Asuransi Kurang - Pengertian, Jenis dan Contohnya

Asuransi Kurang merupakan salah satu istilah yang biasanya berkaitan dengan bidang finansial. Bisa jadi tak banyak yang mengetahui tentang definisi Asuransi Kurang meskipun mungkin kita pernah memakainya. Dalam pembahasan finansial, istilah ini memiliki beberapa arti. Disini kita akan membahas Asuransi Kurang yang berhubungan dengan keuangan. Pembahasan mengenai Asuransi Kurang biasanya juga berkaitan dengan istilah lain, yaitu Asuransi Bahaya Perang, Asuransi Kebakaran dan Asuransi Pihak Ketiga.

Definisi Asuransi Kurang

Definisi Menurut Otoritas Jasa Keuangan

“Asuransi yang ditutup dengan nilai tanggungan lebih rendah daripada nilai barang atau jumlah risiko (under insurance).”

Simak penjelasan tentang Asuransi Kurang lebih lanjut berikut ini agar kamu lebih paham mengenai apa yang dimaksud Asuransi Kurang.

Apa itu Asuransi Kurang?

Asuransi Kurang adalah asuransi yang menjamin nasabahnya hanya sebagian harta dari keseluruhan nilai yang dipertanggung jawabkan. Bagian dari nilai atau harga yang tidak diasuransikan dianggap ditanggung oleh nasabahnya sendiri, sehingga pada saat terjadi klaim, Tertanggung akan menanggung selisih kerugian yang dideritanya berdasarkan perhitungan “under insurance”.

Jika terjadi kerusakan atau kerugian yang dijamin oleh polis, maka harga tanggungan lebih kecil dibanding sebelum terjadinya kerusakan dan tertanggung dianggap sebagai penanggung yang dihitung secara proporsional.

Cara Menghitung Asuransi Kurang

Suatu pertanggungan dikatakan underinsured, apabila Nilai Pertanggungan atas objek yang dipertanggung jawabkan lebih kecil daripada Nilai Sebenarnya objek pertanggungan tersebut pada saat kerugian terjadi.

Contoh:

  • Mobil A tahun 2000 dipertanggungkan Rp90.000.000,00
  • Harga pasar mobil tersebut pada saat kejadian Rp. 110.000.000,00
  • Terjadi kerugian Rp3.500.000,00 (kerugian sebagian/partial loss)

Maka penggantian kerugian sebagai berikut:

    • (Bagian penanggung) + (bagian tertanggung) = Rp3.500.000
    • (90 juta/110 juta) + (20 juta/110 juta) = Rp3.500.000
    • Rp2.863.637 + Rp636.363 = Rp3.500.000                  
  • Terjadi kerugian keseluruhan atau total loss, maka:
    • Penanggung: Rp90.000.000,00
    • Tertanggung: Rp20.000.000,00

Cari Istilah Keuangan

×