Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Seni Lukis dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Seni Lukis SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Seni Lukis selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Seni Lukis merupakan mata pelajaran dalam Bidang Seni dan Ekonomi Kreatif, Program Keahlian Seni Rupa. Mata pelajaran Seni lukis adalah mata pelajaran kejuruan yang memberi bekal kepada peserta didik tentang konsep, teknik, dan kreativitas penciptaan karya seni rupa dua dimensional dan memiliki nilai-nilai estetis dan artistik. Pembelajaran Seni Lukis dilakukan secara manual dan digital dengan memperhatikan budaya seni lukis lokal, nasional, dan global, serta teknologi terkini seni lukis.

Mata pelajaran Seni Lukis berada di fase F. Semua elemen diperkenalkan namun peserta didik dapat fokus pada salah satu elemen saja sesuai dengan minat, bakat, dan passion masing-masing, serta kebutuhan dunia kerja. Pembelajaran pada fase F memperhatikan integrasi berbagai mata pelajaran sesuai dengan projek yang dirancang pada dunia kerja.
Pendekatan pembelajaran Konsentrasi Seni Lukis diarahkan agar vc mendorong peserta didik memiliki pemahaman konsep teknik melukis secara manual, secara digital dan, kemampuan kreativitas, inovasi dalam berkarya seni lukis, dengan variasi model pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi agar peserta didik terlibat aktif memberikan ruang yang cukup untuk prakarsa, kreativitas, inovasi, kolaborasi, komunikasi, kepemimpinan, kemandirian sesuai passion, bakat, minat serta perkembangan fisik dan psikologisnya.

Mata pelajaran Seni Lukis memperhatikan budaya lokal, nasional dan global, sehingga mampu menciptakan/mengerjakan karya lukis secara kreatif, inovatif, kolaboratif/gotong royong, dan mandiri sesuai dengan minat, bakat, dan passion masing-masing, serta beriman dan bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa. Peserta didik konsentrasi keahlian Seni Lukis merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Seni Lukis bertujuan membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap (soft skills, hard skills, dan karakter), agar mengenal semua kompetensi dan menguasai kompetensi tertentu dalam seni lukis secara mendalam sesuai dengan passion, minat, dan bakatnya, antara lain:
1. memahami konsep, keteknikan, dan proses penciptaan dalam seni lukis media kering;
2. memahami konsep, keteknikan, dan proses penciptaan dalam seni lukis cat air;
3. memahami konsep, keteknikan, dan proses penciptaan dalam seni lukis cat akrilik;
4. memahami konsep, keteknikan, dan proses penciptaan dalam seni lukis cat minyak,
5. memahami konsep, keteknikan, dan proses penciptaan dalam seni lukis mixed media,
6. memahami konsep, keteknikan, dan proses penciptaan dalam seni lukis digital (digital painting);
7. memahami penerapan wirausaha/pemasaran seni lukis, baik secara konvensional maupun digital/marketplace; dan
8. memahami perawatan dan konservasi karya lukis.

Karakteristik

Pada hakikatnya mata pelajaran Seni Lukis berfokus pada soft skills, hard skills, dan karakter dalam bidang pekerjaan seni lukis sesuai dengan perkembangan dunia kerja, melalui penguasaan konsep dan teknik melukis, proses penciptaan karya lukis, dan pemasaran karya lukis secara manual dan digital. Peserta didik mampu bekerja di industri, berwirausaha mandiri dalam bidang seni lukis dan melanjutkan pendidikan sesuai dengan bidang keahlian yang dimiliki. Karakter khusus mata pelajaran seni lukis adalah eksplorasi garis, bentuk, ruang, tekstur, gerak, dan warna, dengan memperhatikan prinsip-prinsip pengorganisasian unsur seni rupa dua dimensional.
Elemen pada mata pelajaran ini dapat diuraikan sebagai berikut.