Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Capaian Pembelajaran Teknik Pengendalian Produksi dan Contoh ATP Kejuruan SMK

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Teknik Pengendalian Produksi SD-SMA dalam kurikulum merdeka belajar berisi keterampilan yang harus diselesaikan peserta didik di setiap tahap. Capaian Pembelajaran Teknik Pengendalian Produksi selanjutnya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Modul Ajar

Rasional

Teknik Pengendalian Produksi adalah mata pelajaran yang mempelajari cara mengoptimalkan resource (sumber daya) yang dimiliki perusahaan terdiri dari manusia (man), mesin/peralatan produksi (machine), bahan baku (material), metode kerja (method), lingkungan kerja (environment), informasi (Data) untuk mendapatkan produktivitas maksimum.

Mata pelajaran ini berada pada Fase F merupakan pendalaman dan tingkat lanjut bagi peserta didik dalam memahami isu-isu penting terkait dengan teknologi manufaktur dan rekayasa khususnya pada bidang teknik logistik, dan merupakan bekal yang harus dimiliki sebagai landasan pengetahuan dan keterampilan dalam mempersiapkan peserta didik untuk bekerja, melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dan berwirausaha sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya.

Mata pelajaran ini menggunakan berbagai pendekatan, model, strategi, serta metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik kompetensi yang dipelajari. Proses pembelajaran diharapkan dapat dilaksanakan secara interaktif, aktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, kemandirian sesuai dengan bakat, minat, renjana, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Proses pembelajaran dapat dilaksanakan di kelas, pembelajaran di workshop, kegiatan Pembelajaran Berbasis Projek (Project-based Learning) sederhana, interaksi dengan alumni, guru tamu dari industri/praktisi bidang Teknik Logistik untuk menumbuhkan minat dan motivasi siswa, kunjungan industri, praktek kerja lapangan, pencarian informasi melalui media digital. Pembelajaran dapat dilakukan dengan pendekatan contextual teaching learning, cooperative learning, individual learning, scientific approach maupun pendekatan pembelajaran lainnya. Model pembelajaran yang dapat digunakan, antara lain project-based learning, problem-based learning, inquiry-based learning, discovery-based learning, teaching factory, atau model pembelajaran lainnya yang relevan.

Mata pelajaran ini berkontribusi dalam membentuk peserta didik memiliki keahlian pada bidang Teknik Logistik, meningkatkan lebih lanjut kemampuan logika dan teknologi digital (computational thinking), yaitu suatu cara berpikir yang memungkinkan untuk menguraikan suatu masalah menjadi beberapa bagian yang lebih kecil dan sederhana, menemukan pola masalah, serta menyusun langkah-langkah solusi mengatasi masalah. Penguasaan kemampuan teknik pengendalian produksi akan membiasakan peserta didik bernalar kritis dalam menghadapi permasalahan, bekerja mandiri, Kemampuan komunikasi dan kerja sama (teamwork), kreatif, inovatif dalam menemukan solusi permasalahan kehidupan, serta menjadi warga negara yang menerapkan nilai-nilai religius, berakhlak mulia, dan peduli terhadap lingkungannya.

Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran ini bertujuan membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap (soft skills dan hard skills) dengan menerapkan Budaya Kerja Industri, serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sebagai berikut:
1. memahami kegiatan perencanaan tata letak fasilitas;
2. memahami pengendalian mutu produk;
3. memahami sistem dan pengendalian produksi; dan
4. memahami perancangan sistem kerja dan ergonomis.

Karakteristik

Hakikatnya mata pelajaran ini fokus pada kompetensi tingkat menengah dan lanjut (advance) yang harus dimiliki oleh tenaga operator, teknisi dan jabatan lain sesuai dengan perkembangan dunia kerja yang memiliki kemampuan dibidang perencanaan, pengorganisasian dan pengendalian produksi yang meliputi perencanaan layout, pengendalian mutu produk, sistem dan pengendalian produksi dan perancangan sistem kerja ergonomi untuk meningkatkan produktivitas. Selain itu peserta didik diberikan pemahaman tentang proses bisnis, perkembangan penerapan teknologi dan isu-isu global, job profile dan peluang usaha bidang teknik pengendalian produksi. Mata pelajaran ini membekali peserta didik untuk bekerja, berwirausaha, dan melanjutkan studi tentang Teknik Pengendalian Produksi.
Mata pelajaran ini memiliki elemen-elemen sebagai berikut.