Cara Membuat Email Lamaran Kerja Yang Baik dan Benar

Perkembangan teknologi digital menuntut kita untuk terus update dengan perkembangan teknologi. Saat ini banyak perusahaan yang sudah menerapkan penggunaan email untuk berkomunikasi. Salah satunya yaitu teknik untuk melamar pekerjaan.

Di masa sekarang untuk mengirimkan lamaran kerja yaitu dengan menggunakan email, atau surat elektronik. Cara ini sudah umum dilakukan oleh banyak perusahaan. Meskipun ada beberapa perusahaan atau instansi yang masih memilih untuk menggunakan cara konvensional, yaitu menerima surat lamaran kerja melalui berkas kertas tertulis.

Pergeseran metode pengiriman lamaran kerja ini tentu juga ikut mengubah tata cara melamar agar tetap dipandang baik. Bagi pihak pelamar, hal ini tentunya menjadi sesuatu yang penting untuk diperhatikan. Dalam mengirim email kerja, terdapat beberapa tahapan yang masih ada dalam cara konvensional, namun wajib dilakukan di metode ini.

Oleh sebab itu, tak jarang, metode ini justru bisa menjadi perangkap bagi pelamar, jika tidak memperhatikan secara benar. Bisa jadi karena memang belum mendapatkan info yang benar, karena terlalu tergesa-gesa, atau karena belum terbiasa mengaplikasikan metode ini.

Tapi tenang, disini kami akan mengulas metode tersebut, sehingga akan dapat membantu Anda dalam membuat lamaran kerja yang baik dan benar. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam mengirim lamaran pekerjaan melalui email.

Menggunakan alamat email formal

Ketika Anda ingin mengajukan berkas lamaran, pastikan alamat email Anda menggunakan nama yang formal dan di pergunakan foto profil yang formal. Hal ini menunjukkan kesiapan Anda sebagai seorang pelamar kerja di hadapan HRD.

Selanjutnya gunakan nama alamat email yang sesuai dengan nama Anda, mudah dibaca dan dimengerti. Hindari menggunakan nama email yang aneh apalagi terkesan alay. Jika Anda belum memiliki alamat email formal, sebaiknya Anda membuat alamat email baru.

Menyiapkan berkas persyaratan

Pastikan semua berkas yang akan dikirimkan sesuai dengan persyaratan. Berkas persyaratan ini merupakan pintu awal dari lamaran Anda untuk dipertimbangkan oleh pihak perusahaan.

Melalui berkas persyaratan ini, pihak perusahaan tahu mengenail profil pelamar, identitas, serta latar belakang pelamar yang kemudian akan menjadi pertimbangan diterima atau tidaknya lamaran tersebut.

Perhatikan kelengkapan berkas lamaran sesuai dengan persyaratan, karena nanti pihak HRD yang akan menilai lamaran tersebut layak atau tidak untuk dipertimbangkan.

Surat Lamaran kerja

Berkas surat lamaran kerja menjadi berkas yang harus anda buat sendiri.

Dapat dikatakan surat ini memiliki peran sebagai pengantar berkas-berkas selanjutnya.

Surat lamaran kerja merangkum identitas singkat, berikut dengan pengalaman dan keahlian pelamar. Satu syarat penting yang perlu anda ingat yaitu penggunaan bahasa formal di seluruh bagian surat.

CV (Curriculum Vitae)

Agar menimbulkan kesan pertama yang baik, sebaiknya Anda membuat tampilan CV dengan menarik namun jangan berlebihan. Yang terpenting adalah bagaimana agar setiap tulisan mampu terbaca dengan baik dan mudah dipahami.

File scan kartu identitas
Pastikan gambar hasil scan memiliki kualitas yang baik dan jelas menunjukkan informasi diri dalam kartu identitas. Pastikan untuk mengecek masa berlaku kartu agar jangan sampai habis masanya, karena Anda harus mengurusnya.

File scan ijazah pendidikan terakhir sesuai persyaratan
Ijasah bisanya menjadi syarat yang penting, karena sebagai bukti sah selesainya studi, bentuk ijazah elektronik berupa scan juga harus terbaca jelas dengan kualitas yang jernih. Jangan sampai buram.

