Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Teknik Alat Berat dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Teknik Alat Berat SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Teknik Alat Berat selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Konsentrasi Teknik Alat Berat membekali peserta didik dengan kompetensi-kompetensi penguasaan keahlian Teknik Alat Berat, yaitu melaksanakan spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan langkah tugas kerja sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (POS) serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang pekerjaan pada perawatan, penyelesaian gangguan sederhana dan komponen sistem alat berat. Konsentrasi Teknik Alat Berat merupakan pendalaman mengenai maintenance technology berbasis komputerisasi seperti (KOMTRAX, LINKSYS), dan tingkat lanjut bagi peserta didik dalam memahami isu-isu penting terkait dengan perawatan berkala dan penyelesaian gangguan sederhana pada alat berat. Teknologi alat berat masa depan mengarah pada teknologi ramah lingkungan, hemat bahan bakar, dan memiliki produktivitas yang tinggi dengan mengimplementasikan sistem mekanik elektronik mechatronic. Oleh karena itu,link and match tuntutan industri alat berat dengan kurikulum alat berat yang ada harus sejalan dengan tuntutan kebutuhan zaman.

Mata pelajaran Teknik Alat Berat berada pada fase F adalah salah satu mata pelajaran pada program keahlian teknik otomotif yang mempelajari peralatan atau kendaraan yang dirancang khusus untuk membantu mengerjakan pekerjaan yang berat dan sulit yang memiliki fungsi utama memindahkan, mengolah material (tanah, bahan tambang, kayu, hasil perkebunan dan lain-lain) atau sebagai pembangkit listrik yang bekerja di sektor konstruksi, pertambangan, perkebunan, pertanian, kehutanan, transportasi, dan logistik serta sektor-sektor lainnya yang sejenis. Mesin-mesin besar yang di maksud adalah alat berat seperti excavator, bulldozer, motor grader, wheel loader, forklift, dump truck, bus, mobile crane dan sebagainya. Pada program studi ini akan dipelajari komponen dan sistem alat berat, serta metode perawatan berkala.

Pembelajaran Teknik Alat Berat membiasakan dalam membentuk peserta didik memiliki keahlian pada bidang Teknik Alat Berat, serta meningkatkan kemampuan logika berpikir, communication collaboration, berpikir kreatif, innovative yang mewadahi penyelesaian masalah sederhana, menemukan solusi mengatasi masalah. Oleh karena itu, pembelajarannya dapat menggunakan berbagai pendekatan, model, strategi, serta metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik kompetensi alat berat. Model pembelajaran yang dapat digunakan antara lain project-based learning, problem-based learning, inquiry-based learning, discovery-based learning, teaching factory, atau model pembelajaran lainnya yang relevan.

Pembelajaran Teknik Alat Berat membiasakan peserta didik bernalar kritis dalam menghadapi permasalahan, bekerja mandiri, kreatif, inovatif dalam menemukan solusi permasalahan, kolaborasi dalam tim, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berakhlak mulia, dan peduli terhadap lingkungannya. sehingga menjadi lulusan yang siap bekerja, melanjutkan pendidikan, atau berwirausaha.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Teknik Alat Berat bertujuan untuk memastikan peserta didik dibekali dengan dasar pengetahuan, keterampilan (hard skills dan softs kills), serta sikap sebagai berikut:
1. mengidentifikasi komponen dan sistem alat berat;
2. melaksanakan maintenance/perawatan alat berat sesuai dengan prosedur;
3. melaksanakan penyelesaian gangguan sederhana pada alat berat sesuai dengan prosedur;
4. menerapkan prosedur Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH) sesuai prosedur agar tidak terjadi kecelakaan kerja dan pencemaran lingkungan di tempat kerja; dan
5. memiliki sikap kedisiplinan, ketelitian, kerja sama dan komunikasi yang baik di lingkungan kerja.

Karakteristik

Pada hakikatnya mata pelajaran ini berfokus pada kompetensi tingkat menengah dan lanjut (advance) yang harus dimiliki oleh tenaga mekanik dan jabatan lain sesuai dengan perkembangan dunia kerja pada bidang Teknik Alat Berat. Selain itu, peserta didik diberikan pemahaman tentang proses bisnis, perkembangan penerapan teknologi dan isu-isu global, dan peluang usaha pada konsentrasi keahlian Teknik Alat Berat. Mata pelajaran ini membekali peserta didik untuk bekerja, berwirausaha, dan melanjutkan studi tentang teknik alat berat.

Keluasan dan kedalaman materi mata pelajaran ini disusun secara bertahap dan berkesinambungan sesuai tahap perkembangan berpikir peserta didik. Tahap penyampaian materi pelajaran dimulai dengan materi pengetahuan tentang model alat berat atau product knowledge, gambar teknik, pemahaman dasar diesel engine, beserta komponen sistem kelistrikan, komponen system hydraulic, komponen sistem pemindah tenaga (power train) dan kerangka bawah (undercarriage), serta perawatan unit alat berat dengan tujuan akhir peserta didik mampu melaksanakan perawatan dan dapat menyelesaikan gangguan sederhana pada pada unit alat berat, dengan materi diilustrasikan seperti berikut.