Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Pemeranan dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Pemeranan SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Pemeranan selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Mata pelajaran Pemeranan merupakan mata pelajaran kejuruan berisi kompetensi-kompetensi yang mendasari penguasaan keahlian Pemeranan. Di dalamnya berisi berbagai ilmu pemeranan dan kompetensi unsur pemeranan sebagai bekal menjawab tuntutan industri kreatif dalam bidang seni pertunjukan dan perfilman. Keberadaannya berfungsi membekali peserta didik dengan seperangkat pengetahuan, keterampilan, sikap, dan passion (renjana) supaya memiliki kompetensi pemeranan yang kuat di fase F.

Mata pelajaran Pemeranan berfungsi untuk menumbuhkembangkan keprofesionalan dan kebanggaan peserta didik terhadap seni peran melalui pemahaman tentang proses bisnis di dunia kerja, perkembangan teknologi dan isu-isu global di masyarakat atau dunia industri. Mata pelajaran Pemeranan mengenalkan berbagai macam profesi dan okupasi kerja serta peluang usaha, pemahaman tentang entrepreneur, pemahaman konsep seni, pemahaman dasar-dasar produksi, pemahaman sarana dan peralatan pementasan, serta pemahaman teknik dasar pemeranan. Mata pelajaran Pemeranan membekali tamatan menjadi pekerja seni peran, seperti pemeran di atas panggung, pemeran di depan kamera, pengisi suara dan berbagai wirausaha sesuai bidangnya. Selain itu, sebagai pendukung landasan pengetahuan dan keterampilan untuk pembelajaran di fase F pada konsentrasi keahlian Pemeranan. Pada kelas XII semua materi diperdalam melalui program praktik kerja lapangan.

Pembelajaran mata pelajaran Pemeranan melalui proses perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan tujuan yang ingin dicapai. Pembelajarannya menggunakan berbagai variasi model pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk terlibat aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, kemandirian sesuai bakat, minat, renjana, serta perkembangan fisik dan psikologis peserta didik. Model pembelajaran yang dapat digunakan antara lain Project-based Learning, Problem-based Learning, Teaching Factory, Discovery Learning, Inquiry Learning, atau metode dan model lain yang relevan.

Mata pelajaran Pemeranan berkontribusi menjadikan peserta didik memiliki kompetensi sebagai seniman dalam bidang seni peran yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkebhinekaan global, mampu berkomunikasi, bernegosiasi dan berinteraksi antar budaya, mampu bekerja dalam tim, bertanggungjawab, memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap situasi dan lingkungan kerja, serta kritis dan kreatif.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Pemeranan bertujuan membekali peserta didik melalui pengetahuan, keterampilan, dan sikap (soft skill dan hard skill, serta karakter), yaitu:
1. memahami profil pekerjaan/profesi di bidang industri seni peran;
2. mampu melaksanakan olah tubuh untuk keperluan seni peran;
3. mampu melaksanakan olah suara untuk keperluan seni peran;
4. mampu melaksanakan teknik penghayatan peran; dan
5. mampu melaksanakan bermain peran untuk pemeranan tradisi dan modern di depan panggung dan kamera.

Karakteristik

Pada hakikatnya mata pelajaran Pemeranan berfokus pada kompetensi pemeranan yang harus dimiliki oleh peserta didik sebagai seniman dalam bidang seni peran sesuai dengan situasi, kondisi, dan perkembangan dunia kerja.
Selain itu, peserta didik diberikan pemahaman tentang proses bisnis, perkembangan penerapan teknologi dan isu-isu global, profil entrepreneur, job profile, peluang usaha dan pekerjaan/profesi, sehingga peserta didik mampu bekerja di industri, berwirausaha mandiri dan melanjutkan pendidikan di tingkat lanjut yang sesuai dengan bidang keahlian yang dimiliki.
Mata pelajaran Pemeranan mengenalkan peserta didik terhadap lapangan kerja, jabatan kerja setelah lulus dari konsentrasi keahlian yang dapat dilakukan di dalam kelas, di luar kelas, di suasana industri, pembelajaran di lapangan, pembelajaran oleh guru tamu, dan pembelajaran praktik kerja lapangan sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang nyata dan bervariasi. Pengalaman belajar yang diperoleh peserta didik tersebut diharapkan akan meningkatkan pemahaman konsep-konsep pengetahuan, meningkatkan keterampilan teknis, dan menumbuhkan sikap kerja secara optimal.
Mata pelajaran Pemeranan terdiri atas elemen-elemen berikut.