Buku Besar Penjualan - Pengertian, Jenis dan Contohnya

Tahukah Anda dengan istilah Buku Besar Penjualan? Mungkin tidak banyak yang mengetahui tentang arti Buku Besar Penjualan meskipun mungkin kita pernah menggunakannya. Dalam pembahasan finansial, istilah ini memiliki beberapa definisi. Berikut ini penjelasan yang kita dapatkan dari beberapa referensi. Pembahasan mengenai Buku Besar Penjualan biasanya juga berkaitan dengan istilah lain, yaitu Akuntansi, Buku Besar dan Buku Besar Pembantu.

Definisi Buku Besar Penjualan

Definisi Menurut Otoritas Jasa Keuangan

“Buku besar yang memuat akun-akun langganan yang membeli barang dengan kredit dan mencatat setiap transaksi.”

Definisi Menurut Kamus Bank Indonesia

“Buku Besar Penjualan adalah sales ledger yaitu buku besar yang memuat akun-akun langganan yang membeli barang dengan kredit dan mencatat setiap transaksi.”

Simak penjelasan tentang Buku Besar Penjualan lebih lanjut berikut ini agar kamu lebih paham mengenai apa yang dimaksud Buku Besar Penjualan.

Apa itu Buku Besar Penjualan?

Pengertian buku besar penjualan merupakan salah satu alat yang digunakan dalam melakukan pencatatan perubahan-perubahan yang terjadi pada akun yang disebabkan karena adanya transaksi keuangan pada perusahaan tersebut. Buku besar penjualan atau dalam bahasa akuntansinya sales ledger, adalah kumpulan akun yang digunakan untuk merangkum transaksi penjualan yang telah tercatat dalam jurnal. Buku besar adalah tahapan terakhir dalam akuntansi book of final entry yang menampung ringkasan data yang sudah diklasifikasi. Buku besar ini berisi tentang perkiraan pengaruh adanya transaksi keuangan terhadap perubahan sejumlah akun. Akun tersebut adalah aktiva, kewajiban ataupun modal perusahaan.

Fungsi Buku Besar Penjualan

Buku besar penjualan berperan penting bagi sebuah perusahaan, karena buku besar meringkas semua data transaksi penjualan yang sudah tertulis dalam jurnal umum. Akuntan juga biasanya mengklasifikasi data keuangan, dari yang jumlahnya paling besar hingga paling kecil, di buku besar ini. Semua data yang data di jurnal umum biasanya dicatat kembali dalam buku besar. Buku besar ini juga menjadi bahan informasi ketika menyusun laporan keuangan.

Berikut 4 fungsi umum dari buku besar penjualan: 

  1. Alat untuk meringkas data transaksi yang telah dicatat dalam buku jurnal umum.
  2. Sebagai alat dalam menggolongkan data keuangan serta untuk mengetahui jumlah atau keadaan rekening atau akun yang sebenarnya, apakah ada perbedaan atau tidak.
  3. Sebagai dasar penggolongan transaksi yang ada pada jurnal sebelumnya atau jurnal umum.
  4. Sebagai bahan kelengkapan dalam penyusunan laporan keuangan.

Isi dari Buku Besar Penjualan

  1. Pembelian barang dagang secara kredit
  2. Pembeliaan barang dagang secara tunai   
  3. Retur pembelian dan pengurangan harga
  4. Potongan pembelian   
  5. Beban angkut pembelian
  6. Penjualan barang dagang secara kredit
  7. Penjualan barang dagang secara tunai
  8. Retur penjualan dan pengurangan harga
  9. Potongan penjualan

Cari Istilah Keuangan

×