Manajemen Permodalan Untuk Usaha Kecil Menengah

Pengertian Manajemen Permodalan

Manajemen Permodalan merupakan bagian yang paling fundamental dan paling urgen yang direncanakan dalam mencapai tujuan perusahaan. Sering kali perusahaan sulit untuk berkembang karena gagal melakukan manajemen permodalan. Akibatnya, usaha menjadi stagnan dan sulit melaju lebih cepat.

Bagi perusahaan yang masih baru merintis atau usaha yang masih dalam skala kecil menengah, pengelolaan modal ini sangat penting. Oleh karena itu perlu adanya manajemen agar mampu mengelola modal sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan.

Ada beberapa cara untuk mengelola modal, diantaranya yaitu dengan teknik investasi modal dan pencarian sumber-sumber modal lain secara efektif dan efisien.

Permodalan ini merupakan sesuatu yang sangat urgen demi kelancaran menjalankan kegiatan usaha dalam suatu perusahaan yaitu bagaimana mengelola keuangan usaha, perusahaan agar lancar, mendatangkan manfaat jangka panjang.

Tentu saja ada berbagai problem yang sering kali dihadapi oleh pelaku usaha dalam mendapatkan modal, terutama modal keuangan. Beberapa permasalahan yang erat hubungannya dengan pengelolaan keuangan adalah sebagai berikut:

  1. Berapa jumlah dana yang dibutuhkan untuk menjalankan perusahaan?
  2. Bagaimana cara mendapatkan dana untuk modal usaha?
  3. Bagaimana mengalokasikan dana yang terbatas untuk mendatangkan manfaat semaksimal mungkin?
  4. Bagaimana cara mengatur aktiva (kekayaan) tetap, dan aktiva (kekayaan) lancar?
  5. Bagaimana cara menghitung dan mendistribusikan keuntungan yang didapat?
  6. Bagaimana langkah mengelola modal kerja?
  7. Alat apa yang digunakan untuk mengukur kinerja sebuah usaha?

Untuk menjawab permasalahan tersebut, kita perlu memahami bagaimana cara mengelola keuangan sebuah bisnis dalam perusahaan agar tidak terjerumus dalam kerugian. Oleh karena itu penting bagi Anda pelaku usaha untuk mengelola dana agar nantinya usaha Anda dapat berjalan dengan lancar.

Fungsi pengelolaan keuangan meliputi (1) cara mengivestasikan atau menggunakan dana, (b) cara mencari sumber-sumber dana.

Cara Menginvestasikan Dana

Tak dapat dipungkiri, dana merupakan darah segar bagi kelangsungan hidup usaha. Tanpa adanya dana, maka perusahaan akan kesulitan untuk eksis dan terus bertahan. Bagi perusahaan rintisan (startup) suntikan dana menjadi angin segar bagi keberlangsungan perusahaan untuk jangka yang lebih panjang.

Dana dalam perusahaan dapat dialokasikan untuk pembelian bahan, upah buruh, aktiva dan membayar berbagai biaya untuk kegiatan operasional perusahaan. Dana secara umum digunakan pengaturan investasi untuk berbagai aktivitas, seperti:

a. Kas, sebagai bagian dari modal kerja yang dapat berupa uang tunai dan uang dibank yang pencairannya dapat setiap waktu. Motivasi memegang uang kas tertentu:

1. Motif spekulasi dimaksudkan pemegangan uang tunai bertujuan untuk memanfaatkan kesempatan pertama untuk meraih keuntungan. Dengan adanya kas di tangan, maka transaksi per kas pertama yang biasa mendadak dan dalam waktu relatif singkat dan dengan leluasa bisa segera dilakukan.

2. Motif berjaga-jaga dimaksudkan sebagai usaha perusahaan menyediakan uang tunai untuk berjaga-jaga. Motif ini bertujuan untuk menjaga kemung-kinan timbulnya hambatan terhadap kontinuitas proses usaha perusahaan.

3. Motif transaksi dimaksudkan untuk menutup transaksi operasional setiap hari yang merupakan rutinitas kegiatan perusahaan. Transaksi pada umumnya dapat ditutup dengan cara tunai dan cara kredit.

b. Piutang, dimaksudkan sebagai sejumlah tagihan terhadap pi-hak lain akibat transaksi usaha yang disetujui dengan pem-bayaran yang ditunda selama jangka waktu tertentu.

c. Persediaan barang merupakan jenis investasi modal kerja yang dinamis, baik di perusahaan perdagangan maupun manufaktur. Untuk perusahaan perdagangan jenis persediaan berupa barang dagangan. Untuk perusahaan yang melakukan proses produksi, jenis persediaan dibagi dalam 3 bentuk persediaan, yaitu: (1) bahan mentah , (2) barang sedang dalam proses atau (3) barang jadi.

d. Mesin, peralatan yang digunakan untuk proses produksi dan diperhitungkan sebagai biaya overhead pabrik.

e. Gedung dan bangunan

f. Aktiva tetap lain, seperti tanah.

Cara Mencari Sumber-sumber dana

Dana dalam perusahaan dapat diperoleh dari berbagai sumber pendanaan, baik sumber dana internal maupun sumber dana ekstemal seperti:

a. Modal sendiri, merupakan sejumlah harta pemilik yang diikut-sertakan dalam melakukan kegiatan usaha perusahaan. Modal tersebut kelak akan turut diperhitungkan menerima laba dan menanggung kerugiaan dalam kegiatan usaha apabila rugi.

b. Hutang jangka pendek merupakan kredit dengan jangka waktu paling lama 12 bulan. Kredit ini sebagian besar berupa kredit perdagangan untuk menggerakkan kegiatan usaha, seperti:

  1. Kredit penjual
  2. Kredit Pembeli
  3. Kredit rekening koran
  4. Kredit wesel
  5. Kredit promis

c. Hutang jangka menengah merupakan jenis hutang yang jangka waktunya antara 1-5 tahun.

d. Hutang jangka panjang kredit dengan jangka waktu lima tahun atau lebih.

e. Sumber pendanaan lain yang sah, seperti modal ventura, dan Iain-Iain.

Rangkuman

Secara umum dapat kita rangkum bahwa pengelolaan permodalan meliputi hal-hal berikut :

1.    Pengelolaan modal meliputi dua tugas utama yaitu mengalokasikan dalam dana untuk membiayai usaha dan kegiatan mencari sumber-sumber modal usaha.

2.    Alokasi dana adalah menginvestasikan dana untuk pengadaan aset tetap seperti tanah, gedung dan kendaraan serta untuk pengadaan aset lancar seperti dana kas, dana pembayaran upah, piutang, dan persediaan.

3.    Sumber dana usaha dapat diperoleh dari dua sumber yaitu sumber internal dari dalam perusahaan dan sumber eksternal dari luar perusahaan.

4.     Sumber internal dapat diambil dari laba perusahaan yang ditahan dan dari modal sendiri. Sedangkan sumber eksternal diperoleh dari utang kepada pihak luar perusahaan seperti bank dan lembaga keuangan lainnya.

5.    Penggunaan dana dan pencarian sumber dana haruslah dipilih dengan kriteria efektif dan efisien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *