Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Baseline - Pengertian, Jenis dan Contohnya

Kali ini kita akan membahas mengenai salah satu istilah yang berhubungan dengan keuangan, yaitu Baseline. Mungkin tidak banyak yang mengetahui tentang arti Baseline walaupun mungkin kita pernah menggunakannya. Kalau bicara mengenai finansial, istilah ini memiliki beberapa definisi. Berikut ini definisi yang didapatkan dari beberapa referensi. Pembahasan mengenai Baseline biasanya juga berkaitan dengan istilah lain, yaitu Laporan Keuangan, Anggaran dan Manajemen.

Definisi Baseline

Simak penjelasan tentang Baseline lebih lanjut berikut ini agar kamu lebih paham mengenai apa yang dimaksud Baseline.

Apa Itu Baseline?

Baseline adalah titik acuan tetap yang digunakan untuk tujuan perbandingan. Dalam bisnis, keberhasilan suatu proyek atau produk seringkali diukur dengan angka dasar untuk biaya, penjualan, atau sejumlah variabel lain. Sebuah proyek mungkin melebihi angka dasar atau gagal untuk memenuhinya.

Misalnya, sebuah perusahaan yang ingin mengukur keberhasilan lini produk dapat menggunakan jumlah unit yang terjual selama tahun pertama sebagai dasar pengukuran penjualan tahunan berikutnya. Baseline berfungsi sebagai titik awal untuk mengukur semua penjualan di masa mendatang.

Memahami Baseline

Baseline dapat berupa angka apapun yang berfungsi sebagai titik awal yang masuk akal dan ditentukan untuk tujuan perbandingan. Ini dapat digunakan untuk mengevaluasi efek perubahan, melacak kemajuan proyek perbaikan, atau mengukur perbedaan antara dua periode waktu.

Misalnya, perusahaan publik akan melacak kinerja setiap lini produk dengan memilih satu tahun sebagai dasar dan mengukur semua tahun berikutnya terhadapnya.

Baseline biasanya digunakan ketika mempersiapkan laporan keuangan atau analisis anggaran. Pernyataan atau analisis tersebut menggunakan pendapatan dan pengeluaran yang ada sebagai dasar untuk menilai apakah proyek baru berhasil dilaksanakan.

Baseline dalam Analisis Laporan Keuangan

Analisis laporan keuangan yang menggunakan baseline disebut analisis horizontal. Ini membandingkan informasi keuangan historis perusahaan selama sejumlah periode pelaporan yang mungkin bulanan, triwulan, atau tahunan. Periode pertama dalam analisis horizontal dilambangkan sebagai periode baseline. Semua periode berikutnya kemudian diukur sebagai persentase dari baseline. Jadi, periode yang memiliki pendapatan yang sama seperti baseline akan memiliki pendapatan 100%.

Baseline dalam Penganggaran

Penganggaran proyek bekerja dari apa yang dikenal sebagai biaya dasar. Baseline merupakan biaya anggaran yang disetujui untuk proyek, biasanya dirinci menurut kategori biaya dan periode waktu biaya.

Jika sebuah perusahaan membuka gudang baru, misalnya, dan baseline biaya telah ditetapkan sebesar Rp 100.000.000 per bulan setiap bulan selama 10 bulan, biaya bulanan apa pun yang melebihi Rp 100.000.000 adalah tanda bahaya bagi analis anggaran. Namun, biaya proyek pasti berfluktuasi dari angka dasar karena pengeluaran yang tidak diketahui dan tidak terduga atau bahkan, dalam beberapa kasus, penghematan direalisasikan. Biaya baseline dapat diperbarui untuk mencerminkan biaya proyek yang sebenarnya.

Cari Istilah Keuangan

×