Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Pajak Penjualan - Pengertian, Jenis dan Contohnya

Apakah kamu pernah mempelajari istilah Pajak Penjualan? Bisa jadi tak banyak yang mengetahui tentang pengertian Pajak Penjualan walaupun mungkin kita pernah menggunakannya atau menemuinya. Dalam bidang finansial, istilah ini memiliki beberapa arti. Berikut ini penjelasan yang didapatkan dari beberapa referensi. Pembahasan mengenai Pajak Penjualan biasanya juga berkaitan dengan istilah lain, yaitu Pajak, Direktorat Jenderal Pajak dan Wajib Pajak.

Definisi Pajak Penjualan

Definisi Menurut Otoritas Jasa Keuangan

Pajak tidak langsung yang dikenakan oleh pengusaha atas penyerahan barang oleh pabrik atau atas barang-barang impor (sales tax).

Simak penjelasan tentang Pajak Penjualan lebih lanjut berikut ini agar kamu lebih paham mengenai apa yang dimaksud Pajak Penjualan.

Apa Itu Pajak Penjualan?

Pajak penjualan adalah pajak sebelum Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang dipungut atas transaksi penjualannya. PPn dikenakan di tingkat pabrikan, dan tidak sampai ke pengecer. Pajak ini harus dilihat secara teliti untuk menentukan biaya jual. Pajak dikenakan pada tiap transaksi dan tidak ada mekanisme pengurangan atas pajak yang sudah dibayar pada tahap perolehan bahan baku. Maka dari itu, akan timbul ‘cascading effect’, yaitu pajak akan terus bertambah pada tiap mata rantai pasokan dan akhirnya akan dibebankan pada harga jual.

Cari Istilah Keuangan

×