Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Kehutanan dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Dasar-dasar Kehutanan SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Kehutanan selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Dasar-dasar Kehutanan adalah mata pelajaran yang berisi kompetensi-kompetensi yang mendasari penguasaan keahlian kehutanan secara umum. Mata pelajaran Dasar-dasar Kehutanan berfungsi membekali peserta didik mampu melakukan pencarian pengetahuan materi pelajaran melalui berbagai aktivitas saintifik untuk menemukan sendiri berbagai fakta, membangun konsep dan nilai-nilai baru. Selain itu, mata pelajaran tersebut menjadi landasan pengetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan kompetensi di bidang kehutanan pada konsentrasi pembelajaran di kelas XI dan XII.

Indonesia adalah salah satu negara dengan hutan tropis yang paling luas dan kaya keanekaragaman hayatinya di dunia. Jutaan masyarakat Indonesia masih menggantungkan keberlangsungan hidup dan perekonomian mereka dari hasil hutan. Lebih jauh lagi, Indonesia juga disebut sebagai negara yang menjadi salah satu paru-paru penting dunia. Untuk itu, diperlukan generasi muda yang memiliki pengetahuan dan keterampilan pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Food and Agriculture Organization (FAO) mendefinisikan pengelolaan hutan secara berkelanjutan sebagai konsep yang dinamis dan mengalami evolusi, bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan nilai-nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan berbagai jenis hutan untuk kepentingan generasi sekarang dan akan datang. Bila hutan dan pohon dikelola secara berkelanjutan, akan memberikan kontribusi besar untuk manusia dan planet bumi. Meningkatkan kesejahteraan, menyediakan air dan udara yang bersih, menjaga keanekaragaman hayati dan merupakan strategi penting dalam menangani masalah perubahan iklim.

Mata pelajaran Dasar-dasar Kehutanan berperan dalam mempersiapkan generasi muda untuk memiliki pemahaman yang utuh tentang pentingnya hutan bagi dunia ini, ekologi hutan, bagaimana pengelolaan hutan yang berkelanjutan baik secara tradisional maupun secara modern. Mata pelajaran ini berkontribusi dalam memampukan peserta didik menjadi ahli pada dasar-dasar kehutanan dan memiliki karakter bernalar kritis (critical thinking), berdisiplin, mandiri, bekerja-sama (teamwork), bertanggung-jawab, berintegritas, berinisiatif, kreatif, menyelesaikan tugas dan pekerjaan tepat waktu, komunikatif, kepemimpinan (leadership) dan adaptif. Peserta didik yang memahami Dasar-dasar Kehutanan diharapkan dapat menjadi masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Dasar-dasar Kehutanan bertujuan membekali peserta didik dengan dasar-dasar pengetahuan, keterampilan dan sikap (soft skills dan hard skills):
1. Memahami proses bisnis secara menyeluruh di bidang kehutanan;
2. Memahami perkembangan teknologi di bidang kehutanan dan isu-isu global terkait kehutanan dan upaya penanggulangannya pada tingkat lokal;
3. Memahami profil agripreneur, peluang usaha dan peluang kerja /profesi di bidang kehutanan;
4. Memahami konsep dasar konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya;
5. Memahami prinsip pengelolaan hutan secara berkelanjutan;
6. Memahami penanganan pekerjaan/komoditas kehutanan sesuai prosedur, keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan hidup (K3LH).

Karakteristik

Mata pelajaran Dasar-dasar Kehutanan merupakan fondasi mempelajari program keahlian kehutanan. Pada awal pembelajaran peserta didik dikenalkan kepada lapangan kerja, jabatan kerja atau peluang kerja dan wirausaha setelah lulus, dan konsentrasi yang akan dipelajari di kelas XI dan XII, agar dapat menumbuhkan passion (renjana), vision (visi), imajinasi dan kreativitas melalui:
1. Pembelajaran di ruang kelas;
2. Pembelajaran di laboratorium/workshop/bangsal unit-unit yang relevan;
3. Pembelajaran di unit teaching factory;
4. Pembelajaran membuat projek sederhana;
5. Berinteraksi dengan alumni dan atau praktisi industri;
6. Berkunjung ke industri kehutanan;
7. Pencarian informasi melalui media digital.

Perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran harus sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan tujuan yang ingin dicapai. Pelaksanaan pembelajaran dapat menggunakan model pembelajaran berbasis projek (project-based learning), discovery learning, pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning), atau inquiry learning serta metode antara lain ceramah, tanya jawab, diskusi, observasi, peragaan atau demonstrasi yang dipilih berdasarkan karakteristik materi dan tujuan pembelajarn. Penilaian meliputi aspek pengetahuan melalui tes dan non-tes, aspek sikap melalui observasi, catatan kejadian menonjol (anecdotal record), penilaian antar-teman, dan penilaian diri serta aspek keterampilan melalui penilaian unjuk kerja, produk, portofolio dan studi kasus. Pembelajaran Dasar-dasar Kehutanan dapat dilakukan dengan sistem blok (block system) disesuaikan dengan karakteristik elemen yang dipelajari.