Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Spa Dan Beauty Therapy dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Spa Dan Beauty Therapy SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Spa Dan Beauty Therapy selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Spa dan Beauty Therapy merupakan mata pelajaran yang berisi kompetensi yang mendasari penguasaan tentang perilaku, pengetahuan, sikap kerja dan keterampilan yang harus dikuasai oleh seorang beutician, dan therapist yang profesional sesuai kebutuhan dunia kerja serta ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya. Peserta didik diharapkan mampu menguasai bahasa Inggris dan bahasa asing pilihan sebagai syarat untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja muda Indonesia hingga mampu mencapai standar kompetensi di tingkat ASEAN (Asean Skills Standar). Landasan untuk mendalami industri spa dan beauty therapy adalah kemampuan komunikasi, penerapan pelayanan prima di industri dengan mengikuti perkembangan penerapan teknologi dan isu-isu global terkait dunia spa dan beauty therapy seperti influencer dan beauty blogger dengan memiliki beautypreneur sehingga dapat menciptakan peluang usaha dan pekerjaan/profesi layanan jasa spa dan beauty therapy.

Pengetahuan yang dimiliki peserta didik pada mata pelajaran ini antara lain mampu memahami anatomi fisiologi dan analisis kondisi tubuh pelanggan. Keterampilan yang dimiliki peserta didik meliputi perawatan kulit wajah (beauty aesthetic) secara manual dan teknologi, perawatan pijat badan Indonesia, dan internasional dengan mengaplikasikan minyak atsiri (aromatherapy) untuk perawatan spa, perawatan badan (body treatment) secara tradisional dan teknologi pada spa, perawatan badan dengan sauna, perawatan badan dengan hydrotherapy, pencabutan bulu dengan wax, perawatan tangan, kaki dan kuku, perawatan payudara dan area vagina, serta pengelolaan usaha beauty aesthetic pada spa. Mata pelajaran ini dimaksudkan untuk memberikan sarana pembelajaran dengan perkembangan teknologi di dunia kerja, memberikan pengalaman belajar sesuai dengan persyaratan yang menjadi tuntutan oleh dunia kerja/konsumen, membangun dan menerapkan budaya kerja di lingkungan sekolah, mengembangkan kreativitas dan inovasi serta mempersiapkan peserta didik untuk mendapatkan pengakuan dalam bentuk sertifikat kompetensi sesuai dengan jabatan kerja di bidang spa dan beauty therapy dan produktivitas/kinerja di dunia kerja dan industri. Fungsi mata pelajaran ini menyiapkan peserta didik untuk memiliki perilaku, pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan oleh peserta didik yang akan berkecimpung di dunia industri spa dan beauty therapy sehingga menjadi praktisi beutician dan therapist yang handal, berkualitas, profesional, dan berdaya saing tinggi.

Pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi, namun juga dapat melalui observasi, studi kasus, demonstrasi, serta menggunakan beberapa metode pembelajaran yang berpusat pada siswa, pembelajaran Discovery Learning, Project-based Learning, Problem-based Learning dan Teaching Factory yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran dan materi pelajaran. Pada mata pelajaran ini dapat dilakukan secara sistem blok disesuaikan dengan karakteristik materi yang dipelajari. Proses pembelajaran pada mata pelajaran ini dapat dilakukan melalui pembelajaran di kelas, pembelajaran di ruang praktik spa dan beauty therapy, kegiatan berbasis proyek, digital portofolio dan digital consultation dengan melakukan kerja sama dengan industri, pembelajaran teaching factory, bekerja sama dengan stakeholder, guru tamu, atau praktisi industri dan alumnus, melakukan kunjungan industri yang relevan di bidang spa dan beauty therapy, dan melakukan digital marketing serta melakukan penggalian informasi melalui media digital.

Mata pelajaran ini membuka wawasan peserta didik untuk siap sebagai sumber daya yang ahli pada bidang keahlian spa dan beauty therapy, yang memiliki bernalar kritis, kreatif dan adaptif dengan alam nyata sebagai wujud manusia abad ke-21. Peserta didik yang menguasai spa dan beauty therapy diharapkan menjadi profil pelajar Pancasila yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, mandiri, bergotong royong dan berkebinekaan global serta budaya kerja yang baik.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran ini bertujuan untuk membekali peserta didik dengan kemampuan softskills dan hardskills melalui proses pembelajaran antara lain:
1. menerapkan analisa dasar kondisi pelanggan untuk perawatan spa;
2. melakukan pijat badan Indonesia, internasional mengaplikasikan minyak atsiri (aromatherapy) untuk perawatan spa;
3. melakukan perawatan tangan, kaki dan kuku;
4. melakukan pencabutan bulu dengan wax (Waxing) dan menggunakan teknologi;
5. melakukan perawatan badan tradisional dan menggunakan teknologi;
6. melakukan perawatan badan dengan penguapan;
7. melakukan perawatan badan dengan hydrotherapy;
8. melakukan perawatan wajah manual dan menggunakan teknologi;
9. melakukan rias wajah khusus; dan
10. melakukan penjualan jasa dan produk ritel pada usaha spa dan beauty therapy.

Karakteristik

Mata pelajaran ini merupakan materi fungsional di bidang pariwisata untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki perilaku (softskills), pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja dalam bidang spa dan beauty therapy. Pada proses pembelajaran peserta didik diberikan pemahaman tentang cara menerima, menganalisis, melakukan hingga mengakhiri pelayanan perawatan dengan menanyakan kepuasan pelanggan dan merencanakan serta memasarkan produk sebagai kompetensi yang harus dimiliki oleh peserta didik secara spesifik. Spesifikasi keahlian spa dan beauty therapy mampu memberikan persepktif pada tingkat kompetensi tertentu yang dapat ditingkatkan dan diasah oleh peserta didik di fase F. Aspek yang dipelajari pada spa dan beauty therapy terdiri atas 6 (enam) elemen dan deskripsi sebagai berikut.