Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Teknik Jaringan Tenaga Listrik dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Teknik Jaringan Tenaga Listrik SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Teknik Jaringan Tenaga Listrik selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Teknik Jaringan Tenaga Listrik adalah mata pelajaran yang berisi kompetensi-kompetensi terapan jaringan tenaga listrik. Mata pelajaran ini berfungsi untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dan sikap yang merupakan lanjutan penguasaan pengetahuan dan keterampilan pada mata pelajaran dasar kejuruan program ketenagalistrikan fase E dan harus didukung oleh mata pelajaran kelompok umum dan kejuruan. Mata pelajaran ini berisi materi esensial yang dalam pelaksanaannya dapat ditambah atau diperdalam oleh guru sesuai kondisi lingkungan dan perkembangan teknologi.

Mata pelajaran ini merupakan kompetensi profesional sebagai pondasi bagi peserta didik dalam memahami tugas-tugas menjadi seorang pekerja pada bidang ketenagalistrikan, seperti: teknisi jaringan tenaga listrik (linesman), operator peralatan ketenagalistrikan atau sebagai wirausahawan sesuai bidangnya. Selain itu tamatan memiliki peluang melanjutkan pendidikan sesuai kejuruannya. Dokumen Capaian Pembelajaran mata pelajaran ini menjadi dasar penyusunan tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran, dan bahan ajar.

Mata pelajaran ini meliputi: jaringan distribusi listrik tegangan rendah, jaringan distribusi listrik tegangan menengah, jaringan transmisi tenaga listrik, proteksi jaringan distribusi tenaga listrik, gardu induk dan instalasi listrik gedung kontrol gardu induk serta Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) yang meliputi: keselamatan tenaga kerja, keselamatan instalasi, keselamatan masyarakat dan keselamatan lingkungan. Masing-masing materi tersebut mempelajari kompetensi soft skills dan hard skills menggunakan pendekatan saintifik yang mendorong peserta didik melaksanakan pembelajaran melalui proses mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/mencoba, menalar/mengasosiasi dan mengkomunikasikan. Pembelajaran dapat menggunakan berbagai model, antara lain pembelajaran berbasis projek (project-based learning), pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning), pembelajaran teaching factory (bagi sekolah yang yang telah melaksanakan) dan model pembelajaran lainnya sesuai karakteristik kompetensi. Kegiatan pembelajaran dapat dilaksanakan dalam bentuk teori dan praktik di sekolah, kunjungan industri, praktik kerja lapangan dan bentuk pembelajaran lain yang mampu dilaksanakan sekolah untuk mengembangkan kompetensi secara utuh dan mendalam. Dalam upaya mewujudkan capaian pembelajaran, sekolah hendaknya melaksanakan strategi pengembangan SMK yaitu ā€œ8+iā€ secara efektif.

Mata pelajaran ini berkontribusi dalam membentuk profil pelajar Pancasila yang meliputi: beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia; berkebhinekaan global; bergotong royong; kreatif dalam menemukan solusi permasalahan kehidupan, bernalar kritis dalam menghadapi permasalahan dan mandiri.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran ini bertujuan membekali peserta didik dengan sikap, pengetahuan dan keterampilan yang berupa soft skills dan hard skills sehingga peserta didik mampu:
1. memasang, mengoperasikan dan memelihara sistem jaringan distribusi tenaga listrik tegangan rendah;
2. memasang, mengoperasikan dan memelihara sistem jaringan distribusi tenaga listrik tegangan menengah;
3. mengoperasikan dan memelihara sistem transmisi tenaga listrik;
4. memasang, mengoperasikan dan memelihara sistem proteksi jaringan distribusi tenaga listrik;
5. mengoperasikan dan memelihara komponen pada gardu induk; dan
6. memasang, mengoperasikan dan memelihara sistem instalasi listrik gedung kontrol gardu induk.

Karakteristik

Mata pelajaran ini membangun soft skills dan hard skills program ketenagalistrikan yang meliputi proses bisnis menyeluruh dalam industri ketenagalistrikan. Mata pelajaran ini memiliki berbagai karakteristik yang harus diperhatikan dalam pengorganisasian pembelajaran, yaitu selalu terkait dengan perkembangan teknologi; sarat dengan keterampilan sehingga pembelajaran perlu banyak praktik; memiliki berbagai peralatan khusus sehingga menuntut kemahiran; menuntut ketelitian dalam pengukuran dan kemampuan matematis untuk perencanaan; memerlukan penguasaan kompetensi pengorganisasian pada setiap langkah persiapan, pelaksanaan dan pengujian; memiliki kepatuhan tinggi terhadap standar berlaku; memerlukan kemampuan menganalisis kegagalan kerja suatu sistem dan memberikan solusi, memerlukan kemampuan interpretasi terhadap gambar kerja yang harus diwujudkan dalam pekerjaan; dan memiliki tingkat bahaya yang tinggi sehingga diperlukan kepatuhan terhadap K2.
Struktur elemen pembangun capaian pembelajaran digambarkan sebagai berikut.