Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Teknik Logistik dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Dasar-dasar Teknik Logistik SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Teknik Logistik selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Dasar-dasar Teknik Logistik adalah pelajaran yang mempelajari dasar-dasar keilmuan dan ruang lingkup teknik logistik, sebagai penunjang pembelajaran program keahlian Teknik Logistik. Mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Logistik berfungsi agar peserta didik mampu memahami dan menerapkan dasar-dasar keterampilan teknik Logistik yang akan membekalkan pengetahuan, keterampilan, nilai sikap dan minat peserta didik agar dapat melakukan sesuatu dalam bentuk kemahiran, ketetapan dan keberhasilan dengan penuh tanggung jawab pada mata pelajaran kejuruan lanjutan baik di konsentrasi tata kelola logistik, teknik pengendalian produksi serta yang lainnya.

Mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Logistik penting dikuasai untuk menumbuhkan passion (renjana), vision (visi), imajinasi, dan kreativitas peserta didik untuk berwirausaha atau berkarir sesuai dengan konsentrasi-konsentrasi yang ada di program keahlian Teknik Logistik. Untuk dapat menguasai mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Logistik dapat dilakukan melalui pembelajaran di kelas, pembelajaran mandiri dengan memanfaatkan literatur terkait, mengerjakan proyek-proyek sederhana, melakukan interaksi dengan alumni, wirausahawan atau praktisi dari dunia kerja, serta berkunjung ke industri-industri yang relevan.

Mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Logistik berkontribusi dalam memampukan peserta didik menjadi warga yang tidak hanya memahami dasar-dasar teknik logistik, namun mampu mengembangkan kemampuan untuk bersikap, berpengetahuan, berketerampilan, dan bertindak secara bertanggung jawab serta tetap bernalar kritis, mandiri, gotong royong, kreatif dan adaptif dengan lingkungan hidup pada abad ke-21 serta dapat menjadi masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, bernalar kritis, mandiri, kreatif, komunikatif dan adaptif terhadap lingkungan.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran dasar teknik Logistik bertujuan untuk membekali peserta didik agar mampu memahami dan menerapkan prinsip-prinsip dasar teknik Logistik yakni:

1. Memahami proses bisnis bidang logistik atau teknik industri secara menyeluruh pada berbagai industri;
2. Memahami perkembangan sistem logistik di industri dan dunia kerja serta isu-isu global terkait sistem logistik dan teknik industri;
3. Memahami profesi dan kewirausahaan (job-profile dan technopreneurship), serta peluang usaha di bidang logistik pada khususnya dan teknik industri pada umumnya;
4. Mampu menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup (K3LH) dalam kegiatan produksi;
5. Mampu menerapkan Perbaikan Lingkungan Kerja dengan baik dan benar;
6. Mampu memahami kegiatan administratif dokumen dan operasional pengadaan;
7. Mampu melakukan pelayanan pelanggan dengan baik dan benar;
8. Mampu memahami pengelolaan gudang dasar yang meliputi proses penerimaan, penyimpanan dan pengeluaran barang;
9. Mampu memahami teknik distribusi dasar yang meliputi proses pengiriman barang sampai ke konsumen.

Karakteristik

Pada awal pembelajaran siswa dikenalkan kepada lapangan pekerjaan, jabatan kerja yang dapat dimasuki, dan konsentrasi yang dapat dipelajari pada kelas XI dan XII. Untuk menumbuhkan passion (renjana), vision (visi), imajinasi, dan kreativitas dapat dilakukan melalui:
1. Pembelajaran di kelas;
2. Pembelajaran di bengkel/workshop;
3. Kegiatan pembelajaran berbasis projek sederhana;
4. Interaksi dengan alumni, guru tamu dari industri/praktisi untuk menumbuhkan minat dan motivasi peserta didik;
5. Kunjungan industri untuk mengenalkan dunia kerja yang sesungguhnya;
6. Pencarian informasi melalui media digital.
Tahap ini membutuhkan porsi dominan (sekitar 75%) untuk pengembangan soft skills pada pembelajaran sebelum mempelajari aspek hard skills sebagaimana tercantum pada elemen mata pelajaran.

Perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran harus sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan tujuan yang ingin dicapai. Pelaksanaan pembelajaran dapat menggunakan model pembelajaran berbasis projek (project-based learning), discovery learning, pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning), atau inquiry learning serta metode antara lain ceramah, tanya jawab, diskusi, observasi, peragaan atau demonstrasi yang dipilih berdasarkan karakteristik materi dan tujuan pembelajaran. Penilaian meliputi aspek pengetahuan melalui tes dan non-tes, aspek sikap melalui observasi, catatan kejadian menonjol (anecdotal record), penilaian antar-teman, dan penilaian diri serta aspek keterampilan melalui penilaian proses, produk, dan portofolio. Pembelajaran Dasar-dasar Teknik Logistik dapat dilakukan secara sistem blok disesuaikan dengan karakteristik elemen materi yang dipelajari.