Badan Pemeriksa Keuangan - Pengertian, Jenis dan Contohnya

Apakah kamu pernah mempelajari istilah Badan Pemeriksa Keuangan? Mungkin tidak banyak yang mengetahui tentang pengertian Badan Pemeriksa Keuangan walaupun mungkin kita pernah memakainya. Kalau bicara mengenai finansial, istilah ini memiliki beberapa arti. Berikut ini penjelasan yang kita peroleh dari beberapa literatur. Pembahasan mengenai Badan Pemeriksa Keuangan biasanya juga berkaitan dengan istilah lain, yaitu Bank, Otoritas Jasa Keuangan dan Investasi.

Definisi Badan Pemeriksa Keuangan

Definisi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia

"Instansi pemerintah Indonesia yang setingkat dengan departemen yang bertugas mengawasi penggunaan uang negara oleh instansi pemerintah."

Simak penjelasan tentang Badan Pemeriksa Keuangan lebih lanjut berikut ini agar kamu lebih paham mengenai apa yang dimaksud Badan Pemeriksa Keuangan.

Apa Itu Badan Pemeriksa Keuangan?

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) adalah sebuah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang memiliki wewenang untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Menurut Undang Undang Dasar Tahun 1945, BPK merupakan lembaga yang bebas dan mandiri. Anggota BPK dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan memerhatikan perimbangan yang dilakukan oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan diresmikan oleh Presiden. Setiap anggota BPK wajib mengucap sumpah atau janji menurut agama masing-masing yang dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung sebelum memangku jabatan anggota BPK.

Tugas Badan Pemeriksa Keuangan

Sebagai sebuah lembaga tinggi negara, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bertugas untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bank Indonesia, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Rakyat (BUMD), Badan Layanan Umum dan lembaga Negara lainnya yang mengelola keuangan negara.

Visi dan Misi Badan Pemeriksa Keuangan

Visi

Menjadi pendorong pengelolaan keuangan negara untuk mencapai tujuan negara melalui pemeriksaan yang berkualitas dan bermanfaat.

Misi

  1. Memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara secara bebas dan mandiri; dan
  2. Melaksanakan tata kelola organisasi yang berintegritas, independen, dan profesional.

Tujuan Strategis Badan Pemeriksa Keuangan

Untuk mewujudkan tercapainya visi dan misi, maka BPK memiliki dua buah tujuan strategis, yaitu meningkatkan pemeriksaan yang berkualitas dan memaksimalkan manfaat hasil pemeriksaan dalam rangka mendorong pengelolaan keuangan negara untuk mencapai tujuan negara.

Nilai Dasar Badan Pemeriksa Keuangan

Dalam pelaksanaan wewenang, tugas dan tanggung jawab, setiap kegiatan yang dilakukan oleh BPK berlandaskan kepada nilai-nilai sebagai berikut:

Integritas

Kami membangun nilai integritas dengan bersikap jujur, objektif, dan tegas dalam menerapkan prinsip, nilai, dan keputusan.

Independensi

Kami menjunjung tinggi independensi, baik secara kelembagaan, organisasi, maupun individu. Dalam semua hal yang berkaitan dengan pekerjaan pemeriksaan, kami bebas dalam sikap mental dan penampilan dari gangguan pribadi, ekstern, dan/atau organisasi yang dapat memengaruhi independensi.

Profesionalisme

Kami membangun nilai profesionalisme dengan menerapkan prinsip kehati-hatian, ketelitian, dan kecermatan, serta berpedoman kepada standar yang berlaku

Cari Istilah Keuangan

×