Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Pembukuan - Pengertian, Jenis dan Contohnya

Tahukah Anda dengan istilah Pembukuan? Mungkin tidak banyak yang mengetahui tentang pengertian Pembukuan walaupun mungkin kita pernah menggunakannya atau menemuinya. Kalau bicara mengenai keuangan, istilah ini memiliki beberapa arti. Berikut ini penjelasan yang kita peroleh dari beberapa referensi. Pembahasan mengenai Pembukuan biasanya juga berkaitan dengan istilah lain, yaitu Buku Besar Pembantu, Buku Besar dan Akuntansi.

Definisi Pembukuan

Definisi Menurut Otoritas Jasa Keuangan

“Pencatatan yang dilakukan oleh suatu perusahaan yang berisi setiap transaksi baik pengeluaran maupun pendapatan (bookkeeping).”

Definisi Menurut UU No. 28 Tahun 2007 Pasal 28

“Pembukuan adalah suatu proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data dan informasi keuangan yang meliputi harta, kewajiban, modal, penghasilan, dan biaya, serta jumlah harga perolehan dan penyerahan barang atau jasa, yang ditutup dengan menyusun laporan keuangan berupa neraca, dan laporan laba rugi untuk periode tahun pajak tersebut.”

Simak penjelasan tentang Pembukuan lebih lanjut berikut ini agar kamu lebih paham mengenai apa yang dimaksud Pembukuan.

Metode Pembukuan

Terdapat beberapa metode umum dalam pembukuan yaitu sistem pembukuan masukan-tunggal dan pembukuan berpasangan. Kedua sistem ini dapat dilihat sebagai pembukuan nyata. Sistem pembukuan masukan-tunggal adalah sumber catatan pembukuan primer seperti buku kas. Hal ini sama dengan daftar rekening koran dan menempatkan pendapatan dan pengeluaran ke berbagai akun pendapatan dan pengeluaran. Sistem ini bekerja hanya jika kamu bergerak dalam perusahaan kecil dengan volume transaksi yang rendah. 

Sedangkan Sistem Berpasangan cocok untuk perusahaan berukuran besar dan memiliki kompleksitas. Dengan sistem ini, Anda dapat membuat dua entri untuk setiap transaksi. Debit dibuat ke satu akun dan sebuah kredit dibuat ke akun lainnya. Ini adalah kunci dari sistem berpasangan. Bentuk pembukuan ini lebih baik daripada pembukuan masukan-tunggal.

Manfaat dari Adanya Pembukuan

Dapat mengetahui besarnya kerugian dan keuntungan pada perusahaan

Dengan mengetahui setiap transaksi yang ada pada setiap harinya serta mengetahui arus distribusi uang dan barang dalam perusahaan, maka kamu dapat mengetahui estimasi untung yang akan didapat atau rugi yang akan diderita. Dari pencatatan setiap transaksi yang ada, maka akan terdapat angka-angka yang bisa menunjukkan bagaimana perkembangan keuangan bisnis.

Mengetahui setiap transaksi yang dilakukan oleh perusahaan

Kamu dapat melihat riwayat transaksi yang kamu lakukan secara lengkap, jika kamu menuliskan semua kegiatan ekonomi yang kamu lakukan. Tidak hanya dapat men-tracking distribusi uang namun juga mengetahui distribusi barang. Berapa banyak jumlah barang yang telah dikeluarkan pada hari itu dan berapa banyak pula barang yang telah dimasukkan ke dalam perusahaan. Semua ini bisa dengan mudah diketahui hanya dengan melihat dan mengecek buku keuangan kamu.

Sebagai bahan penilaian bisnis

Pembukuan bisnis merupakan sebuah rekaman tentang berbagai aktivitas yang berada dalam internal perusahaan. Dari rekaman inilah akan didapatkan gambaran tentang bagaimana kondisi dari bisnis yang telah selama ini dijalankan. Apakah akan membawa dampak yang lebih baik seperti diperolehnya laba atau justru hanya akan mendapatkan kerugian. 

Jika memang telah didapatkan laba maka akan dicari tahu dan menyusun strategi dalam mempertahankan keberlangsungan dari bisnis agar tetap bisa memberikan keuntungan yang maksimal. Apakah akan tetap memakai cara dan strategi yang lama dengan beberapa kali penyesuaian atau memutuskan untuk memakai cara dengan strategi baru menyesuaikan dengan kebutuhan pasar.

Cari Istilah Keuangan

×