Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Alur Tujuan Pembelajaran Dasar-dasar Teknik Ketenagalistrikan dan Contoh ATP Fase E Kelas 10 SMK

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) memiliki fungsi sebagai acuan perencanaan pembelajaran pada masing-masing mata pelajaran, termasuk mapel Dasar-dasar Teknik Ketenagalistrikan yang tersusun secara sistematis dan logis di dalam fase secara utuh dan menurut urutan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase. Anda dapat mengunduh Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Dasar-dasar Teknik Ketenagalistrikan Fase E Kelas 10 SMK melalui link yang tertera di akhir artikel ini.

Capaian Pembelajaran Umum

Pada akhir fase E peserta didik akan mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai program keahlian Teknik Ketenagalistrikan, dalam rangka menumbuhkan renjana (passion), visi (vision), imajinasi, dan kreativitas untuk merencanakan dan melaksanakan aktivitas belajar.

Proses bisnis menyeluruh di bidang industri ketenagalistrikan

Pada akhir fase E peserta didik mampu memahami proses bisnis pada bidang teknik ketenagalistrikan, meliputi perencanaan instalasi, pembuatan panel, pemeliharaan dan perbaikan mesin yang menggunakan arus listrik, termasuk perawatan peralatan ketenagalistrikan, dan pengelolaan sumber daya manusia dengan memperhatikan potensi dan kearifan lokal.

Perkembangan teknologi dan isu-isu global terkait industri ketenagalistrikan

Pada akhir fase E peserta didik mampu memahami perkembangan industri ketenagalistrikan yang mengalami transformasi menuju Electricity 4.0, digitalisasi, Internet of Things, dan peralatan-peralatan cerdas seperti smart meter, smart sensor, smart appliances and devices, SCADA dan HMI.

Profesi dan kewirausahaan (jobprofile dan technopreneurship) serta peluang usaha di bidang ketenagalistrikan

Pada akhir fase E peserta didik mampu memahami profesi dan kewirausahaan (job-profile dan technopreneurship), serta peluang usaha di bidang ketenagalistrikan, untuk membangun vision dan passion, dengan melaksanakan pembelajaran berbasis proyek nyata sebagai simulasi proyek kewirausahaan.

Teknik dasar proses kerja dan teknologi pada bidang ketenagalistrikan

Pada akhir fase E peserta didik mampu memahami praktik dasar yang terkait dengan seluruh proses kerja dan teknologi yang diaplikasikan dalam bidang ketenagalistrikan, antara lain instalasi listrik, teknik pengukuran, dan pemeliharaan komponen ketenagalistrikan.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Hidup (K3LH) dan budaya kerja industri

Pada akhir fase E peserta didik mampu menerapkan K3LH dan budaya kerja industri, antara lain: praktik-praktik kerja yang aman, bahaya-bahaya di tempat kerja, prosedur-prosedur dalam keadaan darurat, dan penerapan budaya kerja industri (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin).

Teori dasar listrik dan bahan yang digunakan dalam ketenagalistrikan

Pada akhir fase E peserta didik mampu memahami tegangan, arus, tahanan, kapasitansi dan rangkaian dasar kelistrikan, serta jenis-jenis bahan yang digunakan dalam ketenagalistrikan.

Alat tangan dan alat kerja kelistrikan

Pada akhir fase E peserta didik mampu menggunakan alat tangan dan alat kerja kelistrikan, serta melakukan pekerjaan dasar penyambungan kabel dan pemasangan konektor.

Alat ukur dan alat uji kelistrikan

Pada akhir fase E peserta didik mampu menggunakan alat ukur dan alat uji kelistrikan, yang menyangkut konsep dasar kelistrikan, sistem tenaga listrik, dasar elektronika, serta teknik digital.

Perangkat lunak gambar teknik listrik

Pada akhir fase E peserta didik mampu merencanakan, membuat, dan menginterpretasikan gambar kerja dalam pelaksanaan pekerjaan ketenagalistrikan.

Contoh Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Dasar-dasar Teknik Ketenagalistrikan

Download Contoh ATP 1 Dasar-dasar Teknik Ketenagalistrikan