Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Teknik Konstruksi Kapal dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Dasar-dasar Teknik Konstruksi Kapal SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Teknik Konstruksi Kapal selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Mata Pelajaran Dasar-dasar Teknik Konstruksi Kapal merupakan mata pelajaran yang berisikan kompetensi-kompetensi yang harus dimiliki peserta didik pada program keahlian Teknik Konstruksi Kapal sebelum mendapatkan kompetensi yang lainnya.

Mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Konstruksi Kapal berfungsi untuk membekali peserta didik pengetahuan dan keterampilan dasar Teknik Konstruksi Kapal yang nantinya akan digunakan sebagai dasar dalam mempelajari mata pelajaran Teknik Konstruksi Kapal lainnya, misalnya: Konstruksi Bangunan Kapal, Menggambar Teknik Konstruksi Kapal dengan CAD, Pembuatan dan Perakitan Komponen Kapal, Perlengkapan, Sistem dan Outfitting dalam Kapal.

Mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Konstruksi Kapal harus dikuasai atau menjadi milik setiap peserta didik, oleh sebab itu proses pembelajaran (pembelajaran di kelas, pembelajaran di bengkel, proyek sederhana, berinteraksi dengan alumni atau praktisi industri, berkunjung pada industri yang relevan, pembelajaran mandiri melalui literatur-literatur yang relevan) harus sangat diperhatikan untuk menumbuhkan passion (renjana), vision (visi), imajinasi, dan kreativitas peserta didik.

Setelah mempelajari mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Konstruksi Kapal peserta didik tidak hanya mampu membaca dan menerapkan gambar konstruksi kapal sesuai spesifikasinya saja, akan tetapi juga pengenalan prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup (K3LH), serta beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, bernalar kritis, mandiri, kreatif, bergotong royong dan peduli terhadap lingkungan.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Konstruksi Kapal bertujuan membekali dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, dan sikap (hard skills dan soft skills) meliputi:
1. Memahami proses bisnis secara menyeluruh bidang manufaktur dan rekayasa konstruksi kapal;
2. Memahami perkembangan teknologi di dunia kerja dan isu-isu global terkait dunia industri manufaktur dan rekayasa konstruksi kapal;
3. Memahami profesi dan kewirausahaan (job-profile dan technopreneurship), serta peluang usaha di bidang manufaktur dan rekayasa konstruksi kapal;
4. Memahami teknik dasar proses produksi pada industri manufaktur dan rekayasa konstruksi kapal;
5. Menerapkan K3LH di tempat kerja;
6. Menggambar konstruksi kapal;
7. Menerapkan informasi dalam gambar dan spesifikasi;
8. Memahami penerapan industri 4.0 pada lingkup Teknik Konstruksi Kapal.

Karakteristik

Pada awal pembelajaran disampaikan pada peserta didik bahwa perkembangan teknologi konstruksi kapal yang begitu pesat memegang peranan yang begitu penting di semua bidang industri. Peserta didik dikenalkan dengan industri dan dunia kerja yang berkaitan dengan dasar-dasar teknik konstruksi kapal dan isu-isu penting dalam bidang manufaktur dan rekayasa seperti optimasi otomasi dan pengendalian limbah. Peserta didik dikenalkan dengan jenis-jenis industri dan dunia kerja sebagai peluang untuk bekerja setelah lulus. Untuk menumbuhkan passion (renjana), vision (visi), imajinasi, dan kreativitas dapat dilaksanakan melalui:
1. Pembelajaran di kelas;
2. Pembelajaran di bengkel/workshop;
3. Kegiatan pembelajaran berbasis proyek sederhana;
4. Interaksi dengan alumni, guru tamu dari industri/praktisi bidang konstruksi kapal untuk menumbuhkan minat dan motivasi siswa;
5. Kunjungan industri untuk mengenalkan dunia kerja yang sesungguhnya;
6. Pencarian informasi melalui media digital.
Tahap internalisasi wawasan serta soft skills ini membutuhkan porsi dominan (sekitar 75%) dari waktu yang tersedia pada kelas X, sebelum mempelajari aspek hard skills yang lebih spesifik.

Perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran harus sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan tujuan yang ingin dicapai. Pelaksanaan pembelajaran dapat menggunakan model pembelajaran berbasis projek (project-based learning), discovery learning, pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning), atau inquiry learning serta metode antara lain ceramah, tanya jawab, diskusi, observasi, peragaan atau demonstrasi yang dipilih berdasarkan karakteristik materi. Penilaian meliputi aspek pengetahuan melalui tes dan non-tes, sikap melalui observasi, catatan kejadian menonjol (anecdotal record), penilaian antar-teman, dan penilaian diri serta keterampilan melalui penilaian proses, produk, portofolio dan studi kasus. Pembelajaran Dasar-dasar Teknik Konstruksi Kapal dapat dilakukan secara sistem blok disesuaikan dengan karakteristik elemen materi yang dipelajari.