Programmable Search Engine requires JavaScript

JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page.

Modul ajar Farmasi Industri Fase F Kelas 11 dan 12 SMK Kurikulum Merdeka

Modul ajar Farmasi Industri merupakan salah satu bentuk perangkat ajar yang digunakan guru untuk melaksanakan pembelajaran dalam upaya mencapai Profil Pelajar Pancasila dan Capaian Pembelajaran. Modul ajar merupakan penjabaran dari Alur Tujuan Pembelajaran dari Farmasi Industri dan disusun sesuai dengan fase F atau tahap perkembangan murid Kelas 11 dan 12 SMK. Anda bisa melihat Alur tujuan Pembelajaran (ATP) Farmasi Industri sebelum menyusun modul ajar.

Pada akhir fase F, peserta didik akan mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai Konsentrasi Keahlian Farmasi Industri, dalam rangka menumbuhkan renjana (passion), visi (vision), imajinasi, dan kreativitas untuk merencanakan dan melaksanakan aktivitas belajar. Peserta didik juga menguasai kompetensi teknis di bidang farmasi industri mulai dari teknik pembuatan sediaan obat, pengujian dan pengendalian mutu produk, manajemen produksi obat, hingga teknologi pengemasan produk.

Berikut ini contoh modul ajar Farmasi Industri yang bisa Anda lengkapi sendiri berserta contohnya. Anda bisa mengedit sesuai kebutuhan pembelajaran.


MODUL AJAR

FARMASI INDUSTRI

1. Identitas Modul

  1. Nama Penyusun : Ahmad Syaifudin, S.Kom
  2. Satuan Pendidikan : SMK Nusantara Blitar
  3. Fase : F
  4. Kelas : 11 dan 12 SMK
  5. Alokasi Waktu : 24 x 45 Menit
  6. Jumlah Pertemuan : 6 pertemuan
  7. Elemen : Teknik pembuatan sediaan obat
  8. Jumlah Peserta Didik : 36
  9. Moda : Blended (Daring/Tatap Muka)

2. Profil Pelajar Pancasila

Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak Mulia, Mandiri, Bernalar Kritis, dan Kreatif

3. Tujuan Pembelajaran

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan teknik pembuatan sediaan obat mulai dari menerapkan standar operasional prosedur, menerapkan CPOB dalam hal personalia, bangunan, peralatan, dan aspek produksi. Peserta didik juga memahami formulasi dasar sediaan padat dan setengah padat, sediaan cair dan steril, menerapkan pembuatan sediaan padat dan setengah padat serta sediaan cair.

4. Sarana Prasarana

Buku Paket, Modul, PC/Laptop, Infokus, Internet dan Lainnya

5. Karakteristik Peserta Didik

Peserta didik reguler/tipikal (tanpa ketunaan dan kesulitan belajar atau berpencapaian tinggi)

6. Materi Ajar

7. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

Download Modul Ajar SMK Lengkap

MODUL AJAR

FARMASI INDUSTRI

1. Identitas Modul

  1. Nama Penyusun : Ahmad Syaifudin, S.Kom
  2. Satuan Pendidikan : SMK Nusantara Blitar
  3. Fase : F
  4. Kelas : 11 dan 12 SMK
  5. Alokasi Waktu : 24 x 45 Menit
  6. Jumlah Pertemuan : 6 pertemuan
  7. Elemen : Pengujian dan pengendalian mutu produk
  8. Jumlah Peserta Didik : 36
  9. Moda : Blended (Daring/Tatap Muka)

2. Profil Pelajar Pancasila

Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak Mulia, Mandiri, Bernalar Kritis, dan Kreatif

3. Tujuan Pembelajaran

Pada akhir fase F, peserta didik mampu menerapkan manajemen mutu sesuai CPOB serta memahami pengelolaan dan pengujian sampel produk antara, produk ruahan dan produk jadi. Peserta didik memahami metode uji kualitatif dan kuantitatif bahan obat dan sampel produk serta mampu menganalisis IPC produk. Peserta didik juga mampu menerapkan monitoring barang kedaluwarsa dan pemusnahannya.

4. Sarana Prasarana

Buku Paket, Modul, PC/Laptop, Infokus, Internet dan Lainnya

5. Karakteristik Peserta Didik

Peserta didik reguler/tipikal (tanpa ketunaan dan kesulitan belajar atau berpencapaian tinggi)

6. Materi Ajar

7. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

Download Modul Ajar SMK Lengkap