Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Pembelian Akuisisi - Pengertian, Jenis dan Contohnya

Pembelian Akuisisi merupakan istilah yang berkaitan dengan bidang keuangan. Bisa jadi tak banyak yang mengetahui tentang pengertian Pembelian Akuisisi meskipun mungkin kita pernah memakainya. Kalau bicara mengenai keuangan, istilah ini memiliki beberapa definisi. Berikut ini penjelasan yang kita peroleh dari beberapa referensi. Pembahasan mengenai Pembelian Akuisisi biasanya juga berkaitan dengan istilah lain, yaitu Akuisisi, Amortisasi dan Muhibah.

Definisi Pembelian Akuisisi

Definisi Menurut Otoritas Jasa Keuangan

Metode penilaian kembali (revaluasi): metode pencatatan penggabungan harta dan kewajiban perusahaan yang telah diakuisisi setelah dilakukan penilaian kembali berdasarkan harga pasar yang wajar dengan harta dan kewajiban perusahaan yang mengakuisisi; selisih antara nilai beli dan nilai wajar harga pasar atas harta dan kewajiban perusahaan yang dibeli tersebut dicatat oleh pembeli sebagai muhibah (goodwiIl); angka-angka keuangan kedua perusahaan tetap tergabung, tetapi nilai biaya historisnya ditetapkan kembali; metode penggabungan kepentingan (pooling of interest): metode pencatatan penggabungan harta dan kewajiban perusahaan yang telah diakuisisi tanpa melakukan penilaian kembali dengan harta dan kewajiban perusahaan yang mengakuisisi (purchase acquisition).

Simak penjelasan tentang Pembelian Akuisisi lebih lanjut berikut ini agar kamu lebih paham mengenai apa yang dimaksud Pembelian Akuisisi.

Apa Itu Pembelian Akuisisi?

Pembelian akuisisi adalah metode akuntansi yang digunakan lebih dari sepuluh persen dari harga pembelian dibayarkan secara tunai, utang, atau saham preferen (preferensi saham), atau di mana kriteria lain untuk pengumpulan bunga tidak terpenuhi. Perusahaan yang melakukan pembelian memperlakukan perusahaan yang diakuisisi sebagai investasi, menambahkan aset yang diakuisisi ke dalam neraca sendiri, dan mencatat setiap premi yang dibayarkan di atas harga pasar sebagai muhibah (goodwill), yang akan dibebankan pada pendapatan di masa depan. 

Muhibah (goodwill) kemudian diamortisasi selama periode yang diizinkan (biasanya 40 tahun) dan sebagai biaya yang dapat dikurangkan dari pajak. Laba bersih perusahaan yang diakuisisi diakui sejak tanggal akuisisi. Metode ini telah menjadi standar yang diterima untuk akuntansi pembelian.

Cari Istilah Keuangan

×