Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Produksi Film dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Produksi Film SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Produksi Film selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Produksi Film merupakan mata pelajaran yang berisi kumpulan elemen kompetensi pilihan pada Kompetensi Keahlian Produksi Film, Program Keahlian Broadcasting dan Perfilman. Mata pelajaran ini berisi kompetensi yang mendasari penguasaan teknis pada kompetensi pilihan pada bidang Produksi Film.

Mata pelajaran ini merupakan kumpulan elemen yang terdiri dari materi dasar pada masing-masing divisi kerja utama dalam produksi film. Mata pelajaran ini diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas, mengasah kepekaan estetis dan teknis, serta sensitivitas terhadap fenomena alam dan lingkungan kehidupan. Peserta didik mengamati fenomena alam serta kehidupan secara objektif dan imajinatif, melakukan eksplorasi atau eksperimen untuk mengolah media audio visual dengan estetis, kreatif, dan imajinatif. Dengan ini, peserta didik didorong untuk menemukan fakta-fakta, membangun konsep, melakukan eksplorasi secara prosedural, serta membangun nilai-nilai baru secara mandiri. Selain itu, sebagai landasan pengetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan kompetensi pilihan di fase F.

Kerjasama dengan dunia kerja menjadi sangat penting dalam pengembangan kurikulum pembelajaran di fase F, dimana mata pelajaran dibuat selaras dengan output yang diharapkan mitra dunia kerja pada masing-masing satuan pendidikan.

Mata pelajaran Produksi Film menggunakan berbagai pendekatan, strategi, metode serta model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik konsentrasi keahlian pilihan pada kompetensi keahlian peserta didik. Hal ini disusun untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, serta kemandirian sesuai dengan bakat, minat, renjana, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Model-model pembelajaran yang dapat digunakan antara lain Project-based Learning, Teaching Factory, Discovery Learning, Problem-based Learning, Inquiry Learning, atau model lainnya serta metode yang relevan.

Mata pelajaran Produksi Film berkontribusi dalam membangun kompetensi dasar peserta didik yang bersifat hard skills dan soft skills menguasai keahlian di bidang Produksi Film dengan memegang teguh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia terhadap manusia dan alam, bernalar kritis, mandiri, kreatif, komunikatif dan adaptif terhadap lingkungan.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Produksi Film bertujuan membekali peserta didik dengan dasar-dasar pengetahuan, keterampilan pada kompetensi pilihan (hard skill) dan sikap (soft skill), serta perkembangan teknologi komunikasi audio visual meliputi:
1. memahami Manajemen Produksi Film;
2. memahami Penulisan naskah dan Penyutradaraan Film;
3. memahami Tata Kamera dan Tata Cahaya Film;
4. memahami Tata Suara Film;
5. memahami Tata Artistik Film;
6. memahami Editing Audio dan Video;
7. memahami dan menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) dalam proses produksi; dan
8. memahami Kekayaan Intelektual (Intellectual property), profil technopreneur, peluang usaha dan dunia kerja/profesi dalam industri perfilman;

Karakteristik

Mata pelajaran ini mempunyai beberapa materi ajar yang beragam, yang dipelajari melalui pengetahuan dan praktik, dengan porsi dominan pada penguasaan teknis yang disesuaikan untuk peserta didik SMK atau sesuai output yang diajukan oleh mitra dunia kerja. Untuk menumbuhkan imajinasi dan kreativitas, kompetensi inti, dan kompetensi pilihan dapat dikembangkan berbagai aktivitas pembelajaran.
Elemen dan deskripsi mata pelajaran Produksi Film meliputi.


Keterangan:
1. Beban pembelajaran per setiap elemen dapat disesuaikan porsinya dengan kompetensi keahlian yang dituntut dari mitra dunia kerja pada setiap satuan pendidikan.
2. Pemilihan elemen disesuaikan dengan konsentrasi pilihan pada kompetensi keahlian yang dituntut dari mitra dunia kerja pada setiap satuan pendidikan.
3. Elemen dan capaian pembelajaran dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan kompetensi keahlian yang dituntut dari mitra dunia kerja pada setiap satuan pendidikan.
4. Khusus pada elemen penulisan naskah dan penyutradaraan, elemen bersifat pemahaman (pengetahuan), karena secara teknis, level untuk penulis naskah dan sutradara film dicapai di tingkat pembelajaran setelah SMK.

Perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran harus sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan tujuan yang dicapai. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan berbagai variasi model pembelajaran, dan penilaian meliputi aspek pengetahuan (tes dan non tes), sikap (observasi) dan keterampilan (proses, produk dan portofolio). Pembelajaran dimungkinkan untuk dapat diterapkan secara sistem blok (block system) disesuaikan dengan karakteristik elemen yang dipelajari.