Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Alur Tujuan Pembelajaran Agribisnis Lanskap dan Pertamanan dan Contoh ATP Fase F Kelas 11 dan 12 SMK

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) memiliki fungsi sebagai acuan perencanaan pembelajaran pada masing-masing mata pelajaran, termasuk mapel Agribisnis Lanskap dan Pertamanan yang tersusun secara sistematis dan logis di dalam fase secara utuh dan menurut urutan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase. Anda dapat mengunduh Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Agribisnis Lanskap dan Pertamanan Fase F Kelas 11 dan 12 SMK melalui link yang tertera di akhir artikel ini.

Capaian Pembelajaran Umum

Pada akhir fase F, peserta didik akan memiliki kompetensi (hard skills dan soft skills) dalam bidang agribisnis lanskap dan pertamanan yang meliputi material pembentuk taman, survei dan pengukuran lahan, konsep dan desain taman, pekerjaan persiapan, pekerjaan konstruksi lanskap, pekerjaan penanaman, perawatan taman, pengelolaan limbah, teknologi dalam lanskap pertamanan dan laporan kemajuan pekerjaan.

Material pembentuk taman

Pada akhir fase F, peserta didik mampu menentukan material lunak (soft material) seperti karakteristik, fungsi dan klasifikasi tanaman (pohon, perdu, semak, tanaman penutup tanah (ground cover) tanaman dasar (rumput), tanaman air dan tanaman merambat). Peserta didik juga dapat mengidentifikasi material keras (hard material) seperti jenis dan fungsi material keras pada taman.

Survei dan pengukuran lahan

Pada akhir fase F, peserta didik mampu menganalisis aspek fisik tapak (tanah, iklim, topografi, hidrologi dan tumbuhan eksisting), menganalisis aspek non fisik (ekonomi, sosial dan budaya), dan menganalisis aktivitas yang dapat dikembangkan pada berbagai kondisi tapak. Peserta didik mampu menggunakan alat untuk menghitung dan mengukur level muka tanah, ketinggian, besaran sudut dan luas menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

Konsep dan desain taman

Pada akhir fase F, peserta didik mampu membuat konsep dan desain taman yang memperhatikan kearifan lokal, menerapkan prinsip ekologi berkelanjutan, unsur dan prinsip desain, notasi softscape serta notasi hardscape. Peserta didik juga mampu membuat gambar site plan, gambar potongan, gambar tampak, dan gambar 3D menggunakan metode manual dan/atau digital.

Perkerjaan persiapan

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pekerjaan persiapan mulai dari membuat jadwal pekerjaan, melakukan sanitasi lahan, melakukan pembentukan muka tanah dan pekerjaan cut and fill menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

Pekerjaan konstruksi lanskap

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pekerjaan pematangan lahan, pekerjaan utilitas (drainase, mekanikal dan kelistrikan), dan melakukan pekerjaan material keras (hardscape) menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

Pekerjaan penanaman

Pada akhir fase F, peserta didik mampu menghitung kebutuhan tanaman, menyiapkan bahan tanam, melakukan pemupukan dasar, menentukan media tanam, membuat lubang tanam, melakukan penanaman berbagai jenis tanaman dan pemasangan steger pohon menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

Perawatan taman

Pada akhir fase F, peserta didik mampu menggunakan alat dan bahan dalam melakukan pemeliharaan tanaman, serta melakukan pemeliharaan terhadap material keras (hard material) menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

Pengelolaan limbah

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pengelolaan limbah dengan menerapkan prinsip 3R (reuse, reduce, dan recycle) mencakup pembuatan pupuk hijau dan kompos menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

Teknologi dalam lanskap pertamanan

Pada akhir fase F, peserta didik mampu membuat sistem irigasi pada taman, vertical garden, dan lubang biopori menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

Laporan kemajuan pekerjaan

Pada akhir fase F, peserta didik mampu membuat laporan kemajuan pekerjaan berupa laporan harian pekerjaan, laporan mingguan, laporan bulanan, dan laporan akhir pekerjaan.

Contoh Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Agribisnis Lanskap dan Pertamanan

Download Contoh ATP 1 Agribisnis Lanskap dan Pertamanan
Download Contoh ATP 1 Agribisnis Lanskap dan Pertamanan