Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Bank Perkreditan Rakyat - Pengertian, Jenis dan Contohnya

Bank Perkreditan Rakyat merupakan salah satu istilah yang biasanya berkaitan dengan bidang keuangan. Mungkin tidak banyak yang mengetahui tentang arti Bank Perkreditan Rakyat meskipun mungkin kita pernah menggunakannya. Jika berbicara keuangan, istilah ini memiliki beberapa arti. Berikut ini penjelasan yang kita peroleh dari beberapa sumber. Pembahasan mengenai Bank Perkreditan Rakyat biasanya juga berkaitan dengan istilah lain, yaitu Bank, Bank Indonesia dan Badan Pemeriksa Keuangan.

Definisi Bank Perkreditan Rakyat

Definisi Menurut Otoritas Jasa Keuangan

"Bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran (rural bank)."

Simak penjelasan tentang Bank Perkreditan Rakyat lebih lanjut berikut ini agar kamu lebih paham mengenai apa yang dimaksud Bank Perkreditan Rakyat.

Apa Itu Bank Perkreditan Rakyat?

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah lembaga keuangan yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka, tabungan, atau bentuk lainnya yang dipersamakan dan menyalurkan dana sebagai usaha BPR. Umumnya, BPR berlokasi di kota-kota kecil dimana lokasi tersebut dekat dengan tempat masyarakat yang membutuhkan. Status BPR diberikan kepada Bank Desa, Lumbung Desa, Bank Pasar, Bank Pegawai, Lumbung Pitih Nagari (LPN), Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Badan Kredit Desa (BKD), Badan Kredit Kecamatan (BKK), Kredit Usaha Rakyat Kecil (KURK), Lembaga Perkreditan Kecamatan (LPK), Bank Karya Produksi Desa (BKPD), atau lembaga lainnya berdasarkan UU Perbankan Nomor 7 Tahun 1992 dengan memenuhi persyaratan tatacara yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah.

Tujuan Bank Perkreditan Rakyat

Tujuan dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah untuk fokus melayani masyarakat, khususnya masyarakat di daerah pelosok dan terpencil yang selama ini belum terjangkau secara maksimal oleh layanan bank umum.

Peran Bank Perkreditan Rakyat

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) memiliki peran untuk menunjang pelaksanaan pembangunan secara nasional dan diharapkan mampu meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas nasional agar tercipta kesejahteraan masyarakat. Untuk merealisasikannya, BPR melayani kebutuhan masyarakat yang umumnya adalah seorang nelayan, petani, pengusaha kecil, pedagang, peternak, hingga pensiunan. BPR berfokus kepada masyarakat di wilayah terpencil agar mampu mewujudkan pemerataan ekonomi dan masyarakat terhindar dari kegiatan para rentenir.

Tugas Bank Perkreditan Rakyat

  1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berjangka, tabungan atau bentuk lainnya.
  2. Memberikan kredit kepada masyarakat yang membutuhkan.
  3. Menyediakan pembiayaan bagi nasabah berdasarkan prinsip bagi hasil sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam peraturan pemerintah.
  4. Menempatkan dana dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia, deposito berjangka, sertifikat deposito, atau jenis tabungan lain.

Cari Istilah Keuangan

×