Kiat Sukses dalam Membangun Bisnis

Bisnis merupakan salah satu sumber pandapatan yang banyak dilakukan oleh orang. Karena untuk memulai bisnis ini cukuo sederhana, mulai dari jualan di tepi jalan, sampai sebuah bisnis multi nasional.

Saat ini banyak orang yang mulai terjun ke dunia bisnis, mulai dari artis sampai orang bekerja di kantoran. Karena mereka menganggap bahwa bisnis bisa dilakukan siapa saja, dan bisa dijalankan kapan saja.

Lalu, bagaimana memulai sebuah bisnis yang berhasil? Pertanyaan itu sering ditanyakan orang, terutama oleh orang yang baru ingin memulai menjalankan bisnis.

Namun, belum pernah ditemukan jawaban yang pasti. Ada banyak pendapat dan referensi yang menjelaskan tentang bagaimana cara meraih keberhasilan dalam sebuah bisnis.

Banyak pula buku-buku tentang bisnis yang bisa dijadikan referensi untuk memulai menjalankan bisnis.

Meskipun demikian, sukses tergantung pada kemampuan untuk menemukan peluang bisnis, dan segera bertindak (take action) dengan mengelola sumber daya (resources) yang dibutuhkan untuk menawarkan sesuatu yang menarik bagi pelanggan, dan mengambil risiko (take risk) yang ada. Hal ini penting bagi kewirausahaan dalam konteks bisnis.

Yang berperan penting dalam proses keseluruhan adalah mental wirausaha. Tentu saja mental ini tidak muncul dalam sekejap, namun perlu dilatih dan dikembangkan sehingga menjadi sebuah mindset yang melekat dalam setiap tindakan seseorang dalam menjalankan usaha.

Orang yang memiliki mindset pebisnis, ia mampu mengambil inisiatif untuk menciptakan peluang serta melakukan penawaran menarik yang bernilai kepada calon pelanggan.

Kemampuan pengusaha untuk melakukan hal ini dengan berhasil tergantung pada empat 4 faktor, yaitu: (a) Motivasi, (2) kemampuan), (3) ide produk yang dijual, dan (4) sumber daya. Adapun penjelasan mengenai masing-masing faktor sebagai berikut:

a. Motivasi (dorongan untuk memulai usaha)

Motivasi sangat penting dalam meraih keberhasilan dalam dunia bisnis.

Bahkan sekarng ini banyak muncul motivator-motivator bisnis yang memberikan seminar dan coaching atau mentoring kepada pelaku bisnis yang masih pemula, agar bisa menjadi lebih sukses.

Di Indonesia sendiri banyak motivator bisnis yang sangat terkenal, misalnya Tung Desem Waringin, Mardigu WP, Dewa Eka Prayoga dan lain lain. Mereka memberikan mentoring bisnis agar siapapun yang ingin memulai bisnis dari awal bisa tetap semangat dan lebih cerdas dalam menjalankan bisnis.

Tak dapat dipungkiri bahwa untuk meraih keberhasilan, individu atau kelompok memerlukan motivasi yang tinggi dan dorongan untuk memulai bisnis sampai meraih keberhasilan.

Hal ini dicerminkan, misalnya, bagaimana dari ketangguhan mereka dalam menghadapi rintangan yang menghalangi, bagaimana mereka mencari informasi dan bagaimana mereka bersikap terhadap berbagai peluang yang ada.

Indikator tambahan adalah komitmen dan perilaku kerja mereka (kualitas, efisiensi, jam kerja yang panjang), pengorbanan sebelumnya dalam memulai bisnis, dan dukungan keluarga atau mitra bisnis.

b. Kemampuan (pengetahuan dan keterampilan teknis bisnis)

Pertanyaan penting lainnya adalah apakah individu atau orang lain yang terlibat memiliki kemampuan tertentu -ini dapat berupa pengetahuan, keterampilan teknis atau manajerial yang berhubungan dengan bisnis yang akan dijalankan. Satu jalan untuk mengisi kekurangan di bidang ini adalah bergabung dengan orang lain yang memiliki keterampilan yang dibutuhkan atau mempekerjakannya.

c. Gagasan dan Ide (sesuatu yang akan dipasarkan)

Hal penting yang ditentukan di sini adalah kelayakan dari ide, proyek, produk, atau layanan yang ditawarkan.

Dengan kata lain, apakah ide, produk, atau layanan itu sesuai dengan kebutuhan atau keinginan sejumlah pelanggan yang mampu membeli produk tersebut dan mau menggunakan/ membeli dalam jumlah yang sesuai, sehingga proyek bisnis secara keseluruhan menjadi bernilai (memberi keuntungan, dalam konteks bisnis.

Bagaimana produk itu bisa menjadi sesuatu yang lebih diinginkan atau lebih baik dari yang telah ada dan bagaimana reaksi pesaing?

d. Sumber daya. 

Pada akhirnya, kemampuan personal yang bekerja di dalam perusahaan untuk menguasai dan mengelola sumber daya yang ada, tidak hanya akan mempengaruhi kinerja usaha tersebut, tapi juga apakah mereka bisa memulai bisnis itu atau tidak.

Sumber daya itu meliputi modal, uang, tempat usaha, bahan baku, peralatan, dan tenaga kerja. Ketersediaan infrastruktur (seperti listrik, telepon, jalan) dan layanan pendukung juga sangat penting.

Nah, setelah membaca beberapa faktor yang telah disebutkan di atas, apakah Anda sudah siap menjalankan bisnis?

Sumber referensi :

Buku Modul 3 Manajemen Usaha Kecil – Direktorat Pembinaan Kursus dan Kelembagaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *