Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Teknik Energi Terbarukan dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Dasar-dasar Teknik Energi Terbarukan SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Teknik Energi Terbarukan selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Dasar-dasar Teknik Energi Terbarukan adalah Mata Pelajaran yang berisi kompetensi-kompetensi yang mendasari penguasaan Program Keterampilan Teknik Energi Terbarukan. Mata Pelajaran Dasar-dasar Teknik Energi Terbarukan Berfungsi untuk memberikan bekal kemampuan dasar dalam Program Keterampilan Teknik Energi Terbarukan. Muatan kompetensinya meliputi teknik energi hidro dan angin, teknik energi surya, bahan bakar nabati, serta pembangkit energi biomassa.

Mata Pelajaran Dasar-dasar Teknik Energi Terbarukan meliputi wawasan bidang energi terbarukan, prinsip-prinsip K3LH (Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Lingkungan Hidup), sketsa membaca dan gambar teknik, konsep dasar dan perhitungan konversi energi hidro, radiasi matahari, energi angin, dan energi biomassa, alat ukur dan alat uji.

Masing-masing materi tersebut mengajarkan tahapan-tahapan hard skills dan soft skills dengan model pembelajaran berbasis projek yang akan menginternalisasikan bernalar kritis, kreatif, mandiri dan bergotong royong yang mudah dipahami dan diikuti oleh peserta didik yang memahami dasar-dasar Teknik Energi Terbarukan diharapkan dapat menjadi masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, bernalar kritis, mandiri, kreatif, komunikatif dan adaptif terhadap lingkungan.

Tujuan Pembelajaran

Mata Pelajaran Dasar-dasar Teknik Energi Terbarukan bertujuan membekali Peserta Didik agar memiliki kemampuan dalam bidang pengetahuan, keterampilan, dan sikap (hard skills dan soft skills) meliputi:
1. Memahami proses bisnis bidang teknik energi terbarukan;
2. Memahami perkembangan teknologi dan isu-isu global terkait industri energi terbarukan;
3. Memahami profesi dan kewirausahaan (job-profile dan technopreneurship) serta peluang usaha di dunia kerja industri energi terbarukan;
4. Menerapkan K3LH (Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Lingkungan Hidup) di tempat kerja;
5. Menggambar komponen alat lingkup energi terbarukan;
6. Memahami konsep dasar dan perhitungan konversi energi hidro, radiasi matahari, energi angin, dan energi Biomassa;
7. Memahami alat ukur dan alat uji listrik dan elektronika.

Karakteristik

Mata Pelajaran Dasar-dasar Teknik Energi Terbarukan merupakan dasar untuk mempelajari materi teknik energi hidro dan angin, teknik energi surya, bahan bakar nabati, serta pembangkit energi biomassa. Materi Pembelajaran Dasar-dasar Teknik Energi Terbarukan merupakan pengetahuan yang bersifat multidisiplin. Pendalaman lebih lanjut diantaranya mempelajari materi-materi prinsip-prinsip K3LH (Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Lingkungan Hidup), sketsa membaca dan gambar teknik, konsep dasar dan perhitungan konversi energi hidro, radiasi matahari, energi angin, dan energi biomassa, alat ukur dan alat uji
Proses Pembelajaran Dasar-dasar Teknik Energi Terbarukan mencakup teori, praktek dan Kegiatan merupakan kegiatan pembelajaran di bengkel atau lapangan. Pengelolaan pembelajaran dilakukan secara team teaching, moving class dan rotasi. Konversi energi yang merupakan upaya pembuktian teori menjadi aplikasi yang bersifat model. Idealnya kegiatan praktik dilakukan setelah kegiatan. Akan tetapi apabila fasilitas belum mendukung, maka dapat dilakukan secara rotasi di bengkel kerja mesin, bengkel fabrikasi, laboratorium survey dan gambar, laboratorium kelistrikan, laboratorium elektronika, laboratorium biogas, serta laboratorium biomassa.
Penyajian mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Energi Terbarukan menganut asas belajar tuntas dan maju berkelanjutan dengan tingkat ketuntasan materi diharapkan 100%, dengan catatan ketentuan minimal ketuntasan tergantung pada pentingnya kompetensi, atau merupakan kompetensi yang prinsip, atau merupakan kompetensi yang memiliki resiko tinggi. Bagi kompetensi prasyarat bagi penguasaan kompetensi selanjutnya, maka kompetensi tersebut harus dicapai terlebih dulu.
Bila tingkat ketuntasan yang ditentukan telah dicapai, peserta didik dapat melanjutkan kegiatannya fase berikutnya. Bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan yang ditentukan (misalnya 80%) perlu dibantu dengan pembelajaran remedial.
Pada awal pembelajaran peserta didik dikenalkan pada lapangan kerja, jabatan kerja setelah lulus dari program keahlian di satuan pendidikan, dan konsentrasi yang dapat dipelajari pada kelas XI dan XII untuk menumbuhkan passion (renjana), vision (visi), imajinasi, dan kreativitas melalui:
1. Pembelajaran di kelas;
2. Pembelajaran di bengkel;
3. Projek sederhana;
4. Berinteraksi dengan alumni yang sudah berkarir dan praktisi industri;
5. Berkunjung ke industri yang relevan;
6. Pencarian informasi melalui media digital
Tahap ini membutuhkan porsi dominan (75%) pada pembelajaran sebelum mempelajari aspek hardskills sebagaimana tercantum pada elemen mata pelajaran.

Perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran harus sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan tujuan yang dicapai. Pelaksanaan pembelajaran dapat menggunakan model pembelajaran berbasis projek (project-based learning), discovery learning, pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning), atau inquiry learning serta metode antara lain ceramah, tanya jawab, diskusi, observasi, peragaan atau demonstrasi yang dipilih berdasarkan karakteristik materi. Penilaian meliputi aspek pengetahuan melalui tes dan non-tes, sikap melalui observasi, catatan kejadian menonjol (anecdotal record), penilaian antar-teman, dan penilaian diri serta keterampilan melalui penilaian proses, produk, portofolio dan studi kasus). Pembelajaran Dasar-dasar Teknik Energi Terbarukan dapat dilakukan secara sistem blok (block system) disesuaikan dengan karakteristik elemen yang dipelajari.