Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Keahlian Teknik Grafika dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Keahlian Teknik Grafika SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Keahlian Teknik Grafika selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Mata Pelajaran Teknik Grafika merupakan mata pelajaran kejuruan berisi kompetensi-kompetensi yang mendasari penguasaan keahlian pekerjaan desain grafika, penyiapan acuan cetak offset, perhitungan biaya cetak, teknik dan proses cetak, purna cetak dan converting (purna cetak produk packaging /kemasan). Di dalamnya berisi berbagai ilmu dasar untuk mempelajari kompetensi kejuruan yang relevan dalam Teknik Grafika. Ilmu dasar tersebut berfungsi membekali peserta didik dengan seperangkat pengetahuan, keterampilan, sikap, dan passion (renjana) supaya memiliki dasar yang kuat

Mata Pelajaran Teknik Grafika berfungsi menumbuh kembangkan keprofesionalan dan kebanggaan peserta didik terhadap pengetahuan dan keterampilan Teknik Grafika melalui pemahaman secara utuh dan menyeluruh profil technopreneur, peluang usaha dan pekerjaan/profesi, proses bisnis di dunia industri, perkembangan teknologi di industri dan dunia kerja serta isu global proses produksi di industri.

Selain itu juga memberikan keterampilan membuat rancangan desain produk cetak, proses penyiapan acuan cetak offset, menghitung biaya produksi, mencetak dengan teknik cetak offset, teknik cetak sablon, teknik cetak digital, melakukan pekerjaan purna cetak dan converting (purna cetak produk packaging/kemasan). Mata pelajaran Teknik Grafika digunakan sebagai landasan pengetahuan dan keterampilan pada konsentrasi keahlian Teknik Grafika.

Perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran dilakukan sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan tujuan yang ingin dicapai. Pembelajarannya menggunakan berbagai variasi model pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk terlibat aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, kemandirian sesuai bakat, minat, renjana, serta perkembangan fisik dan psikologis peserta didik. Model pembelajaran yang dapat digunakan antara lain: project-based learning, problem-based learning, teaching factory, discovery-based learning, inquiry-based learning, atau metode yang relevan.

Mata pelajaran Teknik Grafika memiliki kontribusi menjadikan peserta didik memiliki kompetensi sebagai desain grafis, operator cetak, operator purna cetak dan converting (purna cetak produk packaging/kemasan) yang berakhlak mulia, mampu berkomunikasi, bernegosiasi dan berinteraksi antar budaya, mampu bekerja dalam tim, bertanggung jawab, memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap situasi dan lingkungan kerja, serta kritis dan kreatif.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Teknik Grafika bertujuan membekali peserta didik dengan dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, dan sikap (hard skills dan soft skills, karakter) meliputi:
1. memahami ruang lingkup teknik grafika dan pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan;
2. memahami proses desain berbagai produk cetakan;
3. memahami proses penyiapan acuan cetak offset;
4. menghitung biaya produksi produk cetakan;
5. melakukan proses mencetak dengan teknik cetak offset;
6. melakukan proses mencetak dengan teknik sablon;
7. melakukan proses mencetak dengan teknik digital;
8. melakukan proses pekerjaan purna cetak;
9. melakukan proses pekerjaan converting produk kemasan (packaging).

Karakteristik

Pada hakekatnya mata pelajaran Teknik Grafika berfokus pada kompetensi bersifat dasar yang harus dimiliki oleh tenaga bidang percetakan atau pengusaha percetakan sesuai dengan perkembangan dunia kerja.
Selain itu, peserta didik diberikan pemahaman tentang proses bisnis, perkembangan penerapan teknologi dan isu-isu global, profil technopreneur, job profil, peluang usaha dan pekerjaan/profesi. Lingkup pembelajaran meliputi technopreneur dalam bidang grafika, dan kewirausahaan serta peluang usaha di bidang seni dan ekonomi kreatif yang mampu membaca peluang pasar dan usaha, serta melakukan pembelajaran berbasis proyek nyata sebagai simulasi proyek/PjBL kewirausahaan.

Peserta didik juga diberikan pemahaman tentang Kesehatan Keselamatan kerja (K3) di bidang grafika, proses produksi di industri, pengetahuan tentang kepribadian yang dibutuhkan agar dapat mengembangkan pola pikir kreatif, proses kreasi untuk menghasilkan produk yang tepat sasaran, aspek perawatan peralatan, potensi lokal dan kearifan lokal, dan pengelolaan sumber daya manusia di industri grafika.

Peserta didik juga diberikan pemahaman tentang perkembangan proses produksi industri grafika mulai dari teknologi konvensional sampai dengan teknologi modern, revolusi Industri 5.0, Internet of Things, digital teknologi dalam dunia industri, isu pemanasan global, perubahan iklim, aspek-aspek ketenagakerjaan, Life Cycle produk industri sampai dengan reuse dan recycling, sehingga peserta didik mampu bekerja di industri, berwirausaha mandiri dan melanjutkan pendidikan di tingkat lanjut yang sesuai dengan bidang keahlian yang dimiliki.
Elemen dalam mata pelajaran ini dapat diuraikan sebagai berikut.