Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Desain Interior Dan Teknik Furnitur dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Desain Interior Dan Teknik Furnitur SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Desain Interior Dan Teknik Furnitur selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Desain Interior dan Teknik Furnitur adalah kegiatan yang dilakukan mulai dari proses membuat desain interior sebuah ruang beserta isi di dalamnya, proses pembuatan furnitur mulai dari perencanaan, proses pembuatan dan finishing. Pembuatan furnitur dilakukan secara massal mekanis dengan cepat dan murah, yang menggunakan kayu masif, kayu olahan serta bahan/material baru lainnya, dan bagaimana menyajikan furnitur yang tepat dalam sebuah ruangan, untuk menjawab isu kemajuan teknologi dalam memenuhi kesejahteraan umat manusia dan lingkungan tempat tinggalnya.

Desain Interior dan Teknik Furnitur merupakan mata pelajaran kejuruan yang meliputi gambar desain interior ruangan, gambar furnitur, estimasi biaya furnitur, teknik pembuatan furnitur yang mencakup: pembahanan, konstruksi dan perakitan, serta teknik finishing furnitur, sebagai pendalaman mata pelajaran kejuruan.

Pendekatan pembelajaran Desain Interior dan Teknik Furnitur dapat dilakukan menggunakan berbagai pendekatan, strategi, dan metode, serta model yang sesuai dengan karakteristik kompetensi yang dipelajari, sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, kemandirian sesuai dengan bakat, minat, renjana, serta perkembangan fisik dan psikologis peserta didik. Model-model pembelajaran yang dapat digunakan, antara lain Project-based Learning, Problem-based Learning, Teaching Factory, Discovery Learning, Inquiry Learning, atau model lainnya, serta metode yang relevan.

Mata pelajaran Desain Interior dan Teknik Furnitur berkontribusi dalam menjadikan peserta didik memiliki kompetensi sebagai tenaga kerja dalam bidang desain interior ruangan, produksi furnitur yang berakhlak mulia, mampu berkomunikasi, bernegosiasi dan berinteraksi antarbudaya, bekerja dalam tim, memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap situasi dan lingkungan kerja, mengelola informasi/gagasan, serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, jujur, kreatif, mandiri, bergotong royong, dan peduli terhadap lingkungan, yang merupakan pengejawantahan dari profil pelajar Pancasila.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Desain Interior dan Teknik Furnitur bertujuan membekali peserta didik dengan soft skills dan hard skills meliputi:
1. merancang interior ruangan;
2. membuat gambar kerja furnitur;
3. membuat furnitur;
4. melaksanakan finishing furnitur; dan
5. menganalisis estimasi biaya.

Karakteristik

Mata pelajaran Desain Interior dan Teknik Furnitur berisi materi pembelajaran tentang kemampuan lanjut pekerjaan yang harus dimiliki oleh tenaga kerja dalam bidang desain interior dan furnitur.