Biaya Gabung - Pengertian, Jenis dan Contohnya

Apakah kamu pernah mendengar istilah Biaya Gabung? Bisa jadi tak banyak yang mengetahui tentang arti Biaya Gabung walaupun mungkin kita pernah menggunakannya atau menemuinya. Jika berbicara keuangan, istilah ini memiliki beberapa arti. Disini kita akan membahas Biaya Gabung yang berhubungan dengan keuangan. Pembahasan mengenai Biaya Gabung biasanya juga berkaitan dengan istilah lain, yaitu Biaya, Barang Konsumsi dan Barang Setengah Jadi.

Definisi Biaya Gabung

Definisi Menurut Otoritas Jasa Keuangan

Biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi dua atau lebih produk yang berlainan sehingga akan terdapat beberapa macam produk dari suatu proses produksi yang sama dengan menggunakan bahan baku yang sama pula (joint cost).

Simak penjelasan tentang Biaya Gabung lebih lanjut berikut ini agar kamu lebih paham mengenai apa yang dimaksud Biaya Gabung.

Apa Itu Biaya Gabung?

Biaya gabung adalah adalah biaya-biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan dua jenis produk atau lebih dalam suatu proses produksi yang dilakukan secara simultan. Biaya ini terbatas sampai dengan titik pemisahan atau saat produk-produk yang sudah diproduksi dapat dipisahkan identitasnya.

Contoh biaya gabung yaitu perusahaan penyulingan minyak yang mengambil minyak mentah dan mengolahnya menjadi berbagai macam produk seperti bensin, oli, solar, dsb. Semua produk ini berasal dari satu input, yaitu minyak mentah. Dalam contoh tersebut, satu input menghasilkan banyak output, sehingga biaya proses produksinya merupakan biaya gabung dari produk-produk yang dihasilkan. 

Tujuan Biaya Gabung

  1. Untuk mengetahui biaya per unit produk yang akurat.
  2. Prinsip pengakuan biaya (cost principle).
  3. Untuk mengalokasikan biaya ke persediaan akhir maupun ke harga pokok penjualan.
  4. Untuk membantu menentukan tarif.
  5. Untuk mendapatkan penggantian atas biaya produksi yang telah dikeluarkan, apabila menggunakan sistem kontrak.

Cari Istilah Keuangan

×