Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Kimia Analisis dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Kimia Analisis SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Kimia Analisis selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Mata pelajaran Kimia Analisis merupakan mata pelajaran yang membekali peserta didik dengan beberapa kompetensi penguasaan keahlian di bidang kimia analisis.Dalam kegiatan ini, peserta didik melakukan tugas spesifik merencanakan analisis, menganalisis dan menyimpulkan atau mengevaluasi hasil analisis. Mata pelajaran Kimia Analisis terdiri dari beberapa sub-mata pelajaran agar peserta didik memiliki dasar kompetensi yang kuat dalam mempelajari Konsentrasi Keahlian Kimia Analisis pada fase Funtuk memecahkan masalah sesuai dengan bidang pekerjaan. Mata pelajaran ini berkontribusi dalam membentuk peserta didik yang memiliki keahlian di bidang kimia analisis, meningkatkan lebih lanjut kemampuan logika dan teknologi digital (computational thinking). Kemampuan ini merupakan kemampuan cara berpikir yang memungkinkan untuk menguraikan suatu masalah menjadi beberapa bagian yang lebih kecil dan sederhana, menemukan pola masalah, serta menyusun langkah-langkah solusi untuk mengatasi masalah.

Mata pelajaran ini merupakan salah satu disiplin ilmu kimia analisis yang luas dan aplikasi dari prinsip matematika, fisika, dan kimia, untuk memastikan kualitas suatu bahan baku, setengah jadi atau bahan jadi yang dihasilkan oleh dunia industri. Mata pelajaran ini sebagai pendalaman materi dari tingkat dasar dan lanjut bagi peserta didik dalam memahami isu-isu penting terkait dengan teknologi manufaktur dan rekayasa pada akhir fase F. Mata pelajaran inimerupakan bekal yang harus dimiliki sebagai operator, teknisi, quality control, research and development pada ranah pengetahuan, keterampilan dan sikap di bidang analis kimia, melanjutkan kuliah, atau berwirausaha. Saat ini keilmuan kimia analisis berkembang semakin canggih kearah digitalisasi. Ilmu ini juga memiliki andil dalam memberikan solusi pada keilmuan lain seperti teknik otomotif, teknik sipil, teknik perminyakan, dan teknik kimia, bahkan hingga ke bidang kedokteran, kesehatan, dan obat-obatan.

Dalam proses pembelajaran, kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara interaktif, aktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, kemandirian sesuai dengan bakat, minat, renjana (passion) dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Pembelajaran dapat dilakukan dengan pendekatan Contextual Teaching Learning, cooperative learning, maupun individual learning. Model pembelajaran yang dapat digunakan antara lain Project-based Learning, Problem-based Learning, Inquiry-based Learning, Discovery-based Learning, teaching factory atau model pembelajaran lainnya yang relevan. Kegiatan pembelajaran ini dapat dilakukan di kelas dengan sistem blok, berkunjung ke dunia industri yang relevan, memanfaatkan literatur terkait, pembelajaran praktik di laboratorium, projek sederhana, interaksi dengan alumni, wirausahawan atau praktisi dari dunia kerja, agar peserta didik mengenal industri dan dunia kerja. Dengan demikian, para peserta didik diarahkan untuk memperoleh dan menemukan sendiri berbagai fakta, membangun konsep, dan nilai-nilai baru secara mandiri atau tim.

Pembelajaran Kimia Analisis dapat membiasakan peserta didik bernalar kritis dalam menghadapi permasalahan, bekerja mandiri, kreatif, inovatif dalam menemukan solusi permasalahan kehidupan, serta menjadi warga negara yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan peduli terhadap lingkungannya.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Kimia Analisis bertujuan untuk membekali peserta didik tentang pengetahuan, keterampilan dan sikap (hard skill dan soft skill) dengan menerapkan K3 serta budaya kerja (5R) dalam setiap kegiatan yang dilakukan melalui proses pembelajaran sebagai berikut:
1. memahami teknik pengambilan dan penyiapan sampel analisis kimia;
2. memahami prosedur analisis titrimetri dan gravimetri;
3. memahami prosedur analisis bahan organik;
4. memahami prosedur analisis bahan anorganik;
5. memahami prosedur analisis kimia instrumen;
6. memahami prosedur analisis mikrobiologi; dan
7. memahami teknik pengambilan dan pengolahan data.

Karakteristik

Pada hakikatnya mata pelajaran ini berfokus pada kompetensi tingkat menengah dan lanjut (advance) yang harus dimiliki oleh tenaga operator, teknisi, dan jabatan lain sesuai dengan perkembangan dunia kerja di bidang kimia analisis. Selain itu, peserta didik diberikan pemahaman tentang proses bisnis, perkembangan penerapan teknologi dan isu-isu global, job profile dan peluang usaha di bidang kimia analisis. Mata pelajaran ini membekali peserta didik untuk bekerja, berwirausaha, dan melanjutkan studi tentang kimia analisis.

Mata pelajaran ini merupakan mata pelajaran pokok pada konsentrasi program keahlian Kimia Analisis meliputi analisis bahan baku, bahan setengah jadi dan analisis produk secara fisika, kimia maupun mikrobiologi dari bahan alam atau produk industri. Mata Pelajaran ini merupakan lanjutan dari mata pelajaran Dasar-Dasar Kimia Analisis yang telah disampaikan di (X) yang terdiri daribeberapa elemen sebagai berikut.