Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Agribisnis Lanskap Dan Pertamanan dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Agribisnis Lanskap Dan Pertamanan SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Agribisnis Lanskap Dan Pertamanan selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Mata pelajaran Agribisnis Lanskap dan Pertamanan merupakan kumpulan unit-unit kompetensi yang dipelajari pada Program Keahlian Agribisnis Tanaman Konsentrasi Keahlian Agribisnis Lanskap dan Pertamanan, yang terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dimiliki sebagai landscape gardener meliputi perencanaan taman, desain taman, pekerjaan pembuatan taman dan pemeliharaan taman yang berdasarkan kepada prinsip-prinsip ekologi berkelanjutan (konservasi air, ketahanan pangan, penggunaan material ramah lingkungan, keanekaragaman hayati, pengendali iklim mikro dan hemat energi).

Fungsi mata pelajaran ini untuk mengembangkan dan meningkatkan kompetensi peserta didik dalam bidang agribisnis lanskap dan pertamanan. Selain itu, sebagai landasan pengetahuan, keterampilan dan sikap untuk mengembangkan kompetensi dalam bidang agribisnis lanskap dan pertamanan pada pembelajaran konsentrasi keahlian di fase F. Sehingga mampu menjadi tenaga teknis siap kerja yang memahami tentang pekerjaan dan peluang bisnis di bidang lanskap dan pertamanan.

Pembelajaran mata pelajaran ini dapat dilakukan menggunakan berbagai metode, strategi, serta model yang sesuai dengan karakteristik kompetensi yang harus dipelajari. Pembelajaran tersebut harus dapat menciptakan pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif serta memberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas, kemandirian dan prakarsa sesuai dengan bakat, minat, renjana, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Model pembelajaran yang dapat digunakan antara lain Project-based Learning, teaching factory, Discovery Learning, Problem-based Learning, Inquiry Learning, serta metode lain yang relevan. Mata pelajaran ini dilakukan dengan ragam kegiatan, seperti pembelajaran di ruang kelas, pembelajaran di area taman atau Ruang Terbuka Hijau, pembelajaran di unit teaching factory, interaksi dengan alumni dan/atau praktisi industri, Praktik Kerja Lapang di industri yang relevan dan pencarian informasi melalui media digital.

Mata pelajaran ini dapat mengakomodasi peserta didik untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan, mengembangkan keterampilan, serta menguatkan pengembangan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menumbuhkan kemandirian, berakhlak mulia terhadap sesama manusia, mampu bergotong royong, menjaga kebhinekaan global, bernalar kritis, kreatif, komunikatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan lingkungan. Selain itu peserta didik memiliki kesempatan untuk mempelajari secara mendalam tema-tema atau isu penting seperti pemanasan global, gaya hidup berkelanjutan, toleransi, budaya, dan kehidupan berdemokrasi, serta dapat menginspirasi dan memberikan kontribusi bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran ini bertujuan untuk membekali peserta didik dengan sikap, pengetahuan, dan keterampilan (hard skills dan soft skills) meliputi:
1. menerapkan proses bisnis secara menyeluruh di bidang agribisnis lanskap dan pertamanan;
2. menerapkan perkembangan teknologi dan isu-isu global perubahan iklim di bidang agribisnis lanskap dan pertamanan terkait dengan perencanaan taman, pembuatan desain taman sederhana, pelaksanaan pembuatan taman, pemeliharaan taman dan produksi tanaman pertamanan;
3. menerapkan prinsip-prinsip ekologi lanskap dalam perencanaan taman, pembuatan desain taman sederhana, pelaksanaan pembuatan taman pemeliharaan taman dan produksi tanaman pertamanan;
4. mengembangkan material pembentuk taman dengan menggunakan tanaman dan bahan yang tersedia sesuai dengan kearifan lokal; dan
5. menerapkan pengelolaan limbah yang dihasilkan dari proses pembuatan taman dan perawatan taman.

Karakteristik

Mata pelajaran ini memiliki komponen pengetahuan, (fakta, konsep, prosedural, dan metakognitif), keterampilan, dan sikap terkait dalam hal perencanaan taman, desain taman, pelaksanaan pembuatan taman, pemeliharaan taman, produksi tanaman pertamanan dan evaluasi pekerjaan dengan menerapkan perkembangan teknologi dan prinsip-prinsip ekologi lanskap.

Ruang lingkup mata pelajaran ini meliputi material pembentuk taman, survei dan pengukuran lahan, konsep dan desain taman sederhana, pekerjaan persiapan, pekerjaan konstruksi lanskap, pekerjaan penanaman, perawatan taman, pengelolaan limbah, teknologi dalam lanskap pertamanan dan laporan kemajuan pekerjaan. Kemampuan tersebut disusun sebagai elemen-elemen pembelajaran berdasarkan kebutuhan dan persyaratan yang ada di industri, dunia usaha sektor lanskap pertamanan dan persyaratan standar kompetensi yang relevan.
Elemen-elemen pada mata pelajaran ini dapat diuraikan sebagai berikut.