File scan akumulasi nilai pendidikan terakhir
Beberapa perusahaan bisanya akan meminta berkas nilai pendidikan pelamar. Hal ini bisa menjadi titik ukur yang mampu merefleksikan kapasitas pelamar dalam posisi yang diambil.

File scan sertifikat pencapaian maupun pelatihan jika ada
Asumsinya, semakin banyak sertifikat yang dilampirkan tentu semakin baik. Namun, baiknya perhatikan lagi apa yang diminta oleh perusahaan. Jangan sampai lampiran sertifikat tidak sesuai dengan syarat dan malah mengurangi penilaian

File scan pas foto dengan ukuran yang ditentukan
Sama seperti file scan sebelumnya, pas foto harus ditampilkan dengan kualitas terbaik. Khusus untuk foto, sesuaikan syarat jenis foto seperti background dan hal-hal teknis lainnya.

Pelamar pekerjaan tentu saja sangat banyak, tidak hanya diri anda saja.

Satu lowongan bisa jadi diperebutkan banyak pelamar.

Untuk memudahkan tim HRD dalam mengakses berkas, sebaiknya Anda mengkonversi seluruh berkas dalam bentuk PDF.

Jangan lupa, cek ulang kelengkapan berkas anda sebelum melampirkan. Kurang satu komponen saja sangat mempengaruhi penilaian tim terhadap anda.

Tulis Bagian Body Email Lamaran Kerja

Body email lamaran kerja ini walaupun bukan bagian dari berkas lamaran, namun jangan sampai untuk dikosongi.

Meskipun bukan bagian dari berkas yang diminta dalam lamaran kerja untuk di tulis, tapi menulis body adalah bagian dari etika melamar. Untuk isinya sendiri sebetulnya tidak ada standar yang baku. Namun, sebaiknya cantumkan urutan di bawah ini :

Bagian Pembuka
Di bagian ini, sapalah tim HRD dengan cara yang formal pada umumnya. Seperti :

Yth. Tim HRD PT. ABCDE

Di Tempat

Tulisan pembuka
Di sbagian pembukan anda perlu menjelaskan dari sumber mana informasi mengenai lowongan anda dapatkan.

Dan tak lupa tuangkan ketertarikan melamar sambil menyebutkan posisi apa yang hendak dilamar. Umumnya tulisan ini berada di paragraf pertama. Ingat untuk tetap menggunakan bahasa baku dan formal.

Tulisan inti
Kini giliran anda menjelaskan secara padat mengenai alasan melamar posisi tersebut. Baiknya disampaikan dengan lugas dan tidak berlebihan. Usahakan untuk bawa juga pengalaman yang relevan. Apakah itu pengalaman kerja, atau aktivitas sukarela. Dengan informasi tersebut, tim HRD akan menganggap bahwa anda cukup mengerti bagaimana menangani pekerjaan tersebut. Tentunya hal ini sebuah nilai tambah.

Meski demikian, jangan cantumkan pengalaman yang tidak pernah anda lakukan sebelumnya hanya demi diprioritaskan oleh tim. Karena nantinya, ini juga yang akan merugikan diri anda.

Tulisan Penutup
Seperti halnya bagian akhir tulisan, di sini Anda mengucapkan terima kasih atas waktu yang diluangkan oleh tim HRD. Akan tetapi, sebelumnya perlu Anda tegaskan terlebih dahulu berkas-berkas yang anda lampirkan. Jelaskan apa saja daftar lampiran tersebut dan yakinkan tim HRD agar berkas terlampir mampu menjadi pertimbangan.

Bagian Penutup
Di bagian penutup, jangan lupa tutup body email dengan salam hormat, misalnya seperti “Hormat Saya”. Lalu cantumkan nama lengkap anda di bagian bawah salam. Jika memungkinkan, anda pun dapat mencantumkan kontak aktif tercepat.

Pastikan subject dan email tujuan benar

Kesalahan dalam menulis alamat email bisa jadi masalah fatal. Berkas lamaran Anda bisa jadi tidak terkirim kepada alamat tujuan, dikarenakan kesalahan dalam menuliskan alamat email.

Masalah ini sebetulnya sangat sederhana, namun ketelitian anda menjadi begitu penting.

Salah atau kurang satu huruf saja akibatnya email lamaran kerja tidak diterima oleh pihak perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *