Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Layanan Kesehatan dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Dasar-dasar Layanan Kesehatan SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Layanan Kesehatan selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Dasar-dasar Layanan Kesehatan adalah mata pelajaran yang berisi kompetensi-kompetensi yang mendasari penguasaan keahlian layanan kesehatan. Kompetensi ini merupakan kemampuan yang harus dimiliki asisten tenaga kesehatan dalam melakukan pelayanan prima dan esensial terhadap individu, keluarga, dan masyarakat yang sehat maupun yang sakit mencakup hajat hidup manusia untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal, serta langkah-langkah kerja dalam praktik layanan kesehatan.

Mata pelajaran Dasar-dasar Layanan Kesehatan membekali peserta didik dengan kemampuan melaksanakan kegiatan pelayanan sesuai dengan kebutuhan klien meliputi: pelayanan kesehatan tanpa diskriminasi, pemahaman tentang pelayanan prima kepada klien, teknik asesmen kebutuhan klien, penyusunan tahapan pekerjaan dan proses pelayanan, pelaksanaan pelayanan dan evaluasi hasil pelayanan.

Mata pelajaran ini berkontribusi dalam membentuk peserta didik yang memiliki keahlian pada bidang layanan kesehatan, meningkatkan lebih lanjut kemampuan logika dan teknologi digital (computational thinking), yaitu suatu cara berpikir yang memungkinkan untuk menguraikan suatu masalah menjadi beberapa bagian yang lebih kecil dan sederhana, menemukan pola masalah, serta menyusun langkah-langkah solusi mengatasi masalah. Penguasaan kemampuan dasar-dasar layanan kesehatan akan membiasakan peserta didik bernalar kritis dalam menghadapi permasalahan, bekerja mandiri, serta kreatif dalam menemukan solusi permasalahan kehidupan.

Melalui lingkup materi tersebut diharapkan dapat membentuk peserta didik menjadi pribadi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki akhlak yang baik kepada sesama, mandiri, berpikir kritis, dan kreatif.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Dasar-dasar Layanan Kesehatan bertujuan membekali peserta didik dengan dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, sikap (hard skills dan soft skills):
1. Memahami proses bisnis secara menyeluruh dalam bidang layanan kesehatan yang meliputi penerimaan klien, identifikasi kebutuhan klien, perencanaan pemberian layanan, pelaksanaan pemberian layanan, evaluasi pemberian layanan;
2. Memahami perkembangan jenis-jenis layanan kesehatan serta perkembangan teknologi fasilitas dan peralatan layanan kesehatan;
3. Memahami teknik dasar layanan kesehatan dengan layanan prima;
4. Memahami profil doctorpreneur, job profile, peluang usaha dan bekerja/profesi di bidang layanan kesehatan;
5. Memahami pertumbuhan dan perkembangan manusia;
6. Memahami anatomi dan fisiologi manusia.

Karakteristik

Mata Pelajaran Dasar-dasar Layanan Kesehatan merupakan fondasi dalam layanan kesehatan prima. Pada awal pembelajaran peserta didik dikenalkan pada lapangan kerja, jabatan kerja yang dapat dimasuki setelah lulus, dan konsentrasi-konsentrasi keahlian yang dapat dipilih di kelas XI dan XII. Untuk menumbuhkan passion (renjana), vision (visi), imajinasi, dan kreativitas, pembelajaran dilakukan dengan berbagai cara antara lain melalui:
1. Pembelajaran di kelas;
2. Pembelajaran di laboratorium;
3. Projek sederhana;
4. Berinteraksi dengan alumni atau praktisi dunia kerja;
5. Berkunjung ke industri atau lapangan kerja yang relevan;
6. Pencarian informasi melalui media digital.
Tahap ini pengembangan soft skills ini membutuhkan porsi waktu dominan dari alokasi waktu yang tersedia di kelas X, sebelum mempelajari aspek-aspek hardskills sebagaimana tercantum pada elemen mata pelajaran.

Pelaksanaan pembelajaran dapat menggunakan model pembelajaran berbasis projek (project-based learning), discovery learning, pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning), atau inquiry learning serta metode belajar antara lain ceramah, tanya jawab, diskusi, observasi, peragaan atau demonstrasi yang dipilih berdasarkan karakteristik materi dan tujuan pembelajaran. Penilaian meliputi aspek pengetahuan melalui tes dan non tes, aspek sikap melalui observasi, catatan kejadian menonjol (anecdotal record), penilaian antar teman, dan penilaian diri serta aspek keterampilan melalui penilaian proses, produk, portofolio, dan studi kasus.