Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga adalah salah satu mata pelajaran yang berisi kompetensi yang mendasari penguasaan Akuntansi dan keuangan lembaga untuk profesi Teknisi Akuntansi Junior yaitu suatu proses yang diawali dengan membuat dokumen keuangan, mencatat, mengelompokkan, mengolah, menyajikan data, serta mencatat transaksi yang berhubungan dengan keuangan.

Mata pelajaran Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga berfungsi untuk menumbuhkembangkan kebanggaan pada peserta didik dalam memahami proses bisnis di dunia kerja, memahami perkembangan teknologi dan isu-isu global di industri, mengenali berbagai macam profesi dan okupasi kerja dan peluang usaha, menerapkan aspek-aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Hidup (K3LH), memahami prinsip-prinsip dan konsep akuntansi dasar dan perbankan dasar, serta memahami penggunaan aplikasi pengolah angka/spreadsheet. Selain itu, sebagai landasan pengetahuan dan keterampilan untuk pembelajaran konsentrasi keahlian di kelas XI dan XII.

Mata pelajaran Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga berkontribusi dalam menjadikan peserta didik memiliki kompetensi sebagai staf administrasi keuangan yang berakhlak mulia, memiliki integritas yang tinggi, mampu berkomunikasi, bernegosiasi dan berinteraksi antar budaya, mampu bekerjasama dalam tim, memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap situasi dan lingkungan kerja, mampu mengelola informasi/ gagasan dan bertanggung jawab secara kreatif sesuai bidang pekerjaannya, serta mampu mengelola pekerjaan dengan manajemen waktu yang baik.

Mata pelajaran Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga berkontribusi dalam membentuk peserta didik memiliki keahlian pada bidang akuntansi dan keuangan lembaga, dan mengembangkan kapasitas peserta didik dalam bernalar kritis, mandiri, kreatif dan adaptif. Peserta didik yang memahami Dasar-Dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga diharapkan mampu meningkatkan sikap dan karakter kebhinekaan global, menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas dan mandiri.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga bertujuan membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap (soft skills dan hard skills):
1. Memahami proses bisnis di bidang akuntansi dan keuangan lembaga;
2. Memahami perkembangan teknologi di industri dan dunia kerja serta isu-isu global di bidang akuntansi dan keuangan lembaga;
3. Memahami profil entrepreneur, peluang pekerjaan/profesi dan peluang usaha di bidang akuntansi dan keuangan lembaga;
4. Memahami lingkup kerja pada bidang akuntansi dan keuangan lembaga;
5. Menerapkan aspek-aspek Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH);
6. Memahami etika profesi di bidang akuntansi dan keuangan lembaga;
7. Memahami prinsip-prinsip dan konsep akuntansi dasar dan perbankan dasar;
8. Memahami penggunaan aplikasi pengolah angka/spreadsheet.

Karakteristik

Mata pelajaran Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga memiliki kompetensi pengetahuan dasar akuntansi dan keuangan Lembaga, mulai memahami aspek-aspek keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan hidup (K3LH), etika profesi di bidang Akuntansi dan Keuangan Lembaga, prinsip-prinsip dan konsep Akuntansi Dasar dan Perbankan Dasar, serta penggunaan aplikasi pengolah angka/spreadsheet.

Mata pelajaran Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga adalah fondasi dari program keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga yang merupakan salah satu mata pelajaran yang memiliki karakteristik yang berbeda dengan mata pelajaran lain. Adapun karakteristiknya tersebut antara lain: mata pelajaran akuntansi membutuhkan nalar dan pemikiran yang mendalam, mata pelajaran akuntansi merupakan mata pelajaran yang hierarkis, dimana antara materi dari awal sampai akhir saling berhubungan dan berkaitan, mata pelajaran akuntansi membutuhkan ketelitian, ketekunan dan kesabaran dalam menyelesaikan materi pembelajaran.

Pembelajaran mata pelajaran Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga dilakukan melalui:
1. Pembelajaran di kelas;
2. Pembelajaran di laboratorium praktek dan manual;
3. Pembelajaran teaching factory;
4. Interaksi dengan alumni, guru tamu dan praktisi;
5. Kunjungan lapangan atau industri baik skala kecil maupun besar;
6. Pencarian informasi melalui media digital.
Tahap pembelajaran soft skills ini membutuhkan porsi waktu dominan (sekitar 75%) dari alokasi waktu yang tersedia di kelas X, sebelum mempelajari aspek hard skills sebagaimana tercantum pada elemen mata pelajaran. Melalui penguatan soft skills diharapkan peserta didik memiliki passion dan vision yang kuat sebagai modal memasuki dunia kerja pada jenis pekerjaan antara lain staf akuntansi, staf administrasi keuangan, staf perpajakan, operator komputer akuntansi, teller, customer service bank, dan pekerjaan lain yang relevan.

Proses pembelajaran dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi belajar. Model pembelajaran dapat menggunakan project-based learning, discovery learning, inquiry learning, problem-based learning serta model-model pembelajaran lainnya sesuai dengan karakteristik materi dan tujuan pembelajaran. Metode pembelajaran dapat berupa ceramah, diskusi, observasi, dan demonstrasi. Penilaian meliputi aspek pengetahuan (tes dan non tes), sikap (observasi) dan keterampilan (proses, produk dan portofolio).