Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Kehutanan dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Kehutanan SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Kehutanan selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Mata pelajaran Kehutanan merupakan sekumpulan unit kompetensi yang dipelajari pada Program Keahlian Kehutanan berupa pengetahuan, keterampilan dan sikap yang harus dikuasai dalam kegiatan pengelolaan hutan, mulai dari pengukuran dan pemetaan hutan, produksi hasil hutan, rehabilitasi dan reklamasi hutan serta konservasi sumber daya hutan.

Mata pelajaran ini berada dalam ranah mata pelajaran kejuruan Kehutanan sehingga memiliki posisi sangat strategis dalam kurikulum merdeka. Pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta didik pada mata pelajaran kehutanan ini sangat berperan penting dalam menjaga kelestarian hutan sebagai sebagai paru-paru dunia dalam upaya mitigasi perubahan iklim, pemanasan global dan pengurangan emisi sebesar 29% pada tahun 2030. Mata pelajaran ini juga mempelajari tentang perlindungan hak-hak negara atas hutan dan hasil hutan serta untuk meningkatkan nilai guna hutan secara berkelanjutan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu, peserta didik tidak hanya harus dibekali dengan kemampuan teknis kehutanan, namun juga harus memiliki sikap mental yang terpuji agar di dunia kerja mampu menjadi perpanjangan tangan negara yang memiliki integritas dan idealisme.

Pembelajarannya dapat dilakukan dengan berbagai pola, strategi, pendekatan dan model yang sesuai dengan karakteristik kompetensi yang akan dicapai. Pembelajaran yang dilakukan adalah pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, kemandirian, sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik dan psikis peserta didik. Pembelajaran dapat dilakukan antara lain: di ruang kelas, laboratorium, arboretum, workshop, teaching factory dan pembelajaran langsung di hutan. Model pembelajaran yang dapat digunakan antara lain pembelajaran berbasis projek (project-based learning), discovery learning, pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) dan inquiry learning. Model pembelajaran tersebut dapat disampaikan dengan metode antara lain ceramah, tanya jawab, diskusi, observasi, peragaan (demonstrasi) yang dipilih berdasarkan karakteristik materi dan tujuan pembelajaran.

Nilai-nilai moral yang meliputi kejujuran, mandiri, tanggung jawab, tegas, hidup sederhana, perasaan senantiasa merasa cukup dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan adalah salah satu usaha untuk membentuk dan mewujudkan profil pelajar Pancasila yang secara terus menerus akan disampaikan dalam setiap elemen mata pelajaran Kehutanan.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Kehutanan bertujuan untuk membekali peserta didik dengan kemampuan hard skills dan soft skills. Kemampuan soft skills mencakup daya juang, kemandirian, kemampuan adaptasi, komunikasi, ketelitian, berfikir kritis, kreatif, kerja sama dan kepemimpinan. Kemampuan hard skills mencakup aspek pengelolaan, penanganan limbah dan administratif teknis lapangan sebagai berikut:
1. inventarisasi sumber daya hutan, sosial budaya dan identifikasi keanekaragaman hayati;
2. pengukuran dan pemetaan hutan dan penerapan Sistem Informasi Geografis (Penerapan SIG di bidang Kehutanan;
3. pembukaan wilayah hutan dan pemanenan hasil hutan;
4. pengujian dan penatausahaan hasil hutan;
5. produksi benih dan bibit tanaman hutan;
6. teknik rehabilitasi dan reklamasi hutan dan konservasi tanah dan air; dan
7. pembinaan habitat, populasi, perlindungan dan pemanfaatan tumbuhan dan satwa serta ekowisata.

Karakteristik

Mata pelajaran ini secara umum menyajikan pengetahuan, (fakta, konsep, prosedur dan metakognitif), keterampilan dan sikap yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja di bidang kehutanan, perkembangan teknologi serta regulasi yang berlaku.

Peserta didik terlebih dahulu dikenalkan dengan lapangan kerja, jabatan kerja (peluang kerja) dan wirausaha yang dapat menjadi pilihan setelah lulus nanti. Selain itu, agar peserta didik memperoleh gambaran tentang mata pelajaran kehutanan, maka disampaikan materi-materi pelajaran yang akan diberikan di fase F, sehingga dapat menumbuhkan passion (semangat), vision (visi), imajinasi dan kreativitas.

Penggunaan alat di bidang kehutanan memberikan pengaruh yang sangat besar pada kualitas hasil pekerjaan. Oleh karena itu, peserta didik diajarkan mengenai fungsi dan cara penggunaannya. Alat tersebut dapat berupa alat konvensional dan/atau alat digital sesuai dengan perkembangan teknologi yang pengoperasiannya membutuhkan kemampuan tersendiri. Beberapa alat kehutanan memiliki tingkat ketelitian yang sangat tinggi, seperti alat ukur pemetaan hutan, pengujian kayu, identifikasi flora dan fauna dan alat ukur lainnya.

Mata pelajaran ini yang disampaikan kepada peserta didik diharapkan dapat membangun jiwa rimbawan yang meliputi rasa cinta terhadap hutan, mental yang kuat, keberanian dan kemampuan untuk bekerja di dalam kawasan hutan maupun menghadapi kondisi ekstrem yang ada di lapangan. Materi yang disajikan dalam mata pelajaran Kehutanan diharapkan dapat membiasakan peserta didik untuk bekerja dengan teliti, taat asas dan prosedur, baik dalam penggunaan alat, melakukan pekerjaan maupun mengambil keputusan untuk mengatasi permasalahan saat bekerja.

Berdasarkan capaian pada materi pembelajaran yang ada, output yang dihasilkan nantinya adalah lulusan yang mampu mengelola sumber daya hutan dan menciptakan lapangan kerja yang mendukung kebijakan pemerintah untuk memberdayakan pekerja/masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Elemen pada mata pelajaran ini dapat diuraikan sebagai berikut.