Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Federal Reserve Bank - Pengertian, Jenis dan Contohnya

Kali ini kita akan membahas mengenai salah satu istilah yang berhubungan dengan keuangan, yaitu Federal Reserve Bank. Bisa jadi tak banyak yang mengetahui tentang definisi Federal Reserve Bank meskipun mungkin kita pernah memakainya. Jika berbicara keuangan, istilah ini memiliki beberapa arti. Berikut ini penjelasan yang didapatkan dari beberapa referensi. Pembahasan mengenai Federal Reserve Bank biasanya juga berkaitan dengan istilah lain, yaitu Bank Sentral, Dolar dan Lembaga Keuangan.

Definisi Federal Reserve Bank

Definisi Menurut Otoritas Jasa Keuangan

Dua belas (12) bank regional yang merupakan bagian dari federal reserve system di Amerika Serikat yang berfungsi sebagai bank sentral (Federal Reserve Bank).

Simak penjelasan tentang Federal Reserve Bank lebih lanjut berikut ini agar kamu lebih paham mengenai apa yang dimaksud Federal Reserve Bank.

Apa itu Federal Reserve Bank?

Federal Reserve Bank adalah institusi yang telah dibentuk oleh pemerintah Amerika Serikat untuk menyediakan fungsi bank sentral. Institusi sebelumnya termasuk Bank Pertama di Amerika Serikat (1791-1811) dan Bank Kedua di Amerika Serikat (1818-1824), Departemen Keuangan Independen (1846–1920) dan Sistem Perbankan Nasional (1863–1935). Lembaga-lembaga ini mengurusi beberapa kebijakan finansial, termasuk tingkat pengaruh kepentingan pribadi, keseimbangan masalah ekonomi regional, pencegahan kepanikan finansial, dan jenis cadangan yang digunakan untuk mendukung mata uang.

Setiap Federal Reserve Bank mendanai operasinya sendiri, terutama dari bunga pinjamannya dan sekuritas yang dimilikinya. Pengeluaran dan dividen yang dibayarkan biasanya merupakan sebagian kecil dari pendapatan Federal Reserve Bank setiap tahun. Bank-bank dapat menyimpan sebagian dari pendapatan mereka dalam dana surplus mereka sendiri yang terbatas pada $7,5 miliar, di seluruh sistem. Sisanya harus ditransfer melalui Dewan Gubernur kepada Sekretaris Perbendaharaan, yang kemudian menyetornya ke dana umum Perbendaharaan.

Fungsi & Peran Federal Reserve Bank

Federal Reserve Bank menawarkan berbagai layanan kepada pemerintah federal dan sektor swasta, layanan tersebut antara lain:

  1. Bertindak sebagai deposan untuk cadangan bank.
  2. Meminjamkan kepada bank untuk menutupi defisit dana jangka pendek, siklus bisnis musiman, atau permintaan likuiditas luar biasa.
  3. Mengumpulkan dan menghapus pembayaran antar bank.
  4. Mengeluarkan uang kertas untuk sirkulasi umum sebagai mata uang.
  5. Mengelola akun deposito pemerintah federal.
  6. Melakukan lelang dan pembelian kembali utang federal.

Secara historis, Federal Reserve Bank memberikan kompensasi kepada bank-bank anggota untuk menjaga cadangan pada deposito dengan membayar dividen dari pendapatan yang dibatasi oleh hukum hingga 6%. Undang-Undang Stabilisasi Ekonomi Darurat (Emergency Economic Stabilization Act disingkat EESA) pada tahun 2008 juga memberi wewenang kepada Reserve Bank untuk membayar bunga atas cadangan bank anggota, sementara FAST Act tahun 2015 memberlakukan batas dividen tambahan yang sama dengan hasil yang ditentukan dalam lelang Treasury Note dalam 10 tahun terakhir.

Meskipun semua Reserve Bank memiliki otoritas hukum untuk melakukan operasi pasar terbuka dan lelang utang federal, dalam praktiknya hanya Reserve Bank of New York yang melakukan hal tersebut. Bank ini lah yang mengelola System Open Market Account (SOMA), yakni portofolio surat berharga yang diterbitkan pemerintah atau dijamin pemerintah yang dibagikan kepada semua Reserve Bank.

Cari Istilah Keuangan

×