Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Modal Disetor - Pengertian, Jenis dan Contohnya

Kali ini kita akan membahas mengenai istilah yang berkaitan dengan keuangan, yaitu Modal Disetor. Mungkin tidak banyak yang mengetahui tentang pengertian Modal Disetor meskipun mungkin kita pernah menggunakannya. Dalam pembahasan keuangan, istilah ini memiliki beberapa arti. Kali ini kita akan membahas Modal Disetor yang berhubungan dengan keuangan. Pembahasan mengenai Modal Disetor biasanya juga berkaitan dengan istilah lain, yaitu Modal Dasar, Saham dan Modal Ditempatkan.

Definisi Modal Disetor

Definisi Menurut Otoritas Jasa Keuangan

Modal yang telah disetor secara efektif oleh pemiliknya; bagi bank yang berbentuk hukum koperasi, modal disetor terdiri atas simpanan wajib dan modal penyertaan seperti yang diatur dalam UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian (paid up capital).

Simak penjelasan tentang Modal Disetor lebih lanjut berikut ini agar kamu lebih paham mengenai apa yang dimaksud Modal Disetor.

Apa Itu Modal Disetor?

Modal disetor adalah modal yang sudah dimasukkan pemegang saham sebagai pelunasan pembayaran saham yang diambil sebagai modal yang ditempatkan dari modal dasar perseroan. Singkatnya, modal disetor adalah saham yang telah dibayar penuh oleh pemegang atau pemiliknya.

Modal ditempatkan dan modal disetor diatur dalam Pasal 33 UU PT sebagai berikut:

  1. Paling sedikit 25% (dua puluh lima persen) dari modal dasar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 harus ditempatkan dan disetor penuh.
  2. Modal ditempatkan dan disetor penuh sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuktikan dengan bukti penyetoran yang sah.
  3. Pengeluaran saham lebih lanjut yang dilakukan setiap kali untuk menambah modal yang ditempatkan harus disetor penuh.

Cari Istilah Keuangan

×