Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Teknik Mekanik Industri dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Teknik Mekanik Industri SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Teknik Mekanik Industri selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Teknik Mekanik Industri adalah salah satu konsentrasi keahlian Program Keahlian Teknik Mesin yang membekali peserta didik dengan kompetensi-kompetensi penguasaan keahlian teknik mekanik industri, yaitu melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang pekerjaan teknik mekanik industri. Lingkup pekerjaan teknik mekanik industri terutama pada pemeliharaan dan perbaikan peralatan mesin mekanik industri.

Teknik Mekanik Industri berada pada fase F meliputi pemahaman mesin mekanik industri, sistem hidrolik dan pneumatik, sistem kelistrikan, sistem elektronika, sistem kontrol dan teknik perawatan mesin-mesin mekanik industri. Teknik Mekanik Industri juga memiliki andil dalam memberikan solusi pada keilmuan lain seperti teknik penerbangan, teknik perkapalan, teknik perkeretaapian, teknik otomotif, teknik sipil, teknik listrik, teknik perminyakan, dan teknik kimia, bahkan hingga ke bidang kedokteran, kesehatan, dan obat-obatan.

Mata pelajaran Teknik Mekanik Industri menggunakan berbagai pendekatan, model, strategi, serta metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik kompetensi yang dipelajari. Proses pembelajaran diharapkan dapat dilaksanakan secara interaktif, aktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, kemandirian sesuai dengan bakat, minat, renjana, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Pembelajaran dapat dilakukan dengan pendekatan contextual teaching learning, cooperative learning, maupun individual learning. Model pembelajaran yang dapat digunakan antara lain project-based learning, problem-based learning, inquiry-based learning, discovery-based learning, teaching factory, atau model pembelajaran lainnya yang relevan.

Mata pelajaran Teknik Mekanik Industri berkontribusi dalam membentuk peserta didik memiliki keahlian pada bidang mekanik industri, untuk menumbuhkan renjana (passion), visi (vision), imajinasi, dan kreativitas. Mata pelajaran Teknik Mekanik Industri berkontribusi dalam membentuk kompetensi hard skills, soft skills, dan karakter peserta didik pada bidang teknik mekanik industri. Pembelajaran Teknik Mekanik Industri membiasakan peserta didik bernalar kritis dalam menghadapi permasalahan, bekerja mandiri, kreatif, inovatif dalam menemukan solusi permasalahan kehidupan sehingga menjadi warga yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Teknik Mekanik Industri bertujuan untuk memastikan peserta didik dibekali dengan karakter/sikap (attitude), keterampilan (hard skills, soft skills) dan pengetahuan (knowledge) dengan menerapkan budaya kerja industri, Ringkas, Rapih, Resik, Rawat, dan Rajin (5R), prosedur-prosedur mutu, Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH) sebagai berikut:
1. menganalisis mesin mekanik industri;
2. mendiagnosa sistem hidrolik dan pneumatik pada mekanik industri;
3. mendiagnosa sistem kelistrikan pada mesin mekanik industri;
4. memahami sistem elektronika pada mekanik industri;
5. menganalisis sistem kontrol peralatan mekanik industri; dan
6. mendiagnosa teknik perawatan mesin-mesin mekanik industri.

Karakteristik

Pada hakikatnya mata pelajaran Teknik Mekanik Industri berfokus pada kompetensi tingkat menengah dan lanjut yang harus dimiliki oleh tenaga operator, teknisi dan jabatan profesi lainnya disesuaikan dengan skema sertifikasi ruang lingkup kebutuhan kerja pada konsentrasi keahlian teknik mekanik industri. Mata pelajaran ini membekali peserta didik untuk bekerja, berwirausaha, dan melanjutkan studi sesuai dengan mata pelajaran Teknik Mekanik Industri.
Mata pelajaran Teknik Mekanik Industri meliputi elemen-elemen sebagai berikut.