan Contohnya

Tahukah Anda dengan istilah Agen Pembayar? Mungkin tidak banyak yang mengetahui tentang pengertian Agen Pembayar walaupun mungkin kita pernah memakainya. Kalau bicara mengenai keuangan, istilah ini memiliki beberapa arti. Disini kita akan membahas Agen Pembayar yang masih memiliki keterkaitan dengan keuangan. Pembahasan mengenai Agen Pembayar biasanya juga berkaitan dengan istilah lain, yaitu Surat Berharga Negara (SBN), Bank dan Dividen.

Definisi Agen Pembayar

Definisi Menurut Otoritas Jasa Keuangan

Agen, biasanya sebuah bank komersial, yang diberi wewenang oleh penerbit surat berharga untuk membayarkan kewajiban pokok dan bunga kepada pemegang surat berharga; agen tersebut bertindak sebagai pembayar dan menarik biaya untuk jasa pelayanan (paying agent).

Simak penjelasan tentang Agen Pembayar lebih lanjut berikut ini agar kamu lebih paham mengenai apa yang dimaksud Agen Pembayar.

Apa itu Agen Pembayar?

Agen pembayar biasanya bank, yang ditunjuk untuk melakukan pembayaran dividen, Surat berharga, dan pokok kepada pemegang keamanan atas nama penerbit. Dalam masalah obligasi, misalnya, perjanjian obligasi akan mengeluarkan nama agen pembayar, yang bertanggung jawab untuk melakukan pembayaran bunga dan pokok.

Perjanjian agen pembayaran biasanya menyatakan, di muka, tanggal perjanjian dan pihak-pihak yang terlibat, bersama dengan alamat fisik (jika berlaku), dan di mana jumlah pokok akan disimpan.

Perjanjian agen pembayaran menjelaskan waktu yang tepat dan metode kapan agen pembayaran akan memberikan bunga pada wesel atau sekuritas yang diterbitkan lainnya (misalnya Penerbit harus memberikan kepada agen pembayar - selambat-lambatnya lima hari kerja sebelum bunga pada wesel tagih jatuh tempo dan dapat dibayarkan - nama, alamat, dan jumlah pasti setiap pengguna yang terdaftar, beserta informasi rekening bank mereka.)

Ruang Lingkup Layanan Agen Pembayar

Selain bank, ada juga perusahaan khusus yang bertindak sebagai agen pembayar, layanan yang diberikan termasuk:

  1. Mengotomatiskan proses pembayaran untuk pembayaran dividen dan / atau bunga untuk memaksimalkan kenyamanan pemegang saham.
  2. Menyusun dan memproses semua dokumentasi yang diperlukan.
  3. Memberikan layanan manajemen Investasi tambahan.
  4. Menawarkan akses ke tim profesional lengkap dan teknologi yang berlaku.

Cari Istilah Keuangan

×