Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Teknik Pembuatan Kain dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Teknik Pembuatan Kain SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Teknik Pembuatan Kain selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Mata pelajaran Teknik Pembuatan Kain adalah mata pelajaran yang berisi kompetensi-kompetensi keahlian teknik tekstil yang mempelajari proses pengolahan benang menjadi produk tekstil dalam bentuk kain tenundan kain rajut.

Mata pelajaran ini memiliki posisi dan peran sangat penting dalam menumbuhkembangkan kompetensi para peserta didik yang dibutuhkan kelak saat bekerja serta memberikan wawasan wirausaha pada program keahlian. Peserta didik pada fase F akan mempelajari pengetahuan proses produksi dan jenis-jenis mesin pembuatan kain, sehingga diharapkan dapat memahami dan memiliki kemampuan yang sesuai kompetensinya serta memiliki gambaran kerja pada industri, khususnya konsentrasi teknik pembuatan kain, dengan menerapkan prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Lingkungan Kerja, Prinsip 5R dan Budaya Kerja.

Proses pembelajaran Teknik Pembuatan Kain berpusat kepada peserta didik (Student-centered Learning) dengan prinsip Pembelajaran Berbasis Penyelidikan (Inquiry-based Learning), Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem-based Learning), Pembelajaran Berbasis Projek (Project-based Learning), Pembelajaran Berbasis Penemuan (Discovery-based Learning), Pembelajaran Berbasis Produk (Product-based Learning) atau Pembelajaran Berbasis Industri (Teaching Factory) sesuai dengan karakteristik materi yang akan diberikan. Pembelajaran dapat dilakukan di kelas, di bengkel/workshop, berbasis projek sederhana, interaksi dengan alumni atau guru tamu dari industri/praktisi di bidang pembuatan kain, praktik kerja industri untuk mengenalkan dunia kerja yang sesungguhnya, dan pencarian informasi melalui media digital mengenai perkembangan teknologi tekstil, dunia kerja serta isu-isu global terkait dengan teknologi tekstil atau pembuatan kain.

Mata pelajaran ini berkontribusi agar peserta didik menguasai keahlian di bidang teknik tekstil denganmemegang teguh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia terhadap manusia dan alam, bernalar kritis, mandiri, kreatif, komunikatif dan adaptif terhadap lingkungan seiring dengan perkembangan teknologi tekstil yang pesat.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran Teknik Pembuatan Kain bertujuan untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, sikap (hard skills dan soft skills) dengan menerapkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Budaya Kerja (5R) dalam setiap kegiatan yang dilakukan melalui proses pembelajaran sebagai berikut:
1. memahami proses persiapan pembuatan kain;
2. memahami desain anyaman;
3. memahami proses pertenunan;
4. memahami proses perajutan; dan
5. memahami pengendalian mutu kain.

Karakteristik

Mata pelajaran Teknik Pembuatan Kain berisi kompetensi-kompetensi keahlian teknik tekstil yang mempelajari proses pengolahan benang menjadi produk tekstil dalam bentuk kain tenun dan kain rajut. Mata pelajaran ini mencakup materi persiapan pembuatan kain, desain anyaman, pertenunan, perajutan dan pengendalian mutu kain. Mata pelajaran ini membekali peserta didik untuk bekerja, berwirausaha, dan melanjutkan studi tentang teknik pembuatan kain.
Mata pelajaran Teknik Pembuatan Kain terdiri atas beberapa elemen sebagai berikut.