Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Konstruksi Jalan, Irigasi, Dan Jembatan dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Konstruksi Jalan, Irigasi, Dan Jembatan SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Konstruksi Jalan, Irigasi, Dan Jembatan selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Konstruksi Jalan, Irigasi, dan Jembatan merupakan bagian penting dari pekerjaan konstruksi bangunan sipil pendukung infrastruktur. Lingkup pekerjaan ini cukup luas, yaitu mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pemeliharaan hingga evaluasi hasil keseluruhan rangkaian aktivitas dari awal sampai terwujudnya jaringan jalan raya beserta jembatan dan jaringan irigasi. Kemampuan mengoptimalkan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis pada pekerjaan konstruksi jalan, irigasi dan jembatan sangat dibutuhkan dalam implementasi konstruksi untuk menghasilkan peningkatan kenyamanan fasilitas umum bagi kebutuhan masyarakat.

Mata pelajaran Konstruksi Jalan, Irigasi, dan Jembatan merupakan pembelajaran kejuruan yang direncanakan untuk membekali peserta didik dengan seperangkat pengetahuan, keterampilan, sikap, dan renjana (passion) sebagai satu kesatuan yang diharapkan akan menghasilkan penguasaan dan kemampuan menerapkannya dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pemeliharaan pekerjaan konstruksi jalan, irigasi, dan jembatan. Agar menjadi utuh sebagai sebuah kompetensi, keseluruhan pengetahuan dan kemampuan menerapkan sebagaimana dimaksud harus dilengkapi dengan kemampuan menganalisis, serta mengerjakan pelaporan berupa portofolio dan visualisasi.

Konsentrasi keahlian Konstruksi Jalan, Irigasi, dan Jembatan merupakan salah satu pilihan pendalaman dan perluasan dari dasar kejuruan yang berisi berbagai pembelajaran, meliputi pengukuran dan survei pemetaan; mekanika teknik konstruksi jalan, irigasi, dan jembatan; pelaksanaan, pengawasan, dan pemeliharaan konstruksi jalan; pelaksanaan, pengawasan, dan pemeliharaan konstruksi irigasi; pelaksanaan, pengawasan, dan pemeliharaan konstruksi jembatan; serta estimasi biaya pekerjaan dan pemeliharaan konstruksi jalan, irigasi, dan jembatan.

Pendekatan pembelajaran Konstruksi Jalan, Irigasi, dan Jembatan disampaikan melalui berbagai model pembelajaran, antara lain: model pembelajaran Project-based Learning (PjBL), Discovery Learning (DL), Inquiry Learning (IL), Contextual Learning (CL), dan model pembelajaran yang lainnya yang disesuaikan dengan tujuan dan karakteristik materi pembelajaran. Kesemua pendekatan tersebut ditujukan untuk memfasilitasi peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir kreatif (creative thinking), berpikir kritis dan pemecahan masalah (critical thinking and problem solving), berkomunikasi (communication), dan berkolaborasi (collaborating).

Selain itu, mata pelajaran Konstruksi Jalan, Irigasi, dan Jembatan direncanakan agar berkontribusi dalam menjadikan para lulusan warga negara yang menguasai keahlian konstruksi jalan, irigasi, dan jembatan yang dapat mengejawantahkan profil pelajar Pancasila, khususnya berakhlak mulia, bernalar kritis, mandiri, kreatif, bergotong royong, dan peduli terhadap lingkungan.

Tujuan Pembelajaran

Pembelajaran pada Konstruksi Jalan, Irigasi, dan Jembatan secara keseluruhan bertujuan membekali peserta didik dengan kompetensi hard skills dan soft skills sebagai berikut:
1. melakukan pengukuran dan survei pemetaan pekerjaan jalan, irigasi, dan jembatan;
2. menerapkan perhitungan mekanika teknik pada konstruksi jalan, irigasi, dan jembatan;
3. menganalisis pelaksanaan, pengawasan dan pemeliharaan konstruksi jalan;
4. menganalisis pelaksanaan, pengawasan dan pemeliharaan konstruksi irigasi;
5. menganalisis pelaksanaan, pengawasan dan pemeliharaan konstruksi jembatan; dan
6. menganalisis estimasi biaya pekerjaan konstruksi jalan, irigasi dan jembatan.

Karakteristik

Mata pelajaran Konstruksi Jalan, Irigasi, dan Jembatan berisi materi pembelajaran tentang kemampuan lanjut dalam mengaktualisasikan prarencana sesuai batasan minimal Fase F pada pekerjaan konstruksi proyek jalan penghubung (jalan kelas III), jaringan irigasi pada saluran tersier dengan bangunan pelengkapnya dan konstruksi jembatan sederhana bentang pendek sesuai ketentuan dan spesifikasi teknis, serta menerapkan K3LH dan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).