Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Nautika Kapal Penangkap Ikan dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Nautika Kapal Penangkap Ikan SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Nautika Kapal Penangkap Ikan selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Mata pelajaran Nautika Kapal Penangkap Ikan merupakan tahapan kompetensi yang wajib dicapai peserta didik setelah menyelesaikan materi dasar konsentrasi keahlian sebagai upaya pemenuhan standar dunia industri, dunia usaha dan dunia kerja bidang pelayaran kapal penangkap ikan baik nasional maupun internasional. Ketercapaian kompetensi pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dimaksud dibuktikan dengan kepemilikan Sertifikat Ahli Nautika Kapal Penangkap Ikan Tingkat II (ANKAPIN II) dan sertifikat keterampilan pendukung lainnya yang akan digunakan sebagai persyaratan dalam jenjang jabatan menjadi perwira atau nahkoda di kapal penangkap ikan pada kapal ukuran lebih dari 12 meter sampai dengan 24 meter.

Kedudukan mata pelajaran ini berkontribusi dalam kurikulum merdeka belajar melalui penyederhanaan kurikulum yang lebih memfokuskan pada materi yang esensial sebagai pengembangan kompetensi dengan kurang lebih 70% mata pelajaran kejuruan dan 30% mata pelajaran umum, dengan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memilih mata pelajaran konsentrasi keahlian sesuai minat, bakat, dan aspirasinya sehingga mudah diimplementasikan.

Mata pelajaran ini disajikan dengan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan model yang sesuai dengan karakteristik kompetensi yang harus dipelajari peserta didik untuk meningkatkan soft skills dan hard skills. Model-model yang digunakan antara lain model Pembelajaran Berbasis Projek (Project-based Learning), Discovery Learning, Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem-based Learning), Inquiry Learning serta berbagai model atau metode pembelajaran lain yang relevan.

Mata pelajaran ini berperan dalam membangun kompetensi peserta didik pada bidang Nautika Kapal Penangkap Ikan, membekali peserta didik dalam bernalar kritis, mandiri, kreatif, serta adaptif. Peserta didik diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan dengan mengakui kebesaran Tuhan yang menciptakan bumi, laut dan seisinya serta makhluk hidup tumbuh dan berkembang bertebaran di laut, sehingga sekaligus akan menumbuhkan rasa ingin tahu, jujur, disiplin, bertanggung jawab, kritis dan peduli lingkungan.

Tujuan Pembelajaran

Penyusunan capaian pembelajaran Nautika Kapal Penangkap Ikan bertujuan membekali peserta didik dalam menguasai kompetensi agar menjadi Ahli Nautika Kapal Penangkap Ikan dan memiliki sertifikat keahlian ANKAPIN II. Untuk memenuhi standar kompetensi dimaksud maka peserta didik perlu dibekali dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap (softskill dan hardskill), dalam hal berikut:
1. menerapkan perencanaan pelayaran;
2. menerapkan ilmu pelayaran datar;
3. mengoperasikan navigasi radar dan elektronik;
4. menerapkan dinas jaga/P2TL;
5. menggunakan kompas magnet dan gasing;
6. melaksanakan olah gerak dan pengendalian kapal penangkap ikan;
7. melaksanakan komunikasi;
8. menerapkan meteorologi dan oseanografi;
9. menerapkan manajemen kapal penangkap ikan; dan
10. memilih bahan dan alat tangkap.

Karakteristik

Mata pelajaran ini terdiri atas 10 elemen yaitu sebagai berikut.