Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Teknik Laboratorium Medik dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Dasar-dasar Teknik Laboratorium Medik SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Teknik Laboratorium Medik selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Dasar-dasar Teknik Laboratorium Medik adalah mata pelajaran yang berisi kompetensi-kompetensi yang mendasari penguasaan keahlian Teknik Laboratorium Medik dalam melakukan pelayanan prima dan essential di laboratorium medik yang berkualitas. Pada tingkat selanjutnya akan diajarkan berbagai kompetensi seperti pengukuran, penetapan, dan pengujian terhadap bahan yang berasal dari manusia untuk penentuan jenis penyakit, penyebab penyakit, kondisi kesehatan dan faktor yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan perorangan dan masyarakat.

Mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Laboratorium Medik berfungsi untuk mempersiapkan peserta didik sebelum memperoleh pembekalan materi pemeriksaan spesimen di laboratorium medik (pra-analitik). Dengan demikian peserta didik diarahkan untuk menemukan sendiri berbagai fakta, membangun sikap dan nilai-nilai baru secara mandiri. Membekali peserta didik agar mampu menumbuhkan jiwa wirausaha atau bekerja dalam jabatan-jabatan di dunia usaha dan dunia kerja di bidang pekerjaan laboratorium medik juga mendukung untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi vokasi dengan jurusan yang sejenis.

Mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Laboratorium Medik membentuk peserta didik memiliki keahlian pada bidang layanan laboratorium medik, meningkatkan lebih lanjut kemampuan logika dan teknologi digital (computational thinking), yaitu suatu cara berpikir yang memungkinkan untuk menguraikan suatu masalah menjadi beberapa bagian yang lebih kecil dan sederhana, menemukan pola masalah, serta menyusun langkah-langkah solusi mengatasi masalah. Penguasaan kemampuan Dasar-dasar Teknik Laboratorium Medik akan membiasakan peserta didik bernalar kritis dalam menghadapi permasalahan, bekerja mandiri, serta kreatif dalam menemukan solusi permasalahan kehidupan.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Laboratorium Medik bertujuan untuk membekali peserta didik dengan dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, dan sikap (hard skill dan soft skill):


1. Memahami proses bisnis layanan laboratorium medik yang meliputi: penerimaan klien, identifikasi kebutuhan klien, perencanaan pemberian layanan, pelaksanaan pemberian layanan, evaluasi pemberian layanan.
2. Memahami perkembangan jenis-jenis layanan laboratorium medik, perkembangan teknologi fasilitas, dan peralatan layanan laboratorium medik.
3. Memahami teknik dasar layanan laboratorium medik.
4. Memahami profil doctorpreneur, job profile, peluang usaha dan bekerja/profesi di bidang layanan laboratorium medik;
5. Memahami peralatan laboratorium medik.
6. Memahami bahan yang digunakan di laboratorium medik.
7. Memahami penanganan sampel di laboratorium medik.

Karakteristik

Penguatan soft skills dalam mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Laboratorium Medik menjadi sangat penting sebagai pembekalan dasar di dalam membangun etos kerja, yang meliputi komunikasi, kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, dan membangun kecintaan terhadap bidang pekerjaan teknik laboratorium medik. Mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Laboratorium Medik merupakan fondasi yang harus dikuasai oleh peserta didik sebelum mempelajari mata pelajaran kejuruan selanjutnya, melalui penguasaan terhadap muatan-muatan kompetensi yang dipilih dari berbagai ilmu yang relevan, antara lain hematologi, imunoserologi, mikrobiologi kesehatan dan kimia klinik.

Pelaksanaan pembelajaran dapat menggunakan model pembelajaran berbasis proyek (project-based learning), discovery learning, pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning), atau inquiry learning serta metode antara lain ceramah, tanya jawab, diskusi, observasi, peragaan atau demonstrasi yang dipilih berdasarkan karakteristik materi dan tujuan yang ingin dicapai. Penilaian meliputi aspek pengetahuan melalui tes dan non-tes, aspek sikap melalui observasi, catatan kejadian menonjol (anecdotal record), penilaian antar-teman, dan penilaian diri serta aspek keterampilan melalui penilaian proses, produk, portofolio dan studi kasus.

Peserta didik dapat menerapkan dan penguasaan pengetahuan dan keterampilan yang dipelajari pada langkah-langkah kerja dasar pekerjaan asisten teknisi laboratorium medik melalui pengenalan pada lapangan kerja, jabatan kerja setelah lulus, dan konsentrasi keahlian yang dapat dipilih di kelas XI dan XII. Untuk menumbuhkan passion (renjana), vision (visi), imajinasi, dan kreativitas pembelajaran dapat dilakukan melalui:
1. Pembelajaran di kelas;
2. Pembelajaran di laboratorium medik;
3. Proyek sederhana;
4. Berinteraksi dengan alumni atau praktisi industri;
5. Berkunjung ke industri yang relevan;
6. Pencarian informasi melalui media digital.
Tahap ini membutuhkan porsi waktu dominan dari alokasi waktu yang disediakan di kelas X, sebelum mempelajari aspek-aspek hard skills sebagaimana tercantum pada elemen mata pelajaran.