Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Teknik Perawatan Gedung dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Dasar-dasar Teknik Perawatan Gedung SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Teknik Perawatan Gedung selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Perawatan bangunan gedung adalah kegiatan memperbaiki dan/atau mengganti bagian bangunan gedung, komponen, bahan bangunan, dan/atau prasarana dan sarana agar bangunan gedung tetap dapat berfungsi secara maksimal. Teknik perawatan gedung merupakan bidang yang memiliki peran besar dalam sektor infrastruktur dunia, karena gedung merupakan kebutuhan pokok suatu organisasi/kelompok dalam bekerja sehingga perlu adanya perawatan dan perbaikan secara rutin/berkala agar aktivitas dan kegiatan yang ada di dalamnya dapat berjalan dengan lancar dalam membangun dan memajukan negara.

Dasar-dasar Teknik Perawatan Gedung mengenalkan spesifikasi dan karakteristik bahan bangunan sesuai dengan perkembangan teknologi berbasis green material dan berbagai jenis pekerjaan konstruksi yang mengedepankan pekerjaan perawatan gedung terkait isu global green building dan sustainable building, sebagai generasi muda penerus bidang konstruksi bangunan yang mempunyai pilihan karir antara lain menduduki jabatan kerja sebagai Juru Perawatan Gedung, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, atau menjadi entrepreneur dalam bidang perawatan gedung.

Dasar-dasar Teknik Perawatan Gedung merupakan mata pelajaran yang berisi kompetensi yang mendasari dasar penguasaan Teknik Perawatan Gedung, yang merupakan kesatuan kegiatan pekerjaan yang meliputi penguasaan perencanaan, pelaksanaan dan perawatan gedung serta menjadi landasan bagi peserta didik untuk mendalami salah satu kompetensi pada Program Keahlian Konstruksi dan Perawatan Gedung.

Lingkup mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Konstruksi dan Perawatan Bangunan Gedung meliputi pengetahuan dasar tentang gambar teknik, perhitungan statika bangunan, pekerjaan dasar konstruksi bangunan, perencanaan perumahan, pekerjaan pengukuran tanah dengan menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja lingkungan hidup (K3LH) serta budaya kerja industri, melalui berbagai model pembelajaran antara lain: model pembelajaran Project Based Learning (PjBL), Problem Based Learning atau Inquiry Learning sehingga peserta didik mampu mengaplikasikan pembelajaran di bidang teknik kontruksi dan perumahan dengan menggunakan keterampilan berpikir kreatif (creative thinking), berpikir kritis, dan pemecahan masalah (critical thinking and problem solving), berkomunikasi (communication), dan berkolaborasi (collaboration).

Mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Perawatan Bangunan Gedung berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan peserta didik menjadi warga negara yang menguasai keahlian teknik konstruksi dan perawatan bangunan gedung yang memiliki profil pelajar pancasila, dengan memegang teguh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, bernalar kritis, mandiri, kreatif, bergotong royong dan peduli terhadap lingkungan.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Perawatan Gedung bertujuan membekali Peserta Didik untuk:
1. Memahami proses bisnis pada pekerjaan Perawatan Bangunan Gedung;
2. Memahami perkembangan dunia kerja Perawatan Gedung;
3. Memahami profesi dan kewirausahaan di bidang Perawatan Gedung (job-profile dan entrepreneurship);
4. Memahami kegiatan praktik yang terkait dengan pekerjaan teknik Perawatan Gedung;
5. Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup (K3LH) dan budaya kerja industri di lingkungan kerjanya;
6. Memahami ilmu statika bangunan untuk mendasari perhitungan konstruksi bangunan gedung;
7. Memahami spesifikasi dan karakteristik bahan bangunan dengan berbasis green material dan berbagai jenis pekerjaan konstruksi yang mendasari pelaksanaan pekerjaan perawatan gedung dengan mengangkat isu-isu global terkait green building dan sustainable building;
8. Menggambar teknik dasar dengan memanfaatkan peralatan manual dan teknologi yang sesuai dengan standar industri.

Karakteristik

Mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Perawatan Gedung membekali peserta didik dengan pemahaman dasar pekerjaan konstruksi gedung guna mengaktualisasi perencanaan, pelaksanaan dan perawatan gedung.

Pada awal pembelajaran peserta didik dikenalkan pada lapangan kerja, jabatan kerja setelah lulus dari program keahlian di satuan Pendidikan dan konsentrasi yang dapat dipelajari pada kelas XI dan XII untuk menumbuhkan passion (motivasi), vision (visi), imajinasi, dan kreativitas melalui:
1. Pembelajaran teori di kelas;
2. Pembelajaran praktik di bengkel kerja / laboratorium;
3. Kegiatan berbasis projek sederhana;
4. Interaksi dengan alumnus atau praktisi industri;
5. Kunjungan lapangan ke projek yang relevan;
6. Pencarian informasi melalui media digital.
Tahap ini membutuhkan porsi dominan (sekitar 75%) untuk pengembangan soft skills pada pembelajaran sebelum mempelajari aspek hard skills sebagaimana tercantum pada elemen mata pelajaran.

Proses pembelajaran Dasar-dasar Teknik Perawatan Gedung disampaikan dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi, dapat juga dengan cara peserta didik bekerja secara mandiri dan kerja kelompok menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang meliputi Problem Based Learning (PBL) dan Inquiry Learning sesuai dengan karakteristik materi. Penilaian meliputi aspek pengetahuan (tes dan non tes), sikap (observasi) dan keterampilan (proses, produk dan portofolio). Pembelajaran Dasar-dasar Teknik Perawatan Gedung dapat dilakukan secara block system disesuaikan dengan karakteristik elemen yang dipelajari.