Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Nautika Kapal Niaga dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Dasar-dasar Nautika Kapal Niaga SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Nautika Kapal Niaga selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Dasar-dasar Nautika Kapal Niaga membekali peserta didik dengan kompetensi dasar-dasar nautika kapal niaga meliputi Prosedur Darurat dan SAR, Undang undang pelayaran dan Konvensi Internasional, Kepedulian Lingkungan dan Pencegahan Polusi, dan Budaya Keselamatan, Keamanan dan Pelayanan.

Kompetensi Prosedur Darurat dan SAR meliputi mengidentifikasi tipe dan skala keadaan darurat untuk melakukan tindakan menangani situasi dan keadaan darurat di kapal. Undang-undang pelayaran dan Konvensi Internasional yaitu mengidentifikasi persyaratan peraturan tentang keselamatan di laut, keamanan dan perlindungan lingkungan laut.

Kepedulian lingkungan dan pencegahan polusi meliputi pelaksanaan prosedur pengawasan pengoperasian kapal, persyaratan peraturan international Maritime Pollution; budaya keselamatan, keamanan dan pelayanan; penggunaan perlengkapan keselamatan dan perlindungan; pelaksanaan pengawasan terhadap prosedur kerja yang baik untuk memastikan awak kapal dan kapal dalam kondisi terlindungi dengan baik; pelaksanaan pengawasan terhadap prosedur perlindungan lingkungan laut; dan pelaksanaan tindakan berkelanjutan dalam merespon keadaan darurat setiap saat.

Dasar-dasar Nautika Kapal Niaga berfungsi membekali peserta didik mengimplementasikan kesadaran tentang pentingnya aturan-aturan yang berlaku, kepedulian lingkungan, keselamatan, keamanan dan pelayanan di kapal, serta sijil keadaan darurat serta membentuk sikap peserta didik, menghargai kerja individu dan kelompok (gotong royong), mandiri, jujur, obyektif, terbuka, ulet, kritis dalam aktivitas sehari-hari dan mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Mata pelajaran Dasar-dasar Nautika Kapal Niaga berkontribusi dalam memampukan peserta didik menjadi ahli pada bidang Nautika Kapal Niaga, membekali peserta didik dalam bernalar kritis, mandiri, dan kreatif dan adaptif. Peserta didik yang memahami Dasar-dasar Nautika Kapal Niaga diharapkan mampu meningkatkan keimanan dengan mengakui kebesaran Tuhan YME yang menciptakan bumi dan seisinya, makhluk hidup yang tumbuh dan berkembang bertebaran di laut, sehingga akan menumbuhkan rasa ingin tahu, jujur, bertanggung-jawab, kritis dan peduli lingkungan.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Dasar-dasar Nautika Kapal Niaga bertujuan membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan dasar yang terkait dengan operasionalisasi kapal niaga, termasuk pengetahuan tentang bangunan atau konstruksi kapal dan stabilitas kapal untuk menumbuh- kembangkan minat peserta didik terhadap kompetensi keahliannya dengan dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, dan sikap (hard skills dan soft skills) meliputi:
1. Memahami proses bisnis di dunia kerja bidang Nautika Kapal Niaga;
2. Memahami perkembangan teknologi yang digunakan dan dunia kerja bidang Nautika Kapal Niaga;
3. Memahami profil entrepreneur, job-profile, dan peluang usaha/bekerja di bidang Nautika Kapal Niaga;
4. Memahami lingkup kerja pada bidang Nautika Kapal Niaga;
5. Memahami Tindakan Penanganan Keadaan Darurat secara cepat, tepat dan terkendali;
6. Memahami Undang-undang Pelayaran dan Konvensi Internasional (Basic Knowledge of IMO Convention) yang relevan pada keselamatan kehidupan di laut, keamanan dan perlindungan lingkungan laut;
7. Memahami Kepedulian lingkungan dan Pencegahan polusi (Environment Awareness and Pollution of Prevention) pencemaran lingkungan laut;
8. Memahami Budaya Keselamatan, keamanan dan pelayanan (Safety, Security and Service Culture) terhadap rekan kerja kru kapal maupun terhadap penumpang kapal;
9. Memahami Konstruksi dan Stabilitas (Ship Construction and Stability) dalam dunia pelayaran, agar kapal tidak mengalami kecelakaan baik dari faktor internal (kapal sendiri) maupun faktor eksternal (cuaca buruk).

Karakteristik

Mata pelajaran Dasar-dasar Nautika Kapal Niaga memiliki karakteristik tersendiri. Mata pelajaran ini berkonsentrasi pada kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh Pelaut Kapal Niaga yaitu peraturan dalam menghadapi keadaan darurat dengan tetap memperhatikan hukum maritim dan peraturan yang berlaku.

Pada awal pembelajaran peserta didik dikenalkan pada lapangan kerja, jabatan kerja atau pekerjaan dan peluang usaha yang dapat dimasuki setelah lulus pendidikan, dan konsentrasi keahlian yang dapat dipelajari di kelas XI dan XII untuk menumbuhkan passion (renjana), vision (visi), imajinasi, dan kreativitas melalui:
1. Pembelajaran di kelas;
2. Pembelajaran di Laboratorium Bahari;
3. Projek dan Praktik;
4. Berinteraksi dengan alumni, guru tamu dari praktisi industri;
5. Berkunjung ke industri yang relevan;
6. Workshop atau mengikutsertakan Diklat Basic Safety Training (BST);
7. Pencarian informasi melalui media digital.
Tahap internalisasi wawasan serta soft skills membutuhkan porsi dominan (sekitar 75%) dari waktu yang tersedia di kelas X, sebelum mempelajari aspek hard skills yang lebih spesifik.

Perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran harus sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan tujuan yang ingin dicapai. Pelaksanaan pembelajaran dapat menggunakan model pembelajaran pembelajaran berbasis projek (project-based learning), discovery learning, pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning), discovery learning, inquiry learning atau model lainnya, serta berbagai metode antara lain ceramah, tanya jawab, diskusi, observasi, peragaan atau demonstrasi yang dipilih berdasarkan karakteristik materi.

Penilaian meliputi aspek pengetahuan melalui tes dan non-tes, aspek sikap melalui observasi, catatan kejadian menonjol (anecdotal record), penilaian antar-teman, dan penilaian diri serta aspek keterampilan melalui penilaian proses, produk, portofolio dan studi kasus. Pembelajaran Dasar-dasar Nautika Kapal Niaga dapat dilakukan dengan sistem blok disesuaikan dengan karakteristik elemen materi yang dipelajari.