Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Pembiayaan Awal - Pengertian, Jenis dan Contohnya

Pembiayaan Awal merupakan salah satu istilah yang berkaitan dengan bidang finansial. Mungkin tidak banyak yang mengetahui tentang arti Pembiayaan Awal meskipun mungkin kita pernah menggunakannya atau menemuinya. Dalam pembahasan finansial, istilah ini memiliki beberapa definisi. Kali ini kita akan membahas Pembiayaan Awal yang masih memiliki keterkaitan dengan keuangan. Pembahasan mengenai Pembiayaan Awal biasanya juga berkaitan dengan istilah lain, yaitu Perusahaan, Dana dan Modal.

Definisi Pembiayaan Awal

Definisi Menurut Otoritas Jasa Keuangan

Dana yang digunakan untuk memulai suatu usaha atau untuk membeli aktiva; jika pembiayaan tersebut dilakukan melalui modal Ventura, pembiayaan tersebut dipakai sebagai unsur modal, sedangkan pembiayaan dari bank dipakai sebagai modal kerja (start-up financing).

Simak penjelasan tentang Pembiayaan Awal lebih lanjut berikut ini agar kamu lebih paham mengenai apa yang dimaksud Pembiayaan Awal.

Apa Itu Pembiayaan Awal?

Pembiayaan awal merujuk ke model bisnis yang lebih runcing lagi. Biasanya pembiayaan awal ditemukan pada usaha yang model bisnisnya lebih serius dan bonafide. Misalnya, pembiayaan awal untuk mendirikan perusahaan rintisan (startup company). Pembiayaan awal tersebut merupakan modal untuk menjalankan bisnis perusahaan.

Tahapan Pembiayaan Awal

Dalam sebuah perusahaan rintisan (startup company) yang memberikan pembiayaan awal atau modal awal dalam merintis bisnisnya adalah perusahaan pendanaan atau investor. Dalam dunia bisnis, perusahaan pemberi modal biasa dikenal dengan sebutan Venture Capital (VC). 

Sebenarnya, ada tahapan dalam pemberian dana ke sebuah perusahaan. Tahapan tersebut dimulai dari:

  • Seed Funding

Tahap inilah yang disebut dengan pembiayaan awal. Investor biasanya memberikan modal sebesar Rp500 juta - Rp200 miliar untuk sebuah perusahaan rintisan.

  • Series A

Pada tahap ini biasanya perusahaan sudah mencapai tahap beta dan produknya siap digunakan. Investor biasanya memberikan modal sebesar Rp10 - Rp33 miliar.

  • Series B

Pada tahap ini perusahan sudah memiliki pengguna yang sudah cukup kuat. Investor biasanya memberikan modal sebesar Rp22 - Rp80 miliar 

  • Series C

Pada tahap ini perusahaan sudah memiliki profit bisnis yang bisa diandalkan. Perusahaan sudah ekspansi di sektor nasional dan internasional. Investor biasanya memberikan modal sebesar $25 - $100 juta

  • Initial Public Offering (IPO)

Pada tahap ini perusahaan sudah bisa melantai di bursa (go public). Biasanya dibutuhkan waktu sekitar 5-10 tahun hingga perusahaan siap.

Cari Istilah Keuangan

×