Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Geologi Pertambangan dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Geologi Pertambangan SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Geologi Pertambangan selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Mata pelajaran Geologi Pertambangan merupakan aplikasi ilmu geologi untuk mendukung operasi pada industri pertambangan. Mata pelajaran ini berfungsi untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang merupakan lanjutan penguasaan pengetahuan dan keterampilan pada mata pelajaran Geologi Pertambangan. Mata pelajaran meliputi batuan dan endapan bahan galian, pemetaan topografi, pemetaan geologi, teknik eksplorasi, pemodelan geologi, geologi teknik dan teknik penambangan serta menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH). Keseluruhan materi tersebut diperdalam pada kelas XIII melalui program praktik kerja lapangan. Untuk mewujudkan capaian pembelajaran mata pelajaran ini perlu didukung oleh mata pelajaran kelompok umum dan mata pelajaran kejuruan lainnya. Mata pelajaran ini berisi materi esensial yang dalam pelaksanaannya dapat ditambah atau diperdalam oleh guru sesuai kondisi lingkungan dan perkembangan teknologi.

Mata pelajaran ini merupakan kompetensi profesional untuk membekali tamatan menjadi pekerja pada bidang Geologi pertambangan, seperti: asisten geologist, juru ukur, juru bor, asisten juru ledak, teknisi geoteknik, laboran geologi pertambangan atau sebagai wirausaha sesuai bidangnya. Selain itu peserta didik juga memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan sesuai kejuruannya. Dokumen capaian pembelajaran mata pelajaran ini digunakan sebagai dasar menyusun tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran dan bahan ajar.

Mata pelajaran ini membekali kompetensi soft skills dan hard skills menggunakan pendekatan saintifik yang mendorong peserta didik melaksanakan pembelajaran melalui proses mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/mencoba, menalar/mengasosiasi dan mengkomunikasikan. Pembelajaran dapat menggunakan berbagai model, antara lain pembelajaran berbasis projek (project-based learning), pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning), pembelajaran discovery learning/inquiry learning, pembelajaran teaching factory dan model pembelajaran lainnya sesuai karakteristik kompetensi. Kegiatan pembelajaran dapat dilaksanakan dalam bentuk teori dan praktik di sekolah, kunjungan industri, atau melaksanakan projek kerja bersama institusi pasangan untuk mengembangkan kompetensi secara utuh dan mendalam. Dalam mewujudkan capaian pembelajaran, sekolah hendaknya menerapkan strategi pengembangan SMK yaitu “8+i” secara efektif. Pada pembelajaran peserta didik dikenalkan lapangan kerja, jabatan kerja setelah lulus dari konsentrasi keahlian yang dapat dilakukan di dalam kelas, di luar kelas, di laboratorium/bengkel, pembelajaran oleh guru tamu, dan pembelajaran praktik kerja lapangan sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang nyata dan bervariasi. Pengalaman belajar yang diperoleh peserta didik tersebut diharapkan akan meningkatkan pemahaman konsep-konsep pengetahuan, meningkatkan keterampilan teknis, dan menumbuhkan sikap kerja secara optimal.

Mata pelajaran ini berkontribusi dalam membentuk peserta didik memiliki keahlian pada bidang geologi pertambangan, serta membentuk sikap peserta didik yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; berkebhinekaan global; bergotong royong; mandiri; bernalar kritis serta kreatif melalui pendekatan pembelajaran dan model-model pembelajaran.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran ini bertujuan membekali peserta didik dengan dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang berupa soft skills dan hard skills sehingga peserta didik mampu:
1. menganalisis batuan dan endapan bahan galian;
2. melakukan pemetaan topografi;
3. melakukan pemetaan geologi;
4. menerapkan teknik eksplorasi;
5. menerapkan pemodelan geologi;
6. menerapkan geologi teknik; dan
7. menganalisis teknik penambangan.

Karakteristik

Mata pelajaran ini mempelajari tentang bumi sebagai objek kajian dan ilmu pertambangan sebagai ilmu terapannya dalam memanfaatkan potensi-potensi geologi tersebut. Mata pelajaran ini memiliki berbagai karakteristik yang harus diperhatikan dalam pengorganisasian pembelajaran, yaitu: selalu terkait dengan perkembangan teknologi; sarat dengan keterampilan sehingga pembelajaran perlu banyak praktik; memiliki berbagai peralatan khusus sehingga menuntut kemahiran; kecakapan dalam pengambilan data lapangan; memerlukan kemampuan pengoperasian peralatan praktik, dan penggambaran hasil simulasi/pengamatan/ pengukuran dengan peralatan analog maupun peralatan digital serta perangkat lunak yang sesuai dengan pekerjaannya; menuntut ketelitian dalam pengukuran dan kemampuan matematis untuk perencanaan; memerlukan penguasaan kompetensi pengorganisasian pada setiap langkah persiapan, pelaksanaan dan pengujian; memiliki kepatuhan tinggi terhadap standar berlaku; memiliki tingkat bahaya yang tinggi sehingga diperlukan kepatuhan terhadap K3LH dan setelah mampu menganalisis pembelajaran di sekolah diharapkan mampu menerapkan pada praktik kerja lapangan.
Struktur elemen pembangun capaian pembelajaran digambarkan sebagai berikut.