Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Saham Aktif - Pengertian, Jenis dan Contohnya

Tahukah Anda dengan istilah Saham Aktif? Bisa jadi tak banyak yang mengetahui tentang pengertian Saham Aktif meskipun mungkin kita pernah menggunakannya atau menemuinya. Kalau bicara mengenai finansial, istilah ini memiliki beberapa definisi. Disini kita akan membahas Saham Aktif yang masih memiliki keterkaitan dengan keuangan. Pembahasan mengenai Saham Aktif biasanya juga berkaitan dengan istilah lain, yaitu Saham, Saham Unggulan dan Agio Saham.

Definisi Saham Aktif

Definisi Menurut Otoritas Jasa Keuangan

"Saham yang banyak diperdagangkan di bursa (active stock)."

Simak penjelasan tentang Saham Aktif lebih lanjut berikut ini agar kamu lebih paham mengenai apa yang dimaksud Saham Aktif.

Apa itu Saham Aktif?

Saham didefinisikan sebagai sebuah satuan nilai atau juga sebagai sebuah pembukuan dalam berbagai jenis instrumen finansial, di mana kepemilikan sebuah perusahaan merupakan acuannya. Saham yang dimiliki ini selanjutnya akan menjadi sebuah jaminan dalam pendanaan yang sifatnya jangka panjang. Dalam sebuah hak kepemilikan, hak ini diantaranya merupakan hak suara yang dapat digunakan dalam sebuah rapat umum pemegang saham.

Saham-saham yang banyak digunakan para trader dan banyak ditradingkan seperti ini yang disebut dengan istilah saham aktif.

Investor Aktif atau Pasif?

Investor aktif

Investor aktif atau active investing adalah sebuah strategi investasi yang memerlukan tindakan investasi secara berulang-ulang. Artinya, kamu sebagai investor akan secara rutin membaca kinerja investasi yang kamu lakukan, lalu secara cekatan mengambil sikap baik membeli dan menjual investasi kamu sesuai analisa yang sudah dilakukan. Strategi ini membutuhkan kejelian dalam membaca keadaan. Untuk itu, tren pasar, kondisi ekonomi dan politik, kinerja perusahaan (emiten), semuanya merupakan faktor yang berdampak terhadap pengambilan keputusan dalam strategi investasi aktif.

Investor Pasif

Berkebalikan dengan investor aktif, strategi investasi pasif adalah membiarkan investasi kamu mengikuti naik turun performa indeks pasar, tanpa perlu sering bereaksi. Strategi ini tepat untuk kamu yang ingin berinvestasi jangka panjang, sehingga tidak harus selalu memantau kinerja investasi setiap hari. Bagi seorang investor pasif, memiliki prinsip untuk tidak tergoda geliat pasar pun menjadi hal yang penting. Hal ini untuk menghindarkan diri kamu dari godaan untuk bereaksi atau pun mengantisipasi berbagai perkembangan di pasar.

Berikut Daftar Indeks IDX High Dividend 20 Periode 2019

  1. ADRO
  2. ASII
  3. BBCA
  4. BBNI
  5. BBRI
  6. BBTN
  7. BJBR
  8. BJTM
  9. BMRI
  10. GGMR
  11. HMSP
  12. INDF
  13. INTP
  14. ITMG
  15. LPPF
  16. PTBA
  17. TLKM
  18. UNTR
  19. UNVR

Cari Istilah Keuangan

×