Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Kriya Kreatif Keramik dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Kriya Kreatif Keramik SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Kriya Kreatif Keramik selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Mata pelajaran Desain dan Produksi Kriya Keramik ini memungkinkan pendidik, peserta didik, industri, dan lingkungan sosial serta budayanya untuk berkolaborasi membentuk, dan membangun kompetensi peserta didik dalam menguasai kriya kreatif keramik. Beberapa kompetensi yang tercakup dalam capaian pembelajaran ini merupakan kompetensi minimal yang dapat dikembangkan secara fleksibel untuk disesuaikan dengan perkembangan dan kondisi serta sumber daya yang ada di satuan pendidikan. Pendidik, peserta didik, industri terkait, dan masyarakat harus bersinergi membangun kondisi yang memungkinkan terjadinya interaksi sebagai pembelajaran bersama yang positif untuk mewujudkan proses pembelajaran yang lebih cair, dinamis, dan menyenangkan. Profil pelajar Pancasila harus dapat diwujudkan dalam proses pembelajaran bersama tersebut dengan memberikan kasus, projek, dan problem nyata yang terjadi di masyarakat, industri, dan satuan pendidikan.

Beberapa istilah yang terkait dengan capaian pembelajaran pada mata pelajaran Kriya Kreatif Keramik meliputi beberapa pengertian sebagai berikut.

Mata pelajaran Kriya Kreatif keramik meliputi proses pemahaman gambar kerja, pembentukan, pendekorasian, dan pembakaran benda keramik. Pelaksanaannya dengan menerapkan prosedur Kesehatan dan keselamatan kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH), dan memahami korelasi desain produksi, dengan pasar.

Perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran dilakukan sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan tujuan yang ingin dicapai, selaras dengan kebutuhan industri. Pembelajaran menggunakan berbagai variasi model pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk terlibat aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, kemandirian sesuai bakat, minat, renjana, serta perkembangan fisik dan psikologis peserta didik. Model pembelajaran yang dapat digunakan antara lain: project-based learning, problem-based learning, teaching factory, discovery-based learning, problem-based learning, inquiry-based learning, atau metode lain yang relevan. Jadwal pelajaran disusun secara fleksibel, dan disarankan menggunakan sistem blok agar keberlanjutan prosesnya lebih terjaga keutuhannya. Satuan pendidikan diberikan keleluasaan untuk mengembangkan, menyesuaikan, dan mengakomodasi trend, perkembangan kompetensi yang terjadi di masyarakat, dan industri dengan menerapkan model pembelajaran yang sesuai.

Mata pelajaran Kriya Kreatif Keramik berkontribusi dalam membangun kekuatan mental peserta didik, dalam proses pembelajarannya harus mampu mewujudkan nilai-nilai pada profil pelajar Pancasila seperti beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, mandiri, kritis, kreatif, bergotong royong, dan saling menghargai dalam kebhinekaan. Peserta didik harus mampu melakukan presentasi terhadap proses perencanaan, produksi, dan pasca produksi terhadap karya yang dibuatnya. Pameran dan penjualan karya peserta didik dapat dilakukan setiap tahun sebagai alternatif pemasaran melalui kerjasama yang melibatkan stakeholder dan pihak yang terkait untuk melaksanakan event tersebut. Melalui kegiatan tersebut peserta didik diasah untuk memiliki kompetensi sebagai seniman, atau pekerja seni dalam bidang kriya keramik yang mampu berkomunikasi, bernegosiasi, berinteraksi antar budaya, bekerja dalam tim, bertanggungjawab, dan memiliki kepekaan serta kepedulian terhadap situasi di lingkungan kerja.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Kriya Kreatif Keramik bertujuan untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap (hardskill, softskill, dan karakter) yang meliputi:
1. memahami penyiapan clay body;
2. memahami proses pembentukan teknik langsung, putar dan cetak;
3. memahami teknik Dekorasi keramik; dan
4. memahami proses pembakaran keramik.

Karakteristik

Mata pelajaran Kriya Kreatif Keramik berfokus pada beberapa kompetensi seperti penyiapan clay-body, pembentukan Teknik langsung, pembentukan dengan teknik putar dekorasi keramik, pembentukan dengan teknik cetak dan pembakaran keramik, untuk menyiapkan pekerja seni yang kompeten dalam bidang desain dan produksi kriya sesuai perkembangan dunia kerja.

Mata pelajaran Kriya Kreatif Keramik memiliki karakter utama estetis, kreatif, ergonomis, dengan dasar karakter budaya Indonesia yang dapat bersaing di pasar global.

Selain itu, peserta didik diberikan pemahaman tentang proses bisnis, perkembangan penerapan teknologi dan isu-isu global, profil entrepreneur, job profil, peluang usaha dan pekerjaan/profesi, sehingga peserta didik mampu bekerja di industri, berwirausaha mandiri dan melanjutkan pendidikan yang sesuai dengan bidang keahlian yang dimiliki.
Elemen dalam mata pelajaran ini dapat diuraikan sebagai berikut.

Keterangan:
Beban pembelajaran setiap elemen dapat disesuaikan porsinya dengan kompetensi keahlian yang dituntut dari mitra Dunia Kerja dan kondisi pada setiap satuan Pendidikan.