Sekuritas - Pengertian, Jenis dan Contohnya

Apakah Anda pernah mendengar istilah Sekuritas? Bisa jadi tak banyak yang mengetahui tentang istilah Sekuritas meskipun mungkin kita pernah menggunakannya. Dalam bidang keuangan, istilah ini memiliki beberapa definisi. Kali ini kita akan membahas Sekuritas yang masih memiliki keterkaitan dengan keuangan. Pembahasan mengenai Sekuritas biasanya juga berkaitan dengan istilah lain, yaitu Saham, Obligasi dan Investasi.

Definisi Sekuritas

Definisi Menurut Otoritas Jasa Keuangan

"Bukti utang piutang atau bukti pemilikan modal dalam bentuk surat berharga yang dapat diperdagangkan, misalnya obligasi, saham, hipotek, wesel, promes, sertifikat deposito, kupon, skrip, jaminan, right, dan opsi (securities)."

Definisi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia

"n: bukti utang atau bukti pernyataan modal, misalnya saham, obligasi, wesel, sertifikat, dan deposito."

Simak penjelasan tentang Sekuritas lebih lanjut berikut ini agar kamu lebih paham mengenai apa yang dimaksud Sekuritas.

Apa itu Sekuritas?

Sekuritas adalah surat utang yang dapat dicairkan menjadi uang atau kas dengan cepat. Sifatnya yang likuid membuat sekuritas dapat ditransaksikan atau dijual dengan cepat. Sekuritas juga diartikan sebagai bentuk kepemilikan atas aset atau kekayaan dari perusahaan yang menerbitkan sekuritas.

Namun kini penggunaan istilah sekuritas lebih banyak merujuk pada saham, obligasi, dan produk investasi lainnya, daripada diartikan sebagai bentuk kepemilikan investasi.

Jenis-jenis Sekuritas

Sekuritas dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

  1. Utang. Sekuritas hutang adalah bukti kepemilikan utang yang berupa surat berharga yang tergantung dari tenggat waktu jatuh tempo pembayarannya atau ciri-ciri lain. Jenis sekuritas ini biasanya meliputi obligasi pemerintah dan obligasi, sertifikat deposito, dan sekuritas yang dijaminkan. Biasanya jenis sekuritas ini berlaku untuk jangka waktu tertentu, yang kemudian pada akhirnya dapat ditebus.
  2. Ekuitas (misalnya obligasi dan saham). Sekuritas jenis ini merupakan kepemilikan oleh pemegang saham pada suatu entitas, misalnya di perusahaan, yang diperoleh dalam bentuk saham dan mencakup saham biasa dan saham preferen. Para pemegang saham biasanya mendapatkan hak untuk mengendalikan perusahaan lewat hak suara.

Bentuk Sekuritas

  1. Sertifikat efek atas rujuk
  2. Sertifikat atas nama
  3. Efek tanpa warkat dan sertifikat global

Cari Istilah Keuangan

×