Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Usaha Layanan Pariwisata dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Dasar-dasar Usaha Layanan Pariwisata SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Usaha Layanan Pariwisata selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Dasar-dasar Usaha Layanan Pariwisata merupakan mata pelajaran yang berisi kompetensi yang mendasari penguasaan dalam program keahlian Usaha Layanan Pariwisata. Mata pelajaran Dasar-dasar Usaha Layanan Pariwisata berisi perilaku (soft skills), pengetahuan dan sikap yang harus dimiliki oleh peserta didik untuk menjadi dasar bagi penguasaan kompetensi-kompetensi inti di bidang Pariwisata. Soft skills yang dimiliki peserta didik program keahlian Usaha Layanan Pariwisata antara lain memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan rekan kerja, atasan, klien dan memiliki percaya diri serta memiliki hospitality character. Peserta didik diharapkan mampu menguasai bahasa Inggris dan bahasa asing pilihan. Menguasai bahasa Inggris merupakan syarat untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja muda Indonesia hingga mampu mencapai standar kompetensi di tingkat ASEAN (Asean Skills Standar). Peserta didik diharapkan memahami budaya lokal dan kebudayaan Indonesia. Peserta didik juga harus berpikir kritis (critical thinking) dan kreatif. Hard skills yang dimiliki peserta didik program keahlian Usaha Layanan Pariwisata antara lain memiliki keterampilan networking, mampu memahami dasar-dasar SEO (Search Engine Optimizer) dan mampu memahami channel management untuk aplikasi media sosial yang sekarang cenderung digunakan dalam bidang pariwisata. Peserta didik program keahlian Usaha Layanan Pariwisata mampu menguasai digital skill yaitu memahami perkembangan budaya secara teknologi dan mengetahui cara menggunakan sosial media yang baik sebagai personal termasuk memahami dasar-dasar fotografi dengan ponsel pintar (smartphone) atau kamera digital.

Perilaku (soft skills), pengetahuan dan sikap di dalam mata pelajaran Dasar-dasar Usaha Layanan Pariwisata mencakup tentang wawasan industri pariwisata, wawasan kewirausahaan di bidang pariwisata, kerjasama yang efektif dengan kolega dan pelanggan, kerja sama dalam lingkungan sosial yang berbeda, prosedur kesehatan, keselamatan dan keamanan dalam bekerja, komunikasi secara efektif melalui telepon, dan penggunaan alat bantu bisnis dan teknologi. Fungsi mata pelajaran ini antara lain a) memberikan wadah pembelajaran yang kontekstual sesuai dengan perkembangan teknologi yang digunakan di dunia kerja; b) memberikan pengalaman belajar peserta didik sesuai dengan persyaratan yang dituntut oleh dunia kerja/konsumen; c) membangun dan menerapkan budaya dunia kerja bagi warga SMK; d) menyediakan wahana kegiatan usaha bagi warga SMK; e) mengembangkan kreativitas dan inovasi bagi warga SMK; f) menyiapkan peserta didik untuk mendapatkan pengakuan dalam bentuk sertifikat kompetensi dan produktivitas/kinerja dari dunia kerja.

Secara umum proses pembelajaran Dasar-dasar Usaha Layanan Pariwisata menggunakan pendekatan scientific yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiasi dan mengkomunikasikan. Pendekatan scientific mengarahkan peserta didik untuk menemukan sendiri berbagai fakta, membangun konsep, dan nilai-nilai baru secara mandiri.

Mata pelajaran ini menyiapkan peserta didik untuk memiliki perilaku (soft skills), pengetahuan dan sikap yang dibutuhkan oleh seorang yang akan berkecimpung di dunia industri pariwisata sehingga menjadi seorang praktisi pariwisata handal, berkualitas, profesional dan berdaya saing tinggi. Mata pelajaran Dasar-dasar Usaha Layanan Pariwisata membuka wawasan peserta didik untuk siap sebagai sumber daya yang ahli pada bidang keahlian Pariwisata, yang memiliki nalar kritis, kreatif dan adaptif dengan alam nyata sebagai wujud manusia abad ke-21.

Peserta didik yang menguasai Dasar-dasar Usaha Layanan Pariwisata diharapkan menjadi profil pelajar Pancasila yang dapat mandiri dan beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, gotong royong, dan kebhinekaan global.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Dasar-dasar Usaha Layanan Pariwisata bertujuan membekali peserta didik dengan kemampuan soft skills dan hard skill melalui proses pembelajaran:
1. Memahami proses bisnis industri pariwisata;
2. Memahami kerja sama yang efektif dengan kolega dan pelanggan;
3. Memahami kerja sama dalam lingkungan sosial yang berbeda;
4. Memahami prosedur kesehatan, keselamatan dan keamanan dalam bekerja;
5. Memahami tentang peluang berwirausaha, jiwa kewirausahaan, serta strategi berwirausaha di bidang Pariwisata;
6. Menerapkan komunikasi secara efektif melalui telepon;
7. Mengenal praktik dengan menggunakan alat bantu bisnis dan teknologi dalam layanan pariwisata.

Karakteristik

Dasar-dasar Usaha Layanan Pariwisata merupakan materi dasar untuk pencapaian kompetensi-kompetensi inti di bidang pariwisata untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki perilaku (soft skills), pengetahuan dan sikap dalam melakukan pelayanan prima.

Pada awal pembelajaran siswa dikenalkan pada pemahaman wawasan industri pariwisata tentang mengenal lapangan kerja dan jabatan kerja setelah lulus dari program keahlian di satuan pendidikan, pemahaman kewirausahaan di bidang pariwisata, bagaimana kerjasama efektif dengan kolega dan pelanggan, memahami lingkungan sosial yang berbeda, memahami prosedur K3, bagaimana etika bertelepon, memahami penggunaan alat bantu bisnis dan teknologi layanan pariwisata termasuk konsentrasi yang dapat dipelajari pada kelas XI dan XII untuk menumbuhkan passion (renjana), vision (visi), imajinasi, dan kreativitas melalui:
1. Pembelajaran di kelas;
2. Pembelajaran di laboratorium/mock up bus pariwisata/ mini travel;
3. Projek sederhana;
4. Berinteraksi dengan alumni atau praktisi industri;
5. Berkunjung pada industri yang relevan termasuk ke destinasi wisata;
6. Pencarian informasi melalui media digital.

Perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan tujuan yang dicapai. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode (ceramah dan tanya jawab, diskusi, observasi, peragaan/demonstrasi) dan model pembelajaran discovery learning, project-based learning, problem-based learning, inquiry learning, dan model pembelajaran lainnya yang sesuai dengan karakteristik materi. Penilaian meliputi aspek pengetahuan (tes dan non tes), sikap (observasi) dan keterampilan (proses, produk dan portofolio). Pembelajaran Dasar-dasar Usaha Layanan Pariwisata dapat dilakukan secara block system disesuaikan dengan karakteristik materi yang dipelajari.

Mata pelajaran Dasar-dasar Usaha Layanan Pariwisata terdiri dari 7 (tujuh) elemen sebagaimana berikut ini:
1. Proses bisnis industri pariwisata;
2. Kerja sama yang efektif dengan kolega dan pelanggan;
3. Kerja sama dalam lingkungan sosial yang berbeda;
4. Prosedur kesehatan, keselamatan dan keamanan dalam bekerja;
5. Profesi dan kewirausahaan di bidang pariwisata;
6. Komunikasi secara efektif melalui telepon;
7. Alat bantu bisnis dan teknologi dalam layanan pariwisata.