Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Pasar Terbuka - Pengertian, Jenis dan Contohnya

Kali ini kita akan membahas mengenai salah satu istilah yang berkaitan dengan keuangan, yaitu Pasar Terbuka. Bisa jadi tak banyak yang mengetahui tentang definisi Pasar Terbuka meskipun mungkin kita pernah menggunakannya. Dalam bidang finansial, istilah ini memiliki beberapa definisi. Disini kita akan membahas Pasar Terbuka yang masih memiliki keterkaitan dengan keuangan. Pembahasan mengenai Pasar Terbuka biasanya juga berkaitan dengan istilah lain, yaitu Ilmu Ekonomi, Pasar dan Bisnis.

Definisi Pasar Terbuka

Definisi Menurut Otoritas Jasa Keuangan

Kondisi pasar yang pembentukan harganya terjadi semata-mata atas dasar persaingan bebas tanpa adanya batasan dari pembeli ataupun penjual (open market).

Simak penjelasan tentang Pasar Terbuka lebih lanjut berikut ini agar kamu lebih paham mengenai apa yang dimaksud Pasar Terbuka.

Apa Itu Pasar Terbuka?

Pasar terbuka adalah sistem ekonomi yang tidak memiliki hambatan terhadap aktivitas pasar bebas, siapapun bisa berpartisipasi dalam pasar terbuka, yang biasanya ditandai dengan tidak adanya tarif, pajak, persyaratan lisensi, subsidi, dan peraturan lain yang mengganggu operasi yang berjalan seperti biasa. 

Dalam pasar terbuka, penetapan harga barang atau jasa berdasarkan prinsip-prinsip penawaran dan permintaan dengan gangguan terbatas atau pengaruh luar dari lembaga pemerintah atau perusahaan besar. Berjalan seiring dengan kebijakan perdagangan bebas, pasar terbuka dirancang untuk menghilangkan diskriminasi terhadap ekspor dan impor

Perbedaan Pasar Terbuka dan Tertutup

Pasar terbuka adalah kebalikan dari pasar tertutup, yang bisa membatasi siapa saja yang dapat berpartisipasi atau membolehkan penetapan harga ditentukan dengan metode apapun di luar penawaran dan permintaan dasar. Kedua pasar tersebut tidak mungkin benar-benar sepenuhnya terbuka atau tertutup, namun jatuh diantara kedua kondisi tersebut.

Pasar tertutup yang juga disebut sebagai pasar proteksionis berupaya untuk melindungi produsen domestiknya dari persaingan internasional. Salah satu contohnya adalah beberapa negara di Timur Tengah, dimana perusahaan asing hanya bisa bersaing dengan perusahaan lokal jika bisnis mereka memiliki “sponsor” yang berupa perusahaan asli dari negara tersebut atau warga negara yang memiliki saham tertentu dari sebuah bisnis. 

Cari Istilah Keuangan

